<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Meranti One</title>
        
        <link>https://www.merantione.com/</link>
        <description>situs berita online asli Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau</description>
        <lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 23:33:58 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa Ajak Warga Banglas Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan</guid>
            <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa Ajak Warga Banglas Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Herman Saputra, mengajak masyarakat Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepu]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Herman Saputra, mengajak masyarakat Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan menjaga keamanan lingkungan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.<br><br>Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga yang digelar pada Kamis (11/6), sekitar pukul 09.15 WIB di Desa Banglas.<br><br>Dalam pertemuan itu, Sertu Herman mengimbau masyarakat agar rutin melaksanakan kegiatan gotong royong dan patroli lingkungan secara bersama-sama. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya bermanfaat menjaga kebersihan dan keamanan desa, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.<br><br>&quot;Melalui gotong royong dan patroli bersama, masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat silaturahmi serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif,&quot; kata Sertu Herman Saputra.<br><br>Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan ketenteraman dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis.<br><br>Kegiatan komunikasi sosial ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekitar.<br><br>Hingga kegiatan berakhir, suasana berlangsung aman dan penuh keakraban. Warga menyambut baik imbauan yang disampaikan dan menyatakan siap mendukung kegiatan gotong royong demi menjaga kebersihan serta keamanan Desa Banglas.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_9059_Babinsa-Ajak-Warga-Banglas-Perkuat-Gotong-Royong-dan-Kepedulian-Lingkungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-ajak-warga-banglas-perkuat-gotong-royong-dan-kepedulian-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Desa Melai</guid>
            <pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Desa Melai]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat teritorial di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kami]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat teritorial di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kamis (11/6), Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Zulkarnain Harahap, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli karhutla di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Barat.<br><br>Patroli dilakukan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kebakaran saat musim kemarau. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.<br><br>Sertu Zulkarnain mengatakan patroli dan pemantauan lapangan dilakukan secara rutin sebagai langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan karhutla di wilayah binaan.<br><br>&quot;Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Patroli ini juga bertujuan memastikan kondisi wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,&quot; ujarnya.<br><br>Selain menyampaikan imbauan, tim patroli turut memeriksa kondisi lahan dan kawasan perkebunan di sekitar Desa Melai. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan titik api maupun indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.<br><br>Kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar. Koramil 02/Tebing Tinggi bersama MPA berkomitmen terus meningkatkan pengawasan guna mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Rangsang Barat.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4947_Babinsa-dan-MPA-Patroli-Karhutla-di-Desa-Melai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-dan-mpa-patroli-karhutla-di-desa-melai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Pantau Lahan Jagung di Merbau</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 22:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Pantau Lahan Jagung di Merbau]]></title>
            <description><![CDATA[MERBAU  Komitmen mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional terus ditunjukkan jajaran kepolisian. Melalui kegiatan pengece]]></description>
            <content><![CDATA[MERBAU -- Komitmen mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional terus ditunjukkan jajaran kepolisian. Melalui kegiatan pengecekan rutin lahan pertanian jagung pipil di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Polsek Merbau memastikan sektor pertanian masyarakat tetap produktif dan berkembang.<br><br>Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, melalui Bhabinkamtibmas Brigpol Muchlisin, melakukan pemantauan langsung ke lahan jagung pipil milik warga sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Muchlisin meninjau kondisi tanaman, perkembangan pertumbuhan jagung, serta berdialog dengan para petani terkait kendala yang dihadapi di lapangan. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat.<br><br>Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah mewujudkan kemandirian pangan nasional. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban, Polri juga berperan aktif dalam mendorong keberhasilan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.<br><br>&quot;Kegiatan pengecekan lahan pertanian ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan pendampingan dan pemantauan secara berkala, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi bagi terwujudnya swasembada pangan,&quot; ujarnya.<br><br>Melalui langkah tersebut, Polsek Merbau berharap sektor pertanian di wilayah hukum setempat semakin berkembang, produktivitas petani meningkat, serta mampu memperkuat ketahanan pangan daerah yang menjadi bagian penting dari ketahanan nasional.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_797_Dukung-Ketahanan-Pangan--Polisi-Pantau-Lahan-Jagung-di-Merbau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Berita/dukung-ketahanan-pangan-polisi-pantau-lahan-jagung-di-merbau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Cerenti Musnahkan 31 Rakit PETI di Sungai Kuantan</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 22:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Cerenti Musnahkan 31 Rakit PETI di Sungai Kuantan]]></title>
