<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Meranti One</title>
        
        <link>https://www.merantione.com/</link>
        <description>situs berita online asli Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau</description>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 04:59:43 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Curi Kotak Infak Masjid, Pria di Kampar Diciduk Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Curi Kotak Infak Masjid, Pria di Kampar Diciduk Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[TAPUNG  Jajaran Polsek Tapung mengamankan seorang pria berinisial AR (27), warga Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, setelah tertangkap ]]></description>
            <content><![CDATA[TAPUNG -- Jajaran Polsek Tapung mengamankan seorang pria berinisial AR (27), warga Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, setelah tertangkap tangan mencuri kotak infak di Masjid Al Faruq, Desa Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>, Jumat (5/6) dini hari.<br><br>Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto mewakili Kapolres <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a> AKBP Boby Putra Ramadhan mengatakan pelaku lebih dahulu diamankan warga sebelum diserahkan kepada polisi.<br><br>"Benar, pelaku diamankan warga dan personel langsung mengamankan pelaku," kata Bambang.<br><br>Dari hasil pemeriksaan, AR tidak hanya beraksi di Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>. Ia mengaku pernah melakukan pencurian kotak infak di sejumlah wilayah lain, termasuk Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Pelalawan.<br><br>Untuk wilayah <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>, pelaku mengaku pernah menjalankan aksinya di Kecamatan Siak Hulu, Tambang, Tapung, dan <a href="https://www.merantione.com/tag/kampar/" target="_blank">Kampar</a>.<br><br>Kapolsek menjelaskan, kasus tersebut terungkap berkat kecurigaan seorang warga bernama Agam (30) yang melihat pelaku memasuki area masjid menggunakan sepeda motor sekitar pukul 00.30 WIB.<br><br>Agam kemudian mengawasi gerak-gerik pelaku. Setelah tiba di lokasi, AR terlihat masuk ke kamar mandi sebelum memasuki area utama masjid.<br><br>"Pelaku terlihat melakukan pengintipan ke areal gudang dan kamar yang ada di dalam masjid," ujar Bambang.<br><br>Menyadari adanya aktivitas mencurigakan, Agam menghubungi warga lainnya. Bersama-sama mereka melakukan pencarian hingga sekitar pukul 00.50 WIB menemukan pelaku di belakang masjid sambil memegang dua kotak infak milik masjid.<br><br>Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapung. Menindaklanjuti laporan itu, Kanit Reskrim Polsek Tapung AKP Rhino Handoyo memerintahkan Panit Opsnal Aiptu Benny Reja bersama anggota Unit Reskrim mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.<br><br>Dalam pemeriksaan, AR mengakui perbuatannya. Ia juga mengaku berhasil mengambil uang infak Masjid Al Faruq lebih dari Rp1 juta dan menjalankan aksinya seorang diri.<br><br>"Pelaku langsung kita interogasi dan mengakui perbuatannya. Isi uang infak Masjid Al Faruq Desa Petapahan lebih dari Rp1 juta dan pelaku juga mengaku melakukan aksinya tersebut hanya sendiri," kata Bambang.<br><br>Pengakuan pelaku diperkuat rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid yang merekam aksi pencurian tersebut. Kepada penyidik, AR mengaku telah melakukan pencurian kotak infak sejak 2023.<br><br>Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu memantau masjid yang akan dijadikan sasaran.<br><br>Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.<br><br>"Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua, setiap kejahatan cepat atau lambat pasti akan terungkap," tegas Kompol Bambang.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_2267_Curi-Kotak-Infak-Masjid--Pria-di-Kampar-Diciduk-Polisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Hukum---Kriminal/curi-kotak-infak-masjid-pria-di-kampar-diciduk-polisi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wako Turun Langsung Tertibkan Kabel Jaringan Semrawut di Jalanan Pekanbaru</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 18:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wako Turun Langsung Tertibkan Kabel Jaringan Semrawut di Jalanan Pekanbaru]]></title>
            <description><![CDATA[PEKANBARU  Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, turun langsung dalam penertiban kabel jaringan di sepanjang Jalan Ronggo Warsito, Keca]]></description>
            <content><![CDATA[PEKANBARU - Wali Kota (Wako) <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> Agung Nugroho, turun langsung dalam penertiban kabel jaringan di sepanjang Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Sail, Jumat (5/6/2026) siang.<br><br>Agung turun didampingi jajaran dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau. Tim gabungan menertibkan kabel jaringan yang semrawut selama ini.<br><br>Dibantu tangga crane dari Dinas Perhubungan <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>, Agung memutus langsung sambungan kabel jaringan tersebut. Agung memotong kabel jaringan itu menggunakan gunting besi.<br><br>Agung menyebut, pemutusan kabel udara tersebut dilakukan setelah peringatan yang dilayangkan Pemko <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> kepada provider tidak digubris.<br><br>"Semua kabel fiber optik ini tidak berizin, kecuali yang kabel dari PLN. Maka hari ini kami melakukan pemotongan bersama APJATEL, ada Polresta, Kejari," kata Wako Agung usai penertiban.<br><br>Ia memastikan penertiban kabel jaringan semrawut ini bakal terus berlanjut se-Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>. Apalagi keberadaan kabel dan tiang jaringan itu tidak memiliki izin.<br><br>Seiring penertiban ini, pihaknya juga meminta kembali provider pemilik kabel jaringan agar melakukan pemotongan mandiri. Nantinya, kabel udara tidak diperbolehkan lagi di Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>.<br><br>Kabel udara yang selama ini dinilai semrawut, akan ditata Pemko <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> dan dialihkan menjadi kabel bawah tanah. Agung menargetkan penertiban ini bakal berlangsung hingga akhir tahun 2026.<br><br>"Karena kabel semrawut sudah memakan korban karena menjuntai, ada yang tersangkut saat berkendara sampai masuk rumah sakit, dan ada yang sampai meninggal dunia," jelas Wako.<br><br>Mayoritas kabel jaringan ini merupakan milik provider jaringan penyedia jasa internet. Pemko juga meminta maaf kepada masyarakat apabila selama penerbitan ada gangguan internet di lokasi mereka.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_6141_Wako-Turun-Langsung-Tertibkan-Kabel-Jaringan-Semrawut-di-Jalanan-Pekanbaru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/wako-turun-langsung-tertibkan-kabel-jaringan-semrawut-di-jalanan-pekanbaru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BGN Tata Ulang Program MBG, Fokus pada Kelompok Prioritas dan Wilayah 3T</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BGN Tata Ulang Program MBG, Fokus pada Kelompok Prioritas dan Wilayah 3T]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penataan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan efektivitas layanan]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penataan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (<a href="https://www.merantione.com/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a>) guna meningkatkan efektivitas layanan, memperkuat tata kelola, serta memastikan manfaat program menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.<br><br>Kepala BGN Nanik S. Deyang mengatakan langkah tersebut mencakup penguatan pengelolaan anggaran, penajaman sasaran penerima manfaat, dan optimalisasi sumber daya yang telah tersedia agar program berjalan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.<br><br>"Fokus kami saat ini adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami melakukan penataan pelaksanaan program agar kualitas layanan dapat terus ditingkatkan," kata Nanik dalam konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Kamis (4/6).<br><br>Menurut dia, penataan dilakukan melalui kebijakan refocusing penerima manfaat agar intervensi gizi lebih terarah kepada kelompok prioritas. BGN juga memberlakukan moratorium sementara pembangunan dapur baru sambil mengoptimalkan dapur yang telah beroperasi.<br><br>Selain itu, BGN memperkuat pembinaan dan standardisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan seluruh dapur memenuhi standar keamanan pangan, mutu layanan, dan kualitas sumber daya manusia yang ditetapkan.