Sertu Muslim Bersama Warga Tanjung Peranap Gelar Patroli Karhutla, Pantau Titik Rawan
Redaksi - Kamis, 10 Oktober 2024 12:52 WIB
MERANTI - Babinsa Koramil 02 Tebingtinggi, Kodim 0303 Bengkalis, Sertu Muslim bersama warga Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, melaksanakan patroli guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kamis (10/10/2024).
Sertu Muslim melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi tentang karhutla kepada masyarakat yang berada di wilayah binaan.
Adapun maksud dan tujuan patroli sekaligus sosialisasi, memberikan contoh dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membakar lahan dan hutan yang dapat merugikan semua pihak nantinya.
"Bahayanya sudah jelas, membuka lahan dengan cara dibakar akan menimbulkan kabut asap yang berdampak pada pernafasan. Kalau sanksinya adalah denda miliaran rupiah dan penjara," kata Sertu Muslim mewakili Danramil 02 Tebingtinggi, Kapten Inf Tarman Sugiarto S.Sos.
Dia mengatakan, pelaksanaan patroli serta sosialisasi karhutla di wilayah binaan merupakan salah satu upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat bahwa dampak bahaya akibat karhutla sangat banyak merugikan masyarakat, baik dari segi kesehatan, ekonomi dan lingkungan.
"Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat lebih peduli serta berperan aktif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan," jelasnya. **
Sertu Muslim melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi tentang karhutla kepada masyarakat yang berada di wilayah binaan.
Adapun maksud dan tujuan patroli sekaligus sosialisasi, memberikan contoh dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membakar lahan dan hutan yang dapat merugikan semua pihak nantinya.
"Bahayanya sudah jelas, membuka lahan dengan cara dibakar akan menimbulkan kabut asap yang berdampak pada pernafasan. Kalau sanksinya adalah denda miliaran rupiah dan penjara," kata Sertu Muslim mewakili Danramil 02 Tebingtinggi, Kapten Inf Tarman Sugiarto S.Sos.
Dia mengatakan, pelaksanaan patroli serta sosialisasi karhutla di wilayah binaan merupakan salah satu upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat bahwa dampak bahaya akibat karhutla sangat banyak merugikan masyarakat, baik dari segi kesehatan, ekonomi dan lingkungan.
"Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat lebih peduli serta berperan aktif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan," jelasnya. **
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Meranti Dapat Alokasi 200 Rumah BSPS dari Kementerian PKP dan BNPP
Penerima Beasiswa ADIK Tetap Berdasarkan Wilayah Khusus
Dampak Penutupan Panglong di Meranti, Bupati Asmar Minta Solusi Pusat
Buka Festival Telaga Air Merah, Bupati Asmar Apresiasi Kolaborasi Desa dan Perusahaan Bangun Wisata
Pelantikan PMII Meranti, Momentum Perkuat Peran Mahasiswa
Genjot Promosi Digital, Meranti Bidik Status KSPN dan Wisata Mendunia
Komentar