            <description><![CDATA[KUANTAN SINGINGI  Polsek Cerenti memusnahkan 31 unit sarana pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di aliran Sungai Kuantan, ]]></description>
            <content><![CDATA[KUANTAN SINGINGI -- Polsek Cerenti memusnahkan 31 unit sarana pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di aliran Sungai Kuantan, wilayah Desa Sikakak dan Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (9/6).<br><br>Penertiban yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dipimpin Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli bersama personel gabungan dari fungsi Reskrim, Samapta, Intelkam, Provost, SPKT, Bhabinkamtibmas, dan Banit.<br><br>Saat menyisir lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas menemukan aktivitas PETI masih berlangsung. Di sepanjang aliran sungai, polisi mendapati puluhan rakit jenis stingkai dan dompeng yang digunakan untuk mencari emas.<br><br>Dalam operasi tersebut, petugas memusnahkan 30 unit rakit jenis stingkai dan satu unit rakit jenis dompeng. Seluruh sarana dirusak dan dibakar di lokasi agar tidak dapat digunakan kembali.<br><br>Meski demikian, tidak ada pelaku yang berhasil diamankan. Para penambang diduga lebih dulu meninggalkan lokasi setelah mengetahui kedatangan aparat. Polisi juga tidak mengamankan barang bukti karena seluruh peralatan yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat.<br><br>Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli mengatakan penertiban itu merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.<br><br>"Kami akan terus melakukan patroli dan penertiban secara berkelanjutan terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Cerenti. Langkah ini dilakukan untuk melindungi lingkungan, menjaga kualitas aliran Sungai Kuantan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," kata Feri.<br><br>Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin dan mendukung upaya pemerintah serta kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan.<br><br>Polisi berharap penertiban yang dilakukan secara rutin dapat menekan aktivitas PETI di Kecamatan Cerenti sehingga risiko kerusakan lingkungan maupun gangguan keamanan dapat diminimalkan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_3945_Polsek-Cerenti-Musnahkan-31-Rakit-PETI-di-Sungai-Kuantan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/polsek-cerenti-musnahkan-31-rakit-peti-di-sungai-kuantan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Bersama Warga, Dukung Ketahanan Pangan</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Bersama Warga, Dukung Ketahanan Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bantar, Brigadir Niko H. Manurung, dengan turun ]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Bantar, Brigadir Niko H. Manurung, dengan turun langsung mengikuti panen cabai rawit bersama warga di Dusun Mawar, Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (10/6).<br><br>Panen berlangsung di lahan seluas sekitar 500 meter persegi milik petani Azmi Hakim. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai komoditas pangan, di antaranya cabai rawit dan terong.<br><br>Selain memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, hasil panen juga dipasarkan kepada pedagang di sekitar Kecamatan Rangsang Barat. Penjualan hasil kebun itu menjadi salah satu sumber tambahan pendapatan bagi keluarga petani.<br><br>Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara mengatakan keterlibatan personel Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.<br><br>Menurut dia, pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan kosong untuk budidaya tanaman pangan dapat membantu memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong warga memanfaatkan lahan yang belum produktif menjadi sumber pangan dan ekonomi keluarga. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat dinilai mampu memberi motivasi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.<br><br>Di sela kegiatan panen, Bhabinkamtibmas turut menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.<br><br>Panen cabai rawit yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4496_Bhabinkamtibmas-Desa-Bantar-Panen-Cabai-Bersama-Warga--Dukung-Ketahanan-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/bhabinkamtibmas-desa-bantar-panen-cabai-bersama-warga-dukung-ketahanan-pangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekda Meranti Tegaskan Tata Kelola Pemerintahan Harus Berbasis Kearsipan Modern</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekda Meranti Tegaskan Tata Kelola Pemerintahan Harus Berbasis Kearsipan Modern]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Kepulauan Meranti meningkatkan kualitas kearsipan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintah yang bersih dan akuntabel ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.</p>
Untuk itu, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah, menegaskan bahwa paradigma lama yang menganggap arsip sebagai urusan nomor dua harus segera ditinggalkan.</p>
Menurutnya, selama ini ruang arsip sering dianggap hanya sebagai tempat penyimpanan berkas yang tidak penting. Padahal, arsip memiliki peran strategis dalam mendukung akuntabilitas dan pelayanan publik.</p>
Hal itu disampaikannya dalam pelaksanaan pelatihan penyusutan dan penyusunan kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (10/6/2026), di ruang rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).</p>
Kegiatan itu sendiri diikuti peserta secara luring maupun daring menghadirkan Direktorat Kearsipan Daerah II Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang diwakili Wawan.</p>
Dalam pemaparannya, Wawan menegaskan bahwa penyelenggaraan kearsipan telah diatur secara komprehensif melalui Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.</p>
Menurutnya, urusan kearsipan merupakan salah satu tugas negara yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pelaku penyelenggara kearsipan nasional, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota.</p>