<br><br>Nanik menjelaskan, langkah pembenahan tersebut sekaligus menjadi upaya mengatasi ketimpangan layanan gizi di berbagai daerah. Saat ini, fasilitas dapur <a href="https://www.merantione.com/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> masih terkonsentrasi di wilayah aglomerasi, sementara sejumlah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih membutuhkan penguatan layanan.<br><br>"Karena itu kami melakukan penataan agar pemerataan manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia. Kami menyiapkan berbagai skema implementasi <a href="https://www.merantione.com/tag/mbg/" target="_blank">MBG</a> yang lebih adaptif di wilayah 3T dengan mengoptimalkan sarana yang tersedia, seperti kantin sekolah, dapur umum, maupun fasilitas komunitas," ujarnya.<br><br>Untuk memperluas jangkauan program, BGN juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari badan usaha milik negara (BUMN), sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga yayasan dan komunitas.<br><br>Di tengah proses konsolidasi tersebut, pembenahan standar operasional, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan pengawasan berkala tetap menjadi prioritas utama lembaga itu.<br><br>Sementara itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan penguatan tata kelola program akan dilakukan melalui peningkatan sistem pengendalian internal, integrasi data, validasi informasi, serta pengembangan sistem yang akuntabel dan transparan.<br><br>Menurut Agustina, BGN juga memperkuat intervensi kepada kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai sasaran strategis dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_7640_BGN-Tata-Ulang-Program-MBG--Fokus-pada-Kelompok-Prioritas-dan-Wilayah-3T.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/nasional/bgn-tata-ulang-program-mbg-fokus-pada-kelompok-prioritas-dan-wilayah-3t/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lewat Komsos, Babinsa Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Tetap Bersih</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 14:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lewat Komsos, Babinsa Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Tetap Bersih]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Praka Edowar Fermata, menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat di Kelura]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Praka Edowar Fermata, menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat di Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (5/6).<br><br>Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).<br><br>Dalam sosialisasi tersebut, Praka Edowar Fermata mengajak warga untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, khususnya dalam membersihkan saluran drainase dan gorong-gorong di lingkungan permukiman.<br><br>Menurut dia, saluran air yang bersih dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang terjaga.<br><br>"Kami mengimbau masyarakat agar rutin melaksanakan gotong royong dan membersihkan gorong-gorong supaya lingkungan tetap bersih, sehat, serta terhindar dari berbagai penyakit," kata Praka Edowar Fermata.<br><br>Selain itu, ia juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang berdampak luas terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.<br><br>Melalui kegiatan komsos tersebut, Babinsa berharap masyarakat semakin aktif menjaga kebersihan lingkungan dan berperan dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.<br><br>Kegiatan yang melibatkan Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi dan masyarakat setempat itu berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4302_Lewat-Komsos--Babinsa-Ajak-Masyarakat-Jaga-Lingkungan-Tetap-Bersih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/lewat-komsos-babinsa-ajak-masyarakat-jaga-lingkungan-tetap-bersih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli Karhutla di Selatpanjang, Babinsa dan Aparat Kecamatan Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 14:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli Karhutla di Selatpanjang, Babinsa dan Aparat Kecamatan Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Pardin P, bersama aparat Kecamatan Tebing Tinggi dan masyarakat melaksanakan patroli keba]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Sertu Pardin P, bersama aparat Kecamatan Tebing Tinggi dan masyarakat melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kelurahan Selatpanjang Kota, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (5/6).<br><br>Patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap meningkat saat musim kemarau. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.<br><br>Sertu Pardin P mengatakan patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran hutan, lahan, maupun kebun di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.<br><br>"Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Patroli ini dilaksanakan secara rutin sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Koramil 02/Tebing Tinggi," ujarnya.<br><br>Selain memberikan edukasi kepada warga, tim patroli juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi kebakaran.<br><br>Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang dipantau.<br><br>Kegiatan patroli karhutla berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Aparat berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan terus meningkat sehingga risiko karhutla dapat ditekan.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_7194_Patroli-Karhutla-di-Selatpanjang--Babinsa-dan-Aparat-Kecamatan-Ingatkan-Warga-Tak-Membakar-Lahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/patroli-karhutla-di-selatpanjang-babinsa-dan-aparat-kecamatan-ingatkan-warga-tak-membakar-lahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Setahun Memimpin, Afni-Syamsurizal Fokus Bereskan Utang dan Dongkrak PAD</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 20:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Setahun Memimpin, Afni-Syamsurizal Fokus Bereskan Utang dan Dongkrak PAD]]></title>
            <description><![CDATA[SIAK  Tepat setahun sejak dilantik pada 4 Juni 2025, Bupati Siak Afni dan Wakil Bupati Syamsurizal menghadapi tantangan yang tidak ringan.]]></description>
            <content><![CDATA[SIAK -- Tepat setahun sejak dilantik pada 4 Juni 2025, Bupati <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> Afni dan Wakil Bupati Syamsurizal menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pemerintahan yang mereka pimpin harus berjalan di tengah beban utang ratusan miliar rupiah dan tekanan fiskal akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.<br><br>Meski demikian, sejumlah program prioritas tetap dijalankan. Di saat yang sama, pemerintah daerah mulai membenahi sumber-sumber pendapatan dan mencicil kewajiban keuangan yang diwariskan dari pemerintahan sebelumnya.<br><br>Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menurunkan harga eceran tertinggi LPG 3 kilogram dari Rp23 ribu menjadi Rp21 ribu per tabung. Pemerintah juga menerapkan efisiensi perjalanan dinas, merampingkan birokrasi, dan menata ulang struktur organisasi agar lebih efektif.<br><br>Perhatian besar diarahkan pada badan usaha milik daerah (BUMD) yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah. Seluruh jajaran komisaris diganti sebagai bagian dari upaya pembenahan.<br><br>Hasilnya mulai terlihat. PT Bumi <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> Pusako (BSP) yang sebelumnya mengalami kerugian berhasil mencatat keuntungan sekitar Rp100 miliar. Sementara itu, Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang sempat stagnan mulai bergerak dengan masuknya investasi industri galangan kapal bernilai ratusan miliar rupiah.<br><br>Di tengah upaya pemulihan tersebut, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> juga fokus menyelesaikan kewajiban keuangan daerah. Dari total utang warisan sebesar Rp326,9 miliar, pemerintah telah membayar Rp231,7 miliar. Masih tersisa sekitar Rp95,2 miliar untuk kegiatan tahun anggaran 2024, ditambah beban utang sekitar Rp250 miliar pada tahun 2025 yang masih dalam proses penyelesaian.<br><br>Menurut Sekretaris Daerah <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> Mahadar, penyelesaian utang tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.