"Ketika ada dua mandat undang-undang tersebut, tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan tugas negara ini. Mutu penyelenggaraan kearsipan harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan ekspektasi negara," ujarnya.</p>
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pengawasan kearsipan yang dimiliki ANRI, kualitas penyelenggaraan kearsipan di Kabupaten Kepulauan Meranti masih memerlukan banyak perbaikan.</p>
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arsip tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan semata, tetapi juga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).</p>
"Pelaku penyelenggaraan kearsipan tidak tunggal. Kinerja kearsipan yang baik sangat ditentukan oleh kepedulian seluruh OPD dalam mengelola arsip dinamis di masing-masing unit kerja," katanya.</p>
Pengelolaan arsip yang baik, sambungnya lagi, akan bermuara pada proses penyusutan arsip, baik melalui pemindahan, pemusnahan, maupun penyerahan arsip yang memiliki nilai sejarah kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.</p>
Karena itu, pihaknya menyambut baik terselenggaranya pelatihan tersebut dan berharap dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
Sementara itu, Sekda Sudandri kembali menambahkan bahwa bahwa arsip merupakan alat penting dalam mendukung berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.</p>
"Sering kali kita mendengar ungkapan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Dalam birokrasi, hal itu diterjemahkan menjadi pemerintahan yang bersih dan akuntabel adalah pemerintahan yang tertib arsipnya," ujar Sudandri.</p>
Makanya, ia mengingatkan bahwa buruknya manajemen kearsipan dapat menjadi ancaman bagi tata kelola pemerintahan. Sebaliknya, sistem arsip yang tertata dengan baik akan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.</p>
"Ketika ada audit pemeriksaan keuangan, arsip adalah buktinya. Ketika terjadi sengketa hukum atau persoalan aset daerah, arsip menjadi penyelamatnya. Dan ketika masyarakat menuntut transparansi pelayanan, arsip adalah jawabannya," tegasnya.</p>
Lebih lanjut, Sekda menekankan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem pemerintahan berbasis elektronik.</p>
"Kita telah berada di era digitalisasi. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus terus berlari menyesuaikan diri dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kita tidak bisa lagi terus-menerus terjebak dalam tumpukan kertas yang memakan ruang dan waktu," katanya.</p>
Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti berharap dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan arsip yang profesional, modern, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.***</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_6544_Sekda-Meranti-Tegaskan-Tata-Kelola-Pemerintahan-Harus-Berbasis-Kearsipan-Modern.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/sekda-meranti-tegaskan-tata-kelola-pemerintahan-harus-berbasis-kearsipan-modern/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Tinggalkan Praktik Lama dan Kembalikan Kepercayaan Publik</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dirjen Imigrasi Ajak Jajaran Tinggalkan Praktik Lama dan Kembalikan Kepercayaan Publik]]></title>
            <description><![CDATA[merantione.com  Direktorat Jenderal Imigrasi tengah berupaya memperkuat kembali kepercayaan masyarakat melalui pembenahan internal dan peni]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Direktorat Jenderal Imigrasi tengah berupaya memperkuat kembali kepercayaan masyarakat melalui pembenahan internal dan peningkatan integritas aparatur.</p>
Di tengah dinamika yang sedang dihadapi organisasi, seluruh jajaran Imigrasi diminta kembali fokus menjalankan tugas pelayanan publik serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak lagi relevan dengan tuntutan zaman.</p>
Pesan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, saat memberikan arahan kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia dan Atase Imigrasi pada Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.</p>
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid dari Aula Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta, Selasa (9/6/2026), itu menjadi momentum untuk mempertegas arah reformasi birokrasi di lingkungan Imigrasi.</p>
Dalam arahannya, Hendarsam menegaskan bahwa proses hukum yang sedang berjalan sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai untuk tidak larut dalam situasi yang terjadi dan segera kembali berkonsentrasi pada program kerja serta pelayanan kepada masyarakat.</p>
"Seluruh proses yang sedang berlangsung kita percayakan kepada aparat yang berwenang. Yang terpenting saat ini adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal dan seluruh program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik," ujarnya.</p>
Menurut Hendarsam, kondisi yang tengah dihadapi saat ini merupakan salah satu ujian berat bagi organisasi. Namun di balik tantangan tersebut, ia melihat adanya kesempatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap budaya kerja yang selama ini dinilai tidak lagi sejalan dengan semangat pelayanan publik yang bersih dan profesional.</p>
Ia menekankan bahwa perubahan zaman menuntut perubahan cara kerja aparatur negara. Tidak boleh ada lagi ruang bagi perilaku yang menyimpang maupun anggapan bahwa seseorang memiliki keistimewaan untuk melanggar aturan.</p>
"Harapan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi. Karena itu tidak ada tempat bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan. Setiap pegawai harus memahami bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas," tegasnya.</p>
Sebagai institusi yang berhadapan langsung dengan masyarakat, Imigrasi dinilai memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap kritik maupun keluhan publik. Oleh sebab itu, Hendarsam meminta seluruh aparatur memperkuat mental pelayanan dengan mengedepankan sikap responsif, terbuka, dan transparan dalam menangani setiap persoalan yang muncul.</p>
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Ditjen Imigrasi merupakan modal besar untuk bangkit dan memperkuat kembali citra institusi. Namun kemampuan tersebut harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga integritas serta etika pelayanan.</p>