<br><br>"Selain memastikan BUMD wajib rebound, fokus dan komitmen Pemkab <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> sesuai arahan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati tetap bayar utang, karena ada nasib pihak ketiga yang perlu diprioritaskan. Pemkab <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> optimis bisa membayarkan utang ini dengan menerapkan disiplin fiskal dalam bentuk efesiensi dan peningkatan PAD," kata Mahadar.<br><br>Untuk menjaga ruang fiskal, pemerintah melakukan rasionalisasi belanja yang dinilai tidak berdampak langsung kepada masyarakat. Pembatasan perjalanan dinas, penyesuaian belanja pegawai, hingga upaya meningkatkan PAD melalui inovasi perangkat daerah dan kecamatan menjadi bagian dari strategi yang ditempuh. Pemkab juga memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk memanfaatkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) secara lebih terarah.<br><br>Di sektor pelayanan publik, sejumlah program yang menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah tetap berjalan. Pemerintah menuntaskan sejumlah konflik agraria melalui penyerahan sertifikat hak milik dan skema kolaborasi multipihak.<br><br>Program seragam sekolah gratis juga direalisasikan bagi lebih dari 13 ribu siswa SD dan SMP, masing-masing menerima dua pasang seragam. Selain itu, lebih dari 1.300 siswa dari keluarga kurang mampu memperoleh bantuan seragam melalui Baznas <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>, dengan melibatkan pelaku UMKM penjahit lokal dalam proses pengadaannya.<br><br>Pemerintah daerah juga mempertahankan berbagai program bantuan sosial. Mulai dari beasiswa bagi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan non-PKH, bantuan untuk guru MDA dan MDTW, hingga bantuan bagi kelompok rentan, penyandang disabilitas, lanjut usia, dan anak yatim.<br><br>Kedekatan pemerintah dengan masyarakat turut dibangun melalui program Rumah Rakyat yang rutin digelar sebagai ruang penyampaian aspirasi warga.<br><br>Pada sektor infrastruktur, pembangunan tetap berlangsung meski kemampuan fiskal terbatas. Pemerintah meningkatkan jalan beraspal sepanjang 4,3 kilometer yang menjangkau sejumlah kawasan kampung. Di antaranya Jalan Sawit Permai&ndash;Teluk Merbau sepanjang 1,647 kilometer, Jalan <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>&ndash;Tumang sepanjang 1,712 kilometer, serta Jalan Poros Dusun Lubuk Miyam sepanjang 1 kilometer dengan konstruksi aspal dan 2,218 kilometer berupa base.<br><br>Di luar APBD, Pemkab <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> juga berhasil memperoleh dukungan pendanaan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dari APBN. Melalui program itu, rekonstruksi Jalan Pinang Sebatang Barat&ndash;Muara Kelantan sepanjang 1,195 kilometer berhasil dilaksanakan dengan konstruksi rigid beton senilai lebih dari Rp15 miliar.<br><br>Selain itu, pemeliharaan rutin jalan dilakukan sepanjang 152,3 kilometer, pembangunan semenisasi jalan mencapai 6.946 meter, dan pembangunan drainase sepanjang 2.696 meter.<br><br>Pemerintah juga melaksanakan normalisasi dan restorasi sungai sepanjang 77 kilometer, pengembangan jaringan distribusi serta sambungan rumah SPAM melalui APBD, dan pembangunan 498 sambungan rumah SPAM yang didukung APBN 2026. Sebanyak 20 unit rumah layak huni turut dibangun.<br><br>Di bidang kesehatan, layanan kesehatan gratis tetap dipertahankan. Pemerintah juga meningkatkan sarana dan prasarana di 17 puskesmas, membangun enam puskesmas pembantu (Pustu), serta melakukan pengembangan pada dua rumah sakit daerah.<br><br>Sementara itu, sektor pertanian memperoleh dukungan alat dan mesin pertanian dari APBN, meliputi 20 unit traktor roda empat, dua unit combine harvester, 69 unit pompa air, dan 20 unit hand sprayer. Pemerintah juga telah mendapatkan persetujuan bantuan pembangunan jaringan irigasi pertanian senilai lebih dari Rp70 miliar.<br><br>Di sektor transportasi, <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> menerima bantuan empat unit bus DAMRI dari APBN. Bantuan tersebut memungkinkan pembukaan rute baru Tanjung Pal&ndash;Mengkapan dan memperluas layanan transportasi publik hingga menjangkau sebagian besar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).<br><br>Pemkab <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> juga menyediakan kendaraan khusus Angkutan Sekolah Istimewa untuk Anak Disabilitas <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> (ASIK).<br><br>"Ibu Bupati dan Bapak Wakil meminta seluruh jajaran Pemkab <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a> tetap bekerja sungguh-sungguh melayani rakyat <a href="https://www.merantione.com/tag/siak/" target="_blank">Siak</a>," ujar Mahadar.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_8071_Setahun-Memimpin--Afni-Syamsurizal-Fokus-Bereskan-Utang-dan-Dongkrak-PAD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/setahun-memimpin-afnisyamsurizal-fokus-bereskan-utang-dan-dongkrak-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Pekanbaru Uji Coba Bus Listrik, Fokus Pangkas Waktu Tunggu Penumpang</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Pekanbaru Uji Coba Bus Listrik, Fokus Pangkas Waktu Tunggu Penumpang]]></title>
            <description><![CDATA[PEKANBARU  Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menguji coba pengoperasian dua unit bus listrik sebagai bagian dari upaya memperbaiki layanan t]]></description>
            <content><![CDATA[PEKANBARU -- Pemerintah Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> mulai menguji coba pengoperasian dua unit bus listrik sebagai bagian dari upaya memperbaiki layanan transportasi umum sekaligus mendukung program kota ramah lingkungan.<br><br>Uji coba itu dilepas langsung oleh Wali Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> Agung Nugroho dalam rangkaian peluncuran logo Hari Jadi <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> ke-242 di Atrium Siak Mal SKA, Kamis, 4 Juni 2026. Agung bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut menjajal perjalanan menggunakan bus listrik dari Mal SKA menuju Mal <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>.<br><br>Menurut Agung, kehadiran bus listrik bukan semata menambah armada Trans Metro <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> (TMP), melainkan untuk memastikan layanan transportasi publik berjalan lebih tepat waktu. Karena itu, pemerintah kota memilih melakukan pengujian terlebih dahulu sebelum operasional penuh diterapkan.<br><br>"Jangan nanti kita terlalu terburu-buru mengadakannya, tapi ketepatan waktu nya masih belum sesuai harapan," kata Agung usai mengikuti uji coba.<br><br>Ia menegaskan, persoalan waktu tunggu menjadi perhatian utama dalam pengembangan layanan transportasi massal di <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>.<br><br>"Jadi, kita perbaiki ketepatan waktu (tunggu) dulu. Maka hari ini kita namakan peluncuran uji coba, sehingga nanti masyarakat yang menggunakan bus listrik mendapat kepastian waktu menunggu, tidak lagi terkatung-katung karena lama sekali (waktu tunggu) busnya," ujarnya.<br><br>Selain meningkatkan kualitas layanan, penggunaan bus listrik juga diarahkan untuk mendukung program Green City yang tengah dijalankan pemerintah kota. Pemko mulai mendorong peralihan moda transportasi umum berbahan bakar fosil ke kendaraan berbasis energi listrik.<br><br>"Untuk itu, kita mulai merubah angkutan umumnya dari yang berbahan bakar ke energi listrik. Jadi, ini juga untuk mendukung program tersebut (Green City) untuk penghijauan Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>," kata Agung.<br><br>Aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pengoperasian armada baru tersebut. Setiap unit bus listrik akan dilengkapi 18 kamera pengawas atau CCTV yang dapat dipantau secara daring.<br><br>"Satu CCTV 360 derajat untuk melihat semuanya, 17 CCTV lainnya untuk di dalam dan di luar (bus) khusus untuk melihat supirnya apakah ngantuk, ugal-ugalan, penumpangnya sopan, atau apakah ada tindakan kriminalitas," ujar Agung.<br><br>Ia menambahkan, seluruh sistem pengawasan akan terhubung dengan pemerintah kota, kepolisian, dan TNI guna memperkuat keamanan selama operasional bus berlangsung.<br><br>"CCTV online ini nantinya tersambung dengan pemerintah kota termasuk juga dengan pihak kepolisian dan TNI. Ini merupakan salah satu upaya untuk pengamanan di Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>," tutupnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4919_Pemko-Pekanbaru-Uji-Coba-Bus-Listrik--Fokus-Pangkas-Waktu-Tunggu-Penumpang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/pemko-pekanbaru-uji-coba-bus-listrik-fokus-pangkas-waktu-tunggu-penumpang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Meranti Pastikan Kesiapan Personel dan Sarana Hadapi Karhutla</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 20:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Meranti Pastikan Kesiapan Personel dan Sarana Hadapi Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan ]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Siaga Bencana Karhutla Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, AKBP (Purn) H. Asmar, di Halaman Mapolres <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, Kamis (4/6/2026).