Lebih lanjut, Hendarsam menegaskan bahwa arah kebijakan Imigrasi saat ini berfokus pada upaya mendekatkan institusi dengan masyarakat. Berbagai persepsi negatif maupun jarak yang selama ini dirasakan publik harus dijawab melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.</p>
"Semangat &#039Imigrasi untuk Rakyat&#039; bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, membangun kembali kepercayaan publik, dan memastikan setiap layanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat," pungkasnya.</p>
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.***</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_2027_Dirjen-Imigrasi-Ajak-Jajaran-Tinggalkan-Praktik-Lama-dan-Kembalikan-Kepercayaan-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/dirjen-imigrasi-ajak-jajaran-tinggalkan-praktik-lama-dan-kembalikan-kepercayaan-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa dan Warga Patroli Karhutla di Desa Insit</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa dan Warga Patroli Karhutla di Desa Insit]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopda Sukarman, bersama masyarakat melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopda Sukarman, bersama masyarakat melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (10/6).<br><br>Patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap menjadi ancaman saat musim kemarau maupun cuaca panas berkepanjangan.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Kopda Sukarman mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurut dia, praktik tersebut berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan dapat menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan.<br><br>Ia menjelaskan, patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengawasan sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan, khususnya di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.<br><br>Selain menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan, Babinsa juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan.<br><br>Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Insit. Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai.<br><br>Patroli rutin tersebut menjadi bagian dari langkah preventif TNI bersama masyarakat untuk menjaga wilayah Kepulauan Meranti tetap terbebas dari bencana karhutla.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_803_Babinsa-dan-Warga-Patroli-Karhutla-di-Desa-Insit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-dan-warga-patroli-karhutla-di-desa-insit/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa Tanjung Samak Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas kepada Warga</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa Tanjung Samak Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas kepada Warga]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Serda Dedi Hermansyah, mengingatkan warga Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kep]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Serda Dedi Hermansyah, mengingatkan warga Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan lingkungan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.<br><br>Pesan tersebut disampaikan Serda Dedi saat melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat setempat pada Rabu (10/6), sekitar pukul 08.50 WIB.<br><br>Dalam pertemuan itu, ia mengajak warga menjaga situasi desa tetap aman dan kondusif dengan memperkuat kerukunan antarmasyarakat. Menurut dia, keamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.<br><br>Selain itu, Serda Dedi mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas, baik ketika bekerja di kebun maupun saat melakukan perjalanan. Ia menilai kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat perubahan cuaca yang kerap terjadi belakangan ini.<br><br>Babinsa juga mendorong warga untuk terus menjaga ketertiban lingkungan, menghidupkan kembali semangat gotong royong, serta memperhatikan kebersihan permukiman dan saluran air guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.<br><br>Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, TNI berharap hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat tetap terjalin erat, sekaligus memperkuat kesadaran warga dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Desa Tanjung Samak.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_2439_Babinsa-Tanjung-Samak-Sampaikan-Sejumlah-Pesan-Kamtibmas-kepada-Warga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-tanjung-samak-sampaikan-sejumlah-pesan-kamtibmas-kepada-warga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Bathin Solapan</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Bathin Solapan]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kecamatan Bathin Solapan kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Polsek Mandau menangkap ]]></description>
            <content><![CDATA[BENGKALIS -- Upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kecamatan Bathin Solapan kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Polsek Mandau menangkap seorang pria berinisial MRR, 25 tahun, yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.<br><br>Penangkapan dilakukan pada Selasa (9/6), sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Lapangan Heli Km 12, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/bengkalis/" target="_blank">Bengkalis</a>.<br><br>Kapolres <a href="https://www.merantione.com/tag/bengkalis/" target="_blank">Bengkalis</a> AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.<br><br>Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan sebelum akhirnya mengamankan MRR di tempat yang dicurigai.<br><br>Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua paket besar yang diduga berisi sabu. Selain itu, petugas juga menyita satu unit telepon genggam, dua tabung penyimpanan, satu kotak rokok, satu plastik bungkus, satu unit timbangan digital, dua puluh lembar plastik pack ukuran besar, satu sendok takaran, serta uang tunai Rp1.585.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.<br><br>Berdasarkan hasil interogasi awal, MRR mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang yang kini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi masih memburu pemasok tersebut.<br><br>Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.<br><br>Kapolsek Mandau menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya sekaligus mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).<br><br>"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungannya. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan narkoba," ujar Kapolsek Mandau.<br><br>Ia juga mengingatkan masyarakat dapat menyampaikan informasi terkait tindak pidana, gangguan kamtibmas, maupun dugaan peredaran narkotika melalui Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_8568_Terduga-Pengedar-Sabu-Ditangkap-di-Bathin-Solapan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Hukum---Kriminal/terduga-pengedar-sabu-ditangkap-di-bathin-solapan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kuansing Matangkan Persiapan MTQ Riau 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kuansing Matangkan Persiapan MTQ Riau 2026]]></title>
            <description><![CDATA[TELUK KUANTAN  Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Salah satu f]]></description>
            <content><![CDATA[TELUK KUANTAN -- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Salah satu fokus yang dibahas adalah kesiapan pawai ta&#039;aruf yang akan melibatkan ribuan peserta dari seluruh kecamatan.<br><br>Persiapan itu dibahas dalam rapat teknis yang dipimpin Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby melalui Asisten III Sekretariat Daerah <a href="https://www.merantione.com/tag/kuansing/" target="_blank">Kuansing</a>, Azhar, di Teluk Kuantan, Senin (9/6).<br><br>Rapat tersebut mengulas berbagai aspek pelaksanaan pawai, mulai dari pengaturan peserta, jalur yang akan dilalui, hingga penempatan unsur pendukung agar kegiatan berlangsung tertib dan lancar.<br><br>Azhar mengatakan pawai ta&#039;aruf menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian MTQ karena tidak hanya melibatkan kafilah, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya dari masing-masing kecamatan.<br><br>"Rapat hari ini membahas teknis pelaksanaan pawai ta&#039;aruf. Nantinya akan ada lima marching band yang akan mengiringi peserta pawai kafilah <a href="https://www.merantione.com/tag/kuansing/" target="_blank">Kuansing</a>. Hal ini tentu membutuhkan pengaturan dan penempatan agar pelaksanaan berjalan dengan baik," ujar Azhar.<br><br>Ia menjelaskan, rute pawai tetap menggunakan jalur yang telah ditetapkan sebelumnya. Peserta akan memulai pawai dari depan Kantor Pos Teluk Kuantan dan berakhir di kawasan Taman Jalur.<br><br>Selain kafilah, seluruh kecamatan juga akan berpartisipasi dengan melibatkan kepala desa dan menampilkan pawai budaya bernuansa Islami yang menjadi ciri khas masing-masing wilayah.<br><br>"Setiap kecamatan akan mengikutsertakan seluruh kepala desa dan menampilkan pawai budaya yang bernuansa islami. Ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk menyemarakkan pelaksanaan MTQ sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kearifan lokal," katanya.<br><br>Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kuansing/" target="_blank">Kuansing</a> menargetkan jumlah peserta pawai dari daerah itu mencapai lebih dari 4.000 orang. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat yang akan ikut memeriahkan pembukaan MTQ.<br><br>"Peserta pawai dari <a href="https://www.merantione.com/tag/kuansing/" target="_blank">Kuansing</a> di atas 4.000 orang, terdiri dari berbagai unsur. Kita ingin pelaksanaan pawai ta&#039;aruf ini berlangsung meriah, tertib, dan menjadi gambaran semangat masyarakat <a href="https://www.merantione.com/tag/kuansing/" target="_blank">Kuansing</a> dalam menyukseskan MTQ," tutup Azhar.<br><br>Melalui berbagai persiapan yang tengah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap pelaksanaan MTQ berjalan sukses serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_8967_Kuansing-Matangkan-Persiapan-MTQ-Riau-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/kuansing-matangkan-persiapan-mtq-riau-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli Karhutla di Alai, Babinsa dan MPA Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan</guid>
            <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 13:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli Karhutla di Alai, Babinsa dan MPA Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan]]></title>
            <description><![CDATA[SELATPANJANG  Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di Kabupaten Kepulauan Meranti. Babinsa Po]]></description>
            <content><![CDATA[SELATPANJANG -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di Kabupaten Kepulauan Meranti. Babinsa Posramil Kecamatan Tebing Tinggi Barat Koramil 02/Tebing Tinggi, Pelda Syafi&#039;i, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli karhutla di Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Selasa, 9 Juni 2026.<br><br>Dalam patroli tersebut, petugas menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, maupun kebun yang kerap meningkat saat musim kemarau.<br><br>Pelda Syafi&#039;i mengatakan patroli karhutla dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus meminimalkan risiko munculnya titik api.<br><br>Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya karhutla. Karena itu, sosialisasi dan patroli lapangan terus dilakukan untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.<br><br>Dari hasil patroli yang dilakukan di Desa Alai, petugas tidak menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan maupun indikasi titik api.<br><br>Kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_8289_Patroli-Karhutla-di-Alai--Babinsa-dan-MPA-Ingatkan-Warga-Tak-Membakar-Lahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/patroli-karhutla-di-alai-babinsa-dan-mpa-ingatkan-warga-tak-membakar-lahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos</guid>
            <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 13:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos]]></title>
            <description><![CDATA[SELATPANJANG  Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat TNI di Kabupaten Kepulauan Meranti. Babinsa Kor]]></description>
            <content><![CDATA[SELATPANJANG -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat TNI di Kabupaten Kepulauan Meranti. Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Pratu Aldimas Rizki, menggelar komunikasi sosial (komsos) dan sosialisasi kepada masyarakat Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (9/6).Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu melibatkan masyarakat serta perangkat Desa Alahair Timur. Dalam pertemuan tersebut, Pratu Aldimas mengingatkan warga untuk selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja dan menjaga lingkungan sekitar.</p>