<br><br>Apel siaga yang dilaksanakan bersama Polres <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> itu menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau dan fenomena Super El Nino yang diperkirakan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.<br><br>Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci utama dalam mencegah dan menangani karhutla. Menurutnya, fenomena iklim ekstrem berpotensi memicu cuaca panas berkepanjangan, kekeringan, dan berkurangnya curah hujan yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, hingga aktivitas perekonomian.<br><br>&quot;Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita menghadapi tantangan iklim ekstrem dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak,&quot; ujar Bupati Asmar.<br><br>Ia menyampaikan, Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> merupakan salah satu wilayah di Provinsi Riau yang memiliki kerentanan terhadap karhutla, sehingga langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.<br><br>Melalui apel siaga tersebut, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> juga melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar upaya penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi.<br><br>Bupati Asmar mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, hingga masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau.<br><br>Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta lebih peduli terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.<br><br>Untuk memperkuat deteksi dan pencegahan dini, Bupati juga meminta peran aktif seluruh unsur di tingkat kecamatan dan desa, termasuk camat, lurah, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).<br><br>&quot;Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang kuat dari seluruh stakeholder agar potensi bencana dapat dicegah sejak dini,&quot; tegasnya.<br><br>Di akhir amanatnya, Bupati Asmar menginstruksikan seluruh petugas dan instansi terkait untuk tetap siaga serta memastikan seluruh peralatan penanggulangan kebakaran selalu dalam kondisi siap operasional.<br><br>&quot;Mari jadikan apel siaga ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> dari ancaman karhutla. Dengan kesiapsiagaan, disiplin, dan kerja sama yang solid, kita optimistis mampu menghadapi tantangan iklim ekstrem dan melindungi masyarakat serta lingkungan,&quot; pungkasnya.<br><br>Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, perangkat daerah, pihak swasta, serta berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4816_Meranti-Pastikan-Kesiapan-Personel-dan-Sarana-Hadapi-Karhutla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/meranti-pastikan-kesiapan-personel-dan-sarana-hadapi-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Logo HUT Pekanbaru ke-242 Diluncurkan, Simbolkan Gerak dan Kolaborasi</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Logo HUT Pekanbaru ke-242 Diluncurkan, Simbolkan Gerak dan Kolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[PEKANBARU  Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke242 Kota Pekanbaru di Atrium Mall SKA, Kamis]]></description>
            <content><![CDATA[PEKANBARU -- Wali Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> Agung Nugroho resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> di Atrium Mall SKA, Kamis, 4 Juni 2026. Logo tersebut menjadi identitas perayaan hari jadi kota tahun ini yang mengusung tema &quot;Berkolaborasi Menjadi Aksi&quot; dengan tagline &quot;<a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> Kolaborasi.&quot;<br><br>Menurut Agung, logo tersebut merepresentasikan semangat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam membangun <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>. Desainnya didominasi warna biru dan hijau, dengan bentuk angka yang sarat makna.<br><br>Pada logo angka 242, angka dua yang berada di tengah digambarkan menyerupai sosok manusia yang sedang berlari dan beraktivitas. Sementara angka empat dipadukan dengan ornamen tanjak sebagai simbol identitas budaya Melayu yang melekat pada Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>.<br><br>&quot;Lambang manusia yang berlari dan beraktivitas, dan logo angka empat nya menggunakan tanjak yang menunjukkan <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> berbudaya, dan bagian dari visi Pemko,&quot; kata Agung Nugroho didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> Ardiansyah Eka Putra.<br><br>Peluncuran logo ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian perayaan HUT <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> ke-242. Pemerintah Kota <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> menyiapkan 48 kegiatan yang akan digelar sepanjang peringatan hari jadi kota tersebut.<br><br>Sejumlah program yang disiapkan di antaranya pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu dengan kuota 2.000 penerima manfaat, penghapusan denda pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, serta sunat massal gratis untuk 2.000 anak sekolah.<br><br>Pemko <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a> juga akan menggelar festival kuliner khas daerah melalui pembuatan kue talam durian sepanjang satu kilometer yang akan dibagikan gratis kepada masyarakat.<br><br>"Kita juga membuat festival kue khas <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>. Yaitu kue talam durian sepanjang saru kilometer. Kue ini tidak menggunakan biaya APBD, tapi ini support UMKM dan dibagikan gratis ke warga <a href="https://www.merantione.com/tag/pekanbaru/" target="_blank">Pekanbaru</a>,&quot; ujar Agung. (mcr)]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_7775_Logo-HUT-Pekanbaru-ke-242-Diluncurkan--Simbolkan-Gerak-dan-Kolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/logo-hut-pekanbaru-ke242-diluncurkan-simbolkan-gerak-dan-kolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Tanjung Samak Diajak Aktif Jaga Kebersihan dan Cegah Karhutla</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 13:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Tanjung Samak Diajak Aktif Jaga Kebersihan dan Cegah Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopka Masran, mengajak masyarakat Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan M]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopka Masran, mengajak masyarakat Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).<br><br>Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan sosialisasi yang dilaksanakan Kopka Masran bersama warga pada Kamis (4/6).<br><br>Dalam kegiatan itu, Kopka Masran menekankan pentingnya budaya gotong royong sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat untuk secara rutin membersihkan gorong-gorong agar aliran air tetap lancar dan lingkungan terhindar dari berbagai sumber penyakit.<br><br>&quot;Kami mengajak masyarakat untuk terus melaksanakan gotong royong dan membersihkan gorong-gorong supaya lingkungan tetap bersih, sehat, serta terhindar dari penyakit,&quot; kata Kopka Masran.<br><br>Selain itu, ia juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, praktik tersebut berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat maupun lingkungan.<br><br>&quot;Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menyebabkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak luas,&quot; ujarnya.<br><br>Kegiatan komsos tersebut berlangsung dengan melibatkan Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi dan masyarakat setempat. Melalui komunikasi langsung dengan warga, Babinsa berharap pesan-pesan terkait kebersihan lingkungan dan pencegahan karhutla dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<br><br>Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi akan terus mengintensifkan komunikasi sosial dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, kesehatan lingkungan, dan ketahanan wilayah.