Ia juga mengajak masyarakat mempertahankan budaya gotong royong sebagai salah satu upaya memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat desa.</p>
Selain itu, Babinsa menekankan pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar. Langkah tersebut dinilai penting mengingat potensi karhutla yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat.</p>
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, TNI berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kerja, kepedulian lingkungan, dan pencegahan karhutla semakin meningkat.</p>
Kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_8515_Babinsa-Tebing-Tinggi-Perkuat-Silaturahmi-dengan-Warga-Lewat-Komsos.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-tebing-tinggi-perkuat-silaturahmi-dengan-warga-lewat-komsos/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C</guid>
            <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 12:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C]]></title>
            <description><![CDATA[PEKANBARU  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana memperkuat pengawasan terhadap aktivitas]]></description>
            <content><![CDATA[PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> berencana memperkuat pengawasan terhadap aktivitas galian C yang dinilai berpotensi merugikan daerah.<br><br>Selain menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan, sejumlah pelaku usaha galian C juga disebut belum memberikan kontribusi optimal kepada pemerintah melalui kewajiban administrasi dan perpajakan.<br><br>Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (8/6/2026), mengatakan, penanganan aktivitas galian C, penambangan bahan galian nonlogam dan batuan yang umumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi dan pembangunan, akan dilakukan melalui kerja sama antara pemprov dengan pemerintah kabupaten dan kota di Riau.<br><br>Aktivitas pertambangan galian C perlu mendapat perhatian serius. Karena, dampaknya yang cukup besar terhadap kondisi jalan yang dilalui kendaraan angkutan material.<br><br>&quot;Kami akan bekerja sama dengan wali kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Aktivitas galian C ini cukup luar biasa dan turut menyebabkan kerusakan jalan. Sementara itu, masih ada pelaku usaha yang belum memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah,&quot; ujarnya.<br><br>SF Hariyanto menegaskan, pemerintah daerah akan mengimbau para pelaku usaha galian C untuk segera menyelesaikan berbagai persyaratan administrasi yang menjadi kewajiban masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.<br><br>Kesempatan yang sama, Wali Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> Agung Nugroho menyatakan dukungannya terhadap upaya penertiban aktivitas galian. Langkah yang lebih terkoordinasi diperlikan agar pengawasan dan penindakan dapat berjalan efektif.<br><br>"Untuk itu, kami berencana mengusulkan pembentukan satuan tugas (satgas) bersama yang melibatkan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Kami akan meminta Plt Gubernur untuk membentuk satgas bersama. Nantinya, tim ini akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penataan dan penertiban aktivitas galian C,&quot; jelas Agung.</p>
Sumber :pekanbaru.go.id</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4280_Pemprov-Riau-dan-Pemko-Pekanbaru-Siapkan-Satgas-Gabungan-untuk-Tertibkan-Galian-C.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/pemprov-riau-dan-pemko-pekanbaru-siapkan-satgas-gabungan-untuk-tertibkan-galian-c/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian</guid>
            <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 11:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian]]></title>
            <description><![CDATA[PEKANBARU &ampmdash Tim SAR gabungan menemukan Cepi, 32 tahun, korban tenggelam di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar,]]></description>
            <content><![CDATA[PEKANBARU -- Tim SAR gabungan menemukan Cepi, 32 tahun, korban tenggelam di Desa Muara Jalai, Kecamatan <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> Utara, Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>, pada hari kedua pencarian, Senin (8/6) sore.<br><br>Warga asal Bandung, Jawa Barat, itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.45 WIB. Lokasi penemuan berjarak sekitar 4 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.<br><br>Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan pencarian yang memasuki hari kedua akhirnya membuahkan hasil setelah tim menyisir area sungai sejak pagi.<br><br>"Korban ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia sekitar 4 kilometer dari lokasi awal kejadian," kata Budi.<br><br>Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke puskesmas setempat untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.<br><br>Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>, TNI, Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>, serta masyarakat setempat.<br><br>Menurut Budi, keberhasilan pencarian tidak lepas dari koordinasi seluruh pihak yang terlibat selama operasi berlangsung.<br><br>"Kerja sama dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses pencarian dan evakuasi korban," ujarnya.<br><br>Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan warga yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.<br><br>"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing," tutupnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4088_Korban-Tenggelam-di-Kampar-Ditemukan-Meninggal-Setelah-Dua-Hari-Pencarian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/korban-tenggelam-di-kampar-ditemukan-meninggal-setelah-dua-hari-pencarian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan</guid>
            <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Senin (8/6), B]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Senin (8/6), Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Serka A. Harianja, bersama personel Satpol PP dan aparatur Kecamatan Rangsang Pesisir menggelar patroli karhutla di Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir.<br><br>Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kebakaran lahan. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.<br><br>Serka A. Harianja mengatakan patroli karhutla merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan, lahan, dan kebun, khususnya di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.<br><br>Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan karhutla. Karena itu, edukasi dan sosialisasi kepada warga terus digencarkan agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan.<br><br>"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas dan merugikan banyak pihak," ujar Serka A. Harianja.<br><br>Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya titik kebakaran maupun aktivitas yang mengarah pada terjadinya karhutla di wilayah Desa Telesung.<br><br>Kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Aparat berharap patroli rutin yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_9495_Babinsa-dan-Satpol-PP-Patroli-Karhutla-di-Telesung--Warga-Diimbau-Tak-Membakar-Lahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-dan-satpol-pp-patroli-karhutla-di-telesung-warga-diimbau-tak-membakar-lahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat terus dilakukan jajaran Koramil 02/Tebing Tinggi. Pada Senin, 8 Juni 2026, Ba]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat terus dilakukan jajaran Koramil 02/Tebing Tinggi. Pada Senin, 8 Juni 2026, Babinsa Desa Tanjung, Sertu Muslim, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Desa Tanjung, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.<br><br>Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi sarana bagi Babinsa untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan dan ketertiban lingkungan.<br><br>Sertu Muslim mengatakan komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat didengar secara langsung sehingga memudahkan koordinasi dalam menjaga stabilitas wilayah.<br><br>Selain membahas situasi keamanan lingkungan, Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, termasuk saat membersihkan atau menyiapkan lahan untuk bercocok tanam.<br><br>Menurut dia, praktik pembakaran lahan berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.<br><br>Melalui komunikasi sosial tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara TNI dan masyarakat serta tumbuh kesepahaman bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Desa Tanjung. Sementara itu, kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla juga diharapkan semakin meningkat menjelang musim kemarau.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_8406_Jaga-Kondusivitas-Desa--Babinsa-Tanjung-Gelar-Dialog-dengan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/jaga-kondusivitas-desa-babinsa-tanjung-gelar-dialog-dengan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buruh Asal Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian</guid>
            <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 10:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buruh Asal Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian]]></title>
            <description><![CDATA[KAMPAR  Tim gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kampar ma]]></description>
            <content><![CDATA[KAMPAR -- Tim gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> masih melakukan pencarian terhadap Cepi Ahmad Munawar, 34 tahun, warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang dilaporkan tenggelam di Sungai <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>, kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> Utara, Minggu (7/6).<br><br>Hingga sore hari, korban belum ditemukan meski pencarian telah dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup deras.<br><br>Kapolres <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> AKP Asdisyah Mursyid menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban memancing bersama dua rekannya, Dede Oleh Nurdiansyah, 32 tahun, dan Wawan Setiawan, 32 tahun.<br><br>Menurut keterangan saksi, awalnya mereka memancing di perairan dangkal. Namun, setelah berpindah ke arah hilir untuk mencari lokasi memancing yang baru, korban dan Dede memutuskan berenang di sungai.<br><br>"Setelah berpindah lokasi, dua dari mereka yaitu Dede dan korban memutuskan untuk berenang. Tak disadari, ada bagian sungai yang kedalamannya meningkat secara tiba-tiba dan arusnya cukup kuat, membuat mereka seketika terbawa arus," kata Asdisyah.<br><br>Dede berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai. Sementara itu, Cepi terus terseret arus. Korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya hilang dari pandangan.<br><br>Wawan yang berada di darat langsung meminta bantuan warga sekitar. Dua saksi, Andri Arjuna, 37 tahun, dan Ali Yus, 49 tahun, turut berupaya memberikan pertolongan.<br><br>"Kita segera mencari bantuan, namun arus sungai cukup deras sehingga sulit untuk menjangkau korban sebelum ia hilang di bawah permukaan air," ujar salah satu saksi.<br><br>Polsek <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Kapolsek kemudian menginstruksikan Kanit Reskrim IPDA David Gusmanto bersama personel piket untuk mengamankan lokasi dan melakukan penanganan awal.<br><br>Sekitar pukul 14.45 WIB, tim BPBD dan Damkar Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> tiba di lokasi dengan membawa peralatan evakuasi air. Tim gabungan kemudian melakukan survei kondisi sungai dan memperluas area pencarian di sepanjang aliran Sungai <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>.<br><br>Sementara itu, Dede Oleh Nurdiansyah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bangkinang untuk mendapatkan perawatan akibat kelelahan dan syok pascakejadian.<br><br>Kapolsek mengatakan pihaknya telah mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, membantu proses pencarian bersama tim SAR gabungan, berkoordinasi dengan keluarga korban di Jawa Barat, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.<br><br>Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan.<br><br>"Perhatikan selalu kondisi sungai, jangan pernah menganggap remeh aliran air, dan pastikan kita berada di daerah yang benar-benar aman. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi. Kita juga sedang melakukan penggalian informasi secara menyeluruh agar kejadian ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua," kata Asdisyah.