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_5201_Warga-Tanjung-Samak-Diajak-Aktif-Jaga-Kebersihan-dan-Cegah-Karhutla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/warga-tanjung-samak-diajak-aktif-jaga-kebersihan-dan-cegah-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Serda Muherli Bersama MPA Patroli Karhutla di Desa Insit</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Serda Muherli Bersama MPA Patroli Karhutla di Desa Insit]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kam]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kamis (4/6), Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Serda Muherli, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli karhutla di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.<br><br>Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki periode cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.<br><br>Dalam kegiatan tersebut, Serda Muherli dan tim patroli menyambangi sejumlah titik yang dinilai rawan serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Warga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak pada lingkungan maupun kesehatan masyarakat.<br><br>Serda Muherli mengatakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk upaya pencegahan dini.<br><br>&quot;Patroli karhutla ini kami lakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi,&quot; ujarnya.<br><br>Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya titik api maupun indikasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Insit.<br><br>Kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar. Koramil 02/Tebing Tinggi bersama MPA akan terus meningkatkan pemantauan serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya karhutla di Kabupaten Kepulauan Meranti.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_5954_Serda-Muherli-Bersama-MPA-Patroli-Karhutla-di-Desa-Insit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/serda-muherli-bersama-mpa-patroli-karhutla-di-desa-insit/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan</guid>
            <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan]]></title>
            <description><![CDATA[MERBAU  Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin ]]></description>
            <content><![CDATA[MERBAU -- Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin M. Akbar, melaksanakan kegiatan pengecekan rutin tanaman jagung pipil di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau.<br><br>Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Merbau.<br><br>Dalam pengecekan tersebut, Brigadir Muchlisin M. Akbar meninjau langsung kondisi pertumbuhan tanaman jagung pipil yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam program ketahanan pangan. Selain melakukan pemantauan, ia juga berinteraksi dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman, kendala yang dihadapi di lapangan, serta memberikan motivasi agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian.<br><br>Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud sinergi bersama masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Melalui pendampingan dan monitoring secara berkala, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.<br><br>"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kami berharap para petani dapat terus mengembangkan sektor pertanian sehingga mampu berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan nasional," ujarnya.<br><br>Dengan adanya pengecekan rutin ini, diharapkan pertumbuhan tanaman jagung pipil di Desa Bagan Melibur dapat berjalan optimal hingga masa panen, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_9271_Polsek-Merbau-Aktif-Dampingi-Petani-Jagung-untuk-Ketahanan-Pangan-Berkelanjutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Ekonomi---Keuangan/polsek-merbau-aktif-dampingi-petani-jagung-untuk-ketahanan-pangan-berkelanjutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sagu, Kelapa hingga Kopi Liberika Meranti Berpeluang Masuk Pasar Malaysia</guid>
            <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sagu, Kelapa hingga Kopi Liberika Meranti Berpeluang Masuk Pasar Malaysia]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Peluang ekspor komoditas unggulan Kabupaten Kepulauan Meranti ke Malaysia mulai terbuka. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti m]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Peluang ekspor komoditas unggulan Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> ke Malaysia mulai terbuka. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> menjajaki kerja sama perdagangan ekspor-impor dengan investor dari Johor Bahru dalam pertemuan virtual yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Rabu (3/6).<br><br>Pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas PUPR <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> itu menjadi langkah awal untuk memetakan potensi kerja sama perdagangan berdasarkan kebutuhan kedua belah pihak.<br><br>Hadir dalam kegiatan tersebut Konsul Ekonomi KJRI Johor Bahru Siti Fauziah, pimpinan perusahaan ekspor-impor Gresik Jaya Kamarudin, Pengelola Koperasi Universitas Pahang H. Syahrul Naim, serta sejumlah pelaku usaha dari Johor Bahru.<br><br>Dari pihak Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, hadir Wakil Bupati Muzamil Baharudin, Asisten II Setdakab Irmansyah, staf ahli bupati, perwakilan BUMD Meranti, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.<br><br>Muzamil mengatakan kerja sama perdagangan dengan Malaysia memiliki prospek yang menjanjikan. Selain jarak yang dekat, hubungan historis dan budaya antara kedua wilayah dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan perdagangan.<br><br>&quot;<a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> dan Johor Bahru memiliki kesamaan budaya dan adat istiadat. Selain itu, Selat Malaka menjadi jalur strategis yang menghubungkan kawasan serumpun Melayu ini,&quot; ujar Muzamil.<br><br>Dalam paparannya, Muzamil menawarkan sejumlah komoditas unggulan Meranti yang dinilai siap memasuki pasar Malaysia. Komoditas tersebut meliputi sagu dengan luas perkebunan sekitar 62 ribu hektare dan produksi mencapai 260 ribu ton per tahun, kelapa seluas 33 ribu hektare dengan produksi sekitar 30 ribu ton per tahun, kopi liberika seluas 3 ribu hektare dengan produksi lebih dari 2 ribu ton per tahun, karet seluas 21 ribu hektare dengan produksi sekitar 13 ribu ton per tahun, serta pinang dengan produksi sekitar 160 ton per tahun.<br><br>Selain komoditas perkebunan, Meranti juga menawarkan potensi perikanan, terutama ikan kakap putih dan ikan tirusan yang gelembung renangnya memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar internasional.<br><br>Pemerintah daerah turut memperkenalkan sektor pariwisata sebagai peluang investasi. Beberapa destinasi yang dipromosikan antara lain tradisi Perang Air atau Cian Cui, Festival Sungai Bokor, Telaga Air Merah, dan sejumlah objek wisata lainnya.<br><br>Muzamil menjelaskan, kerja sama yang dibangun tidak hanya berorientasi pada ekspor komoditas Meranti ke Malaysia. Daerah tersebut juga membuka peluang perdagangan dua arah melalui impor berbagai kebutuhan pokok yang masih dibutuhkan masyarakat.<br><br>Menurut dia, <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> masih memerlukan pasokan sembako, gula, buah-buahan, serta produk makanan dan minuman. Kedekatan jarak dengan Malaysia dinilai mampu menekan biaya distribusi sekaligus menjaga kualitas produk.<br><br>&quot;Biaya distribusi dari Malaysia lebih rendah dibandingkan jika produk didatangkan dari Pulau Jawa atau daerah lain di Sumatera. Selain itu, kualitas produk dapat lebih terjaga karena waktu pengiriman lebih singkat,&quot; katanya.<br><br>Ia juga menegaskan posisi strategis <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> untuk dikembangkan sebagai hub transshipment domestik dan regional, kawasan ekonomi khusus logistik maritim, serta pusat pengembangan sektor perikanan dan agroindustri yang terintegrasi dengan jalur perdagangan ASEAN, India, dan Tiongkok.<br><br>Peluang kerja sama tersebut mendapat respons positif dari investor Malaysia. Pimpinan Gresik Jaya, Kamarudin, mengungkapkan pemerintah Malaysia saat ini telah membuka peluang impor terhadap 39 jenis komoditas, dan sebagian besar komoditas yang ditawarkan Meranti termasuk dalam daftar tersebut.<br><br>Menurut dia, komoditas kelapa asal <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> memiliki keunggulan dari sisi jarak, kualitas, dan efisiensi biaya dibandingkan pasokan yang selama ini didatangkan dari Jambi maupun Tembilahan.<br><br>&quot;Selama ini kami cukup kesulitan mendapatkan pasokan beberapa komoditas. Dengan adanya peluang kerja sama ini, kami melihat potensi yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan tersebut,&quot; ujar Kamarudin.<br><br>Pandangan serupa disampaikan Pengelola Koperasi Universitas Pahang, H. Syahrul Naim. Ia mengatakan sejumlah komoditas asal Meranti, terutama kopi dan kelapa, memiliki pasar yang menjanjikan di Malaysia karena dibutuhkan sebagai bahan baku berbagai industri pengolahan, termasuk industri santan.<br><br>Menanggapi antusiasme investor, Muzamil memastikan pemerintah daerah akan berupaya menjaga ketersediaan pasokan komoditas sesuai kebutuhan pasar.<br><br>&quot;Jika produksi lokal belum mencukupi, kami akan berupaya menghadirkan pasokan dari daerah lain agar kebutuhan sesuai kesepakatan bisnis tetap terpenuhi,&quot; tegasnya.<br><br>Sebagai tindak lanjut, KJRI Johor Bahru bersama para investor dan pemangku kepentingan terkait dijadwalkan melakukan kunjungan langsung ke <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> untuk meninjau potensi komoditas, investasi, serta peluang kerja sama yang dapat segera direalisasikan.<br><br>Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> optimistis penjajakan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Selain membuka kepastian pasar bagi petani dan nelayan, kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta menambah pendapatan asli daerah dari sektor perdagangan internasional.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_9222_Sagu--Kelapa-hingga-Kopi-Liberika-Meranti-Berpeluang-Masuk-Pasar-Malaysia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/sagu-kelapa-hingga-kopi-liberika-meranti-berpeluang-masuk-pasar-malaysia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Program JALUR Hadir di Desa Sokop, Warga Pesisir Terima Bantuan Sosial dan Pendidikan</guid>
            <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Program JALUR Hadir di Desa Sokop, Warga Pesisir Terima Bantuan Sosial dan Pendidikan]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Warga pesisir di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, menerima bantuan sosial dan layanan pendidi]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Warga pesisir di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, menerima bantuan sosial dan layanan pendidikan melalui Program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang digelar Polres Kepulauan Meranti, Selasa (2/6). <br><br>Kegiatan yang dipimpin Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti Iptu Abdul Roni itu melibatkan personel Satintelkam, Satbinmas, Sie Humas, dan Sie Dokkes. Program tersebut menyasar masyarakat kurang mampu serta anak-anak pesisir yang membutuhkan dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan.<br><br>Dalam kegiatan Sambang Nusa tersebut, petugas menyalurkan bantuan sembako kepada enam warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Bantuan yang diberikan berupa enam karung beras premium ukuran 5 kilogram, tiga papan telur, dan enam bungkus minyak goreng.<br><br>Selain bantuan pangan, <a href="https://www.merantione.com/tag/polres-meranti/" target="_blank">Polres Meranti</a> juga menggelar Program Pustaka Terapung untuk anak-anak pesisir. Melalui kegiatan itu, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya pendidikan sebagai bekal meningkatkan pengetahuan dan masa depan generasi muda di wilayah pesisir.<br><br>Untuk mendukung semangat belajar, anak-anak juga menerima bantuan perlengkapan sekolah berupa satu paket buku, satu kotak pena, dan satu kotak pensil.<br><br>Abdul Roni mengatakan Program JALUR merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah perairan dan pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagai layanan dasar.<br><br>"Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian <a href="https://www.merantione.com/tag/polres-meranti/" target="_blank">Polres Meranti</a> terhadap masyarakat di wilayah perairan dan pesisir yang sulit dijangkau, sehingga kehadiran negara benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Abdul Roni.<br><br>Menurut dia, Program JALUR yang digagas Kapolda Riau tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan, edukasi, dan berbagai pelayanan masyarakat bagi warga yang berada di daerah terpencil.<br><br>Melalui program tersebut, Polres Kepulauan Meranti berupaya memperkuat pendekatan humanis dalam pelayanan kepolisian. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, polisi juga hadir membantu menjawab kebutuhan sosial masyarakat, terutama di kawasan pesisir yang jauh dari pusat layanan publik.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_7061_Program-JALUR-Hadir-di-Desa-Sokop--Warga-Pesisir-Terima-Bantuan-Sosial-dan-Pendidikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/maritim/program-jalur-hadir-di-desa-sokop-warga-pesisir-terima-bantuan-sosial-dan-pendidikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SPMB Harus Bersih dari Titipan dan Diskriminasi</guid>
            <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SPMB Harus Bersih dari Titipan dan Diskriminasi]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 harus]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Bupati <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, H. Asmar, menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.<br><br>Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB jenjang SD dan SMP di Aula Kantor Bupati <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, Rabu (3/6/2026).<br><br>Menurut Asmar, pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa. Karena itu, proses penerimaan murid baru tidak boleh diwarnai praktik diskriminasi, kolusi, maupun nepotisme.<br><br>&quot;Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Sistem penerimaan murid baru harus bebas dari praktik diskriminasi, kolusi maupun nepotisme. Setiap keputusan harus didasarkan pada aturan yang jelas, data yang valid, dan pertimbangan yang adil,&quot; tegasnya.<br><br>Dalam kesempatan itu, Asmar juga meminta seluruh pemangku kepentingan pendidikan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terkait mekanisme SPMB. Ia bahkan menegaskan bahwa tidak ada istilah sekolah favorit.<br><br>&quot;Sekolah favorit itu tidak ada. Semua sekolah memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Yang penting, masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan benar tentang SPMB,&quot; ujarnya.<br><br>Penandatanganan pakta integritas tersebut menjadi bentuk komitmen bersama Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan tanpa intervensi dan sesuai aturan yang berlaku.<br><br>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, Tunjiarto, mengatakan pelaksanaan SPMB merupakan bagian dari upaya menjamin hak masyarakat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas sebagaimana diamanatkan UUD 1945.<br><br>Ia menjelaskan, penerimaan murid baru di Meranti dilaksanakan secara daring sesuai kewenangan pemerintah daerah dan terus diperkuat dengan berbagai program pembangunan pendidikan.<br><br>Tunjiarto mengungkapkan, pada 2026 Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> mendapatkan program revitalisasi untuk 84 sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Sebagian proyek bahkan telah memasuki tahap pelaksanaan oleh pemerintah pusat.<br><br>&quot;Program prioritas pendidikan saat ini tidak hanya penerimaan murid baru, tetapi juga revitalisasi sekolah, pengembangan sekolah inklusif, penguatan sarana pendidikan, hingga peningkatan kualitas layanan pendidikan,&quot; katanya.<br><br>Selain revitalisasi sekolah, Pemkab Meranti juga terus mendorong pembangunan sekolah terintegrasi. Salah satu yang tengah diproses berada di Kecamatan Rangsang dan telah memasuki tahap peninjauan lapangan serta koordinasi lintas sektor.<br><br>Sekolah terintegrasi tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan dengan menggabungkan beberapa jenjang pendidikan dalam satu kawasan yang dilengkapi fasilitas pendukung.<br><br>Di sisi lain, digitalisasi pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Meski masih menghadapi kendala jaringan internet dan pasokan listrik di sejumlah wilayah, pemanfaatan teknologi informasi di sekolah-sekolah terus menunjukkan peningkatan.<br><br>Pemerintah daerah juga berupaya memperkuat layanan pendidikan di wilayah marginal dan perbatasan agar seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan hak belajar yang sama.<br><br>&quot;Kita berupaya semaksimal mungkin agar anak-anak usia sekolah dapat menikmati pendidikan dengan sebaik-baiknya. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan hak masyarakat terhadap pendidikan tetap terpenuhi,&quot; ujar Tunjiarto.<br><br>Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Dewan Pendidikan Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, dan pengurus PGRI, jajaran pengawas sekolah, koordinator wilayah pendidikan, kepala sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pendidikan di Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_3635_SPMB-Harus-Bersih-dari-Titipan-dan-Diskriminasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pendidikan/spmb-harus-bersih-dari-titipan-dan-diskriminasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Melalui Komsos, Babinsa Perkuat Kepedulian Lingkungan</guid>