<br><br>Korban diketahui merupakan pekerja perantau asal Jawa Barat yang bekerja di wilayah Riau. Kepolisian telah menghubungi keluarga korban di Bandung, yang saat ini dalam perjalanan menuju Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>.<br><br>Hingga berita ini ditulis, pencarian masih berlangsung. Tim penyelamat terus menyisir aliran Sungai <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> menggunakan perahu karet untuk menemukan korban.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_6015_Buruh-Asal-Bandung-Hilang-Terseret-Arus-Sungai-Kampar--Tim-Gabungan-Masih-Melakukan-Pencarian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/buruh-asal-bandung-hilang-terseret-arus-sungai-kampar-tim-gabungan-masih-melakukan-pencarian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Razia Tengah Malam di Bagan Batu, Polisi Amankan Tiga Motor Diduga untuk Balap Liar</guid>
            <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 10:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Razia Tengah Malam di Bagan Batu, Polisi Amankan Tiga Motor Diduga untuk Balap Liar]]></title>
            <description><![CDATA[ROKAN HILIR  Polisi mengamankan tiga sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar dalam razia yang digelar di Jalan Jenderal Sudirm]]></description>
            <content><![CDATA[ROKAN HILIR -- Polisi mengamankan tiga sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar dalam razia yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu malam, 7 Juni 2026.<br><br>Razia yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB itu merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan cipta kondisi yang digelar Polsek Bagan Sinembah untuk menekan aksi balap liar serta penggunaan knalpot brong yang kerap dikeluhkan warga.<br><br>Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala dan melibatkan 25 personel Polsek Bagan Sinembah serta 5 personel BKO Lalu Lintas.<br><br>Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan tiga sepeda motor tanpa nomor polisi, yakni Yamaha NMax hitam, Yamaha Jupiter MX hitam, dan Yamaha Aerox warna pink. Ketiganya diduga digunakan untuk balap liar dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.<br><br>AKP Gian Wiatma Jonimandala mengatakan razia tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Rokan Hilir untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.<br><br>&quot;Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi balap liar di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah. Kegiatan ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga bentuk kepedulian kami dalam melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari aktivitas yang berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa,&quot; tegas Kapolsek.<br><br>Menurut Gian, balap liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal, mengganggu kenyamanan masyarakat, dan menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.<br><br>Karena itu, kendaraan yang terjaring razia akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku sebagai upaya memberikan efek jera kepada para pelaku.<br><br>Selain penindakan, Polsek Bagan Sinembah juga terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya balap liar. Polisi mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka supaya tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.<br><br>Polisi menyebut langkah penertiban tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih aman dengan meningkatnya patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi balap liar.<br><br>Selama pelaksanaan razia berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman, tertib, dan kondusif.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_9664_Razia-Tengah-Malam-di-Bagan-Batu--Polisi-Amankan-Tiga-Motor-Diduga-untuk-Balap-Liar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Berita/razia-tengah-malam-di-bagan-batu-polisi-amankan-tiga-motor-diduga-untuk-balap-liar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Penginapan Selatpanjang, Ini Penjelasan Polisi</guid>
            <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 20:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Penginapan Selatpanjang, Ini Penjelasan Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[SELATPANJANG  Seorang pria berusia 64 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kep]]></description>
            <content><![CDATA[SELATPANJANG -- Seorang pria berusia 64 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Ahad (7/6).<br><br>Korban diketahui bernama Tji Beng, warga Selatpanjang Timur. Ia ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB dalam kondisi telentang di atas tempat tidur kamar yang ditempatinya.<br><br>Menerima laporan tersebut, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Meranti bersama Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.<br><br>Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.<br><br>Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Roemin Putra mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.<br><br>"Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya," kata Roemin mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi.<br><br>Meski demikian, polisi belum menghentikan penyelidikan. Tim identifikasi tetap melakukan serangkaian langkah sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, meminta keterangan saksi, hingga membawa jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan visum et repertum.<br><br>Menurut Roemin, seluruh proses tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban secara menyeluruh.<br><br>"Hasil sementara tidak mengarah pada adanya unsur kekerasan. Namun seluruh tahapan pemeriksaan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab meninggalnya korban," ujarnya.<br><br>Hingga kini, polisi masih melengkapi data dan keterangan guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (nur)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_988_Pria-64-Tahun-Ditemukan-Meninggal-di-Penginapan-Selatpanjang--Ini-PenjelasanPolisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/pria-64-tahun-ditemukan-meninggal-di-penginapan-selatpanjang-ini-penjelasan-polisi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>