            <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Melalui Komsos, Babinsa Perkuat Kepedulian Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Pratu Riski Nurdiansah, mengajak perangkat Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kep]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Pratu Riski Nurdiansah, mengajak perangkat Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap faktor keamanan serta menjaga kekompakan masyarakat melalui budaya gotong royong.<br><br>Ajakan itu disampaikan saat kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang digelar bersama perangkat desa di Desa Lemang, Rabu (3/6).<br><br>Dalam pertemuan tersebut, Pratu Riski menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat serta meningkatkan kehati-hatian saat beraktivitas, baik ketika bekerja di kebun maupun saat melakukan perjalanan ke daerah lain.<br><br>Menurut dia, kesadaran terhadap faktor keamanan perlu terus ditingkatkan mengingat berbagai risiko yang dapat muncul dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, semangat gotong royong juga harus tetap dipelihara sebagai modal sosial dalam menjaga keharmonisan lingkungan.<br><br>Pratu Riski juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).<br><br>"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar karhutla tidak terjadi," kata Pratu Riski.<br><br>Melalui kegiatan komsos tersebut, Babinsa berharap hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat semakin erat sehingga berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan di wilayah dapat diantisipasi secara bersama-sama.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_5686_Melalui-Komsos--Babinsa-Perkuat-Kepedulian-Lingkungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/melalui-komsos-babinsa-perkuat-kepedulian-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Babinsa Bersama Masyarakat Sisir Wilayah Rawan Karhutla di Desa Sendaur</guid>
            <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 13:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Babinsa Bersama Masyarakat Sisir Wilayah Rawan Karhutla di Desa Sendaur]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Rab]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Rabu (3/6), Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopda Andri Winaryo, bersama masyarakat melaksanakan patroli karhutla di Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir.<br><br>Patroli menyasar sejumlah area yang berpotensi mengalami kebakaran, terutama lahan-lahan yang rentan saat musim kemarau. Selain memantau kondisi wilayah, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.<br><br>"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan serta dapat merugikan lingkungan dan masyarakat," kata Kopda Andri Winaryo.<br><br>Menurut dia, patroli karhutla dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah munculnya titik api di wilayah binaan Koramil 02/Tebing Tinggi.<br><br>Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.<br><br>Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan maupun titik api di wilayah Desa Sendaur.<br><br>Patroli berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Aparat berharap sinergi antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga potensi karhutla di wilayah Kepulauan Meranti dapat dicegah sejak dini.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_4013_Babinsa-dan-Warga-Patroli-Karhutla-di-Desa-Sendaur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/babinsa-bersama-masyarakat-sisir-wilayah-rawan-karhutla-di-desa-sendaur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Minta PLN Segera Atasi Gangguan Listrik di Merbau dan Tasik Putri Puyu</guid>
            <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 21:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Minta PLN Segera Atasi Gangguan Listrik di Merbau dan Tasik Putri Puyu]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendesak PLN segera mengakhiri gangguan listrik yang dalam dua pekan terakhir dikeluhkan w]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin meminta PLN segera menuntaskan gangguan listrik yang dalam dua pekan terakhir kerap terjadi di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu. Permintaan itu disampaikan setelah banyak warga mengeluhkan pemadaman berulang yang mengganggu aktivitas sehari-hari.<br><br>Persoalan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Muzamil di Aula Kantor Camat Merbau, Selasa (2/6). Hadir dalam pertemuan itu Kepala PLN Selatpanjang Roni Saputra, Manager Unit Layanan PLN Pekanbaru Andika, unsur Forkopimcam, Asisten Sekda Irmansyah, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.<br><br>Menurut Muzamil, pemerintah daerah sengaja mempertemukan masyarakat dan PLN untuk memperoleh penjelasan langsung terkait penyebab gangguan listrik sekaligus mencari solusi agar persoalan tidak berlarut-larut.<br><br>"Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali, terutama saat beban puncak menjelang Magrib hingga malam hari. Kondisi ini harus segera ditangani karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat," ujar Muzamil.<br><br>Warga mengaku pemadaman sering terjadi tanpa pemberitahuan. Selain itu, listrik juga kerap mati-hidup dalam waktu singkat sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan peralatan elektronik rumah tangga.<br><br>Saat ini, sistem kelistrikan di Merbau dan Tasik Putri Puyu memiliki kapasitas sekitar 2,7 megawatt (MW), sedangkan kebutuhan saat beban puncak mencapai 2,6 MW. Tipisnya cadangan daya membuat sistem rentan terganggu ketika salah satu mesin pembangkit mengalami kerusakan.<br><br>Dari hasil dialog, diketahui gangguan listrik dipicu kerusakan mesin pembangkit yang menyebabkan pasokan daya berkurang. Kondisi itu diperparah oleh tidak adanya mesin cadangan serta usia sejumlah peralatan, termasuk transformator dan mesin pembangkit, yang sudah tua.<br><br>Kepala PLN Selatpanjang Roni Saputra menjelaskan gangguan bermula dari tumbangnya pohon yang menimpa jaringan listrik. Insiden tersebut mengakibatkan sistem turbo pada salah satu mesin pembangkit terbakar dan merusak sejumlah komponen lainnya.<br><br>"Akibat gangguan tersebut, kapasitas pasokan listrik berkurang sehingga diperlukan manajemen beban untuk menjaga sistem tetap berjalan," kata Roni.<br><br>Dalam pertemuan itu, sejumlah warga meminta PLN melakukan peremajaan mesin pembangkit dan mengganti trafo yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Lurah Teluk Belitung Masyuri menilai usia mesin yang sudah tua menjadi salah satu penyebab gangguan berulang.<br><br>Sementara itu, Kepala Desa Dedap Mansyur mengusulkan penambahan unit pembangkit baru untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat di Merbau dan Tasik Putri Puyu.<br><br>Menanggapi berbagai masukan tersebut, Muzamil menegaskan bahwa PLN harus bergerak cepat menyelesaikan persoalan yang terjadi. Menurut dia, masyarakat telah memenuhi kewajiban sebagai pelanggan sehingga berhak memperoleh pelayanan yang optimal.<br><br>Ia meminta PLN mempercepat perbaikan mesin yang rusak, menambah kapasitas pembangkit sebagai cadangan saat terjadi gangguan, serta melakukan inspeksi dan penggantian trafo yang sudah tidak layak digunakan.<br><br>Selain itu, Muzamil juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka kepada masyarakat setiap kali terjadi gangguan maupun pemadaman listrik.<br><br>"Kami meminta PLN meningkatkan komunikasi kepada masyarakat, terutama saat terjadi pemadaman listrik. Informasi yang cepat dan jelas sangat penting untuk menjaga kondusivitas di tengah masyarakat," tegasnya.<br><br>Roni memastikan proses perbaikan saat ini tengah berlangsung dan menargetkan sistem kelistrikan kembali normal mulai malam hari.<br><br>"Material pengganti dari Medan telah tiba dan sudah dipasang. Jika tidak ada kendala, mulai malam ini sistem akan kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman. Selanjutnya kami fokus pada pemeliharaan jaringan agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.<br><br>PLN Selatpanjang juga telah berkoordinasi dengan PLN Pekanbaru untuk menambah unit pembangkit baru berkapasitas minimal 500 kilowatt (kW) sebagai cadangan.<br><br>"Kami akan mendapatkan bantuan empat unit pembangkit baru, dan salah satunya akan ditempatkan di Mengkirau," ungkap Roni.<br><br>Usai rapat, Muzamil bersama rombongan meninjau langsung lokasi pembangkit listrik di Kecamatan Merbau untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana dan melihat kondisi mesin yang menjadi sumber gangguan.<br><br>Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap langkah percepatan perbaikan dan penambahan pembangkit tersebut dapat mengakhiri gangguan listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat serta menjaga pasokan listrik tetap stabil di Merbau dan Tasik Putri Puyu.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_9437_PLN-Tambah-Empat-Pembangkit-untuk-Kecamatan-Merbau-dan-Tasik-Putri-Puyu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/wabup-minta-pln-segera-atasi-gangguan-listrik-di-merbau-dan-tasik-putri-puyu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kepulauan Meranti Kirim 64 Peserta ke MTQ Riau di Kuansing</guid>
            <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 15:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kepulauan Meranti Kirim 64 Peserta ke MTQ Riau di Kuansing]]></title>
            <description><![CDATA[PEKANBARU  Kabupaten Kepulauan Meranti menetapkan 64 peserta yang akan memperkuat kafilah daerah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke4]]></description>
            <content><![CDATA[PEKANBARU -- Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> menetapkan 64 peserta yang akan memperkuat kafilah daerah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.<br><br>Kepastian itu mengemuka dalam rapat penetapan peserta MTQ Provinsi Riau yang digelar di Ruang Rapat Melati Lantai III Kantor Gubernur Riau, Selasa, 2 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> diwakili Asisten I Sekretariat Daerah, Tengku Arifin.<br><br>Rapat yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, dihadiri perwakilan 12 kabupaten dan kota se-Riau. Dalam pertemuan tersebut, seluruh daerah menyepakati dan mengesahkan peserta yang akan berlaga pada MTQ tingkat provinsi tahun ini.<br><br>"Total ada 816 peserta yang akan berlomba pada MTQ ke-44 Provinsi Riau. Terdiri dari 808 peserta inti dan 8 peserta cadangan. Seluruhnya telah disahkan dan diterima oleh kabupaten/kota," ujar Zulkifli.<br><br>Menurut dia, berbagai persiapan pelaksanaan MTQ di Kuantan Singingi pada dasarnya telah selesai. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah juga telah memaparkan sejumlah kesiapan, termasuk peluncuran logo resmi MTQ ke-44 Provinsi Riau.<br><br>"Untuk kesiapan sudah selesai, tinggal pelaksanaannya saja. Insya Allah seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses," katanya.<br><br>MTQ ke-44 Provinsi Riau akan mempertandingkan 11 cabang lomba, meliputi Seni Baca Al-Quran, Qira&#039;at Al-Quran, Hafalan Al-Quran, Tafsir Al-Quran, Fahm Al-Quran, Syarh Al-Quran, Seni Kaligrafi Al-Quran, Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH), Musabaqah Hadis Nabi, serta Barzanji.<br><br>Sebanyak 816 peserta dari 12 kabupaten dan kota akan bersaing pada ajang tersebut. Kabupaten Kampar mengirim 73 peserta, Bengkalis 70 peserta, Indragiri Hulu 72 peserta, Indragiri Hilir 64 peserta, Pelalawan 45 peserta, Rokan Hilir 71 peserta, Rokan Hulu 72 peserta, Siak 73 peserta, Kuantan Singingi 71 peserta, <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> 64 peserta, Kota Pekanbaru 70 peserta, dan Kota Dumai 68 peserta.<br><br>Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan MTQ. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang perlombaan semata.<br><br>Menurut Muliardi, MTQ juga harus menjadi sarana memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran dan Hadis.<br><br>Sementara itu, Tengku Arifin menegaskan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> siap memberikan dukungan penuh kepada para peserta yang akan mewakili daerah.<br><br>"Kami bersyukur seluruh proses verifikasi dan penetapan peserta berjalan lancar. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> berkomitmen memberikan dukungan maksimal kepada para kafilah. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil optimal, menjaga nama baik daerah, serta meraih prestasi terbaik pada MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuantan Singingi," ujar Tengku Arifin.<br><br>Ia menilai penetapan peserta menjadi langkah penting untuk mematangkan persiapan sekaligus meningkatkan motivasi kafilah sebelum memasuki arena perlombaan.<br><br>Tengku Arifin juga mengajak masyarakat <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a> memberikan doa dan dukungan kepada para peserta.<br><br>"MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga para kafilah Meranti dapat menjadi duta syiar Islam yang membanggakan," pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_6614_Kepulauan-Meranti-Kirim-64-Peserta-ke-MTQ-Riau-di-Kuansing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/kepulauan-meranti-kirim-64-peserta-ke-mtq-riau-di-kuansing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keberagaman Indonesia Bukti Nyata Kekuatan Pancasila</guid>
            <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 15:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keberagaman Indonesia Bukti Nyata Kekuatan Pancasila]]></title>
            <description><![CDATA[MERANTI  Di tengah berbagai tantangan dunia yang semakin kompleks, mulai dari ketegangan geopolitik hingga disrupsi teknologi, Pancasila d]]></description>
            <content><![CDATA[MERANTI -- Di tengah berbagai tantangan dunia yang semakin kompleks, mulai dari ketegangan geopolitik hingga disrupsi teknologi, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan Indonesia sekaligus menjadi rujukan dalam mewujudkan perdamaian dunia.<br><br>Pesan itu disampaikan Wakil Bupati <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, Muzamil Baharudin, saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati <a href="https://www.merantione.com/tag/kepulauan-meranti/" target="_blank">Kepulauan Meranti</a>, Selasa (2/6/2026).<br><br>Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga mampu menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang berkeadilan.<br><br>Menurut Muzamil, Indonesia telah membuktikan bahwa keberagaman bukan penghalang untuk bersatu. Dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia tetap berdiri sebagai bangsa yang utuh karena berpegang pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.<br><br>&quot;Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,&quot; ujarnya.<br><br>Ia menegaskan, Pancasila juga menjadi jangkar moral Indonesia dalam menghadapi berbagai perubahan global. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ciri bangsa Indonesia dinilai sangat relevan untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia.<br><br>Muzamil menilai Indonesia tidak hanya berperan sebagai penonton dalam percaturan internasional. Kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, keterlibatan dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas menjadi bukti nyata implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.<br><br>&quot;Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan hanya absennya perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,&quot; katanya.<br><br>Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan seiring dengan nilai moral. Karena itu, generasi muda diminta menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<br><br>Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan atau simbol semata, melainkan harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.<br><br>Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, Muzamil berpesan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada keadilan sosial, melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan, serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak persatuan bangsa.<br><br>&quot;Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan tetap hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,&quot; pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/06/_1078_Keberagaman-Indonesia-Bukti-Nyata-Kekuatan-Pancasila.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/Pemerintah-Daerah/keberagaman-indonesia-bukti-nyata-kekuatan-pancasila/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>