<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        



        <title>Meranti One</title>
        
        <link>https://www.merantione.com/</link>
        <description>situs berita online asli Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau</description>
        <lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2026 12:06:09 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 12:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas]]></title>
            <description><![CDATA[Satlantas Polres Kepulauan Meranti saat ini terus menggencarkan himbauan agar masyarakat tertib dan patuh terhadap aturan berlalulintas.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti saat ini terus menggencarkan himbauan agar masyarakat tertib dan patuh terhadap aturan berlalulintas.</p>
Gerakan yang secara intensif dilakukan tersebut merupakan kepedulian pihak Satlantas terkait keselamatan pengendara dan masyarakat pengguna jalan di Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
"Secara intensif tiap sore personil kita memberikan himbauan keselamatan berkendara kepada masyarakat, terutama di jalan Pramuka Selatpanjang," ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita SIK, melalui Kasatlantas AKP Sardiyanto SE, Sabtu (5/9/2026).</p>
Dalam menjalankan tugas, sebutnya, para personel Satlantas memberikan teguran dan edukasi dengan sikap yang humanis kepada para pengendara, terutama yang tidak menggunakan helm disaat berkendara sepeda motor.</p>
"Mereka yang tidak memakai helm kita tegur dan diingatkan secara humanis agar menggunakan helm ketika berkendara. Edukasi seperti ini bertujuan untuk menjaga keselamatan diri ketika bersepeda motor," tuturnya.</p>
Lebih lanjut, Sardiyanto juga kembali menyampaikan beberapa himbauan penting untuk keselamatan berlalulintas kepada masyarakat. Seperti terkait penggunaan helm SNI bagi pengendara sepeda motor dan dilarang melawan arus.</p>
Selain itu, dilarang memarkirkan kendaraan secara sembarangan serta bagi pejalan kaki atau jogging harus menggunakan lajur kiri dan dilarang melalui lajur kanan.</p>
"Kami bertugas mengatur lalulintas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan. Untuk itu, patuhi aturan berlalulintas. Karena keselamatan tanggungjawab kita bersama," pesannya.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_5131_Peduli-Keselamatan-Berkendara--Satlantas-Polres-Meranti-Gencarkan-Himbauan-Tertib-Berlalulintas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/peduli-keselamatan-berkendara-satlantas-polres-meranti-gencarkan-himbauan-tertib-berlalulintas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 14:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Pemetaan produk unggulan dalam KPJU penting dilakukan karena UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian nasional.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri, Jumat (4/9/2026), membuka Focus Group Discussion (FGD) Komoditas, Produk, dan Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Riau Tahun 2026.</p>
Kegiatan yang dilaksanakan Center for Survey and Academic Development (CSAD) Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) UIN Sultan Syarif Kasim Riau bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) tersebut berlangsung di ruang rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
FGD ini merupakan bagian dari penelitian KPJU unggulan UMKM yang dilaksanakan di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Riau.</p>
Tim CSAD UIN Sultan Syarif Kasim Riau dipimpin Direktur CSAD, Dr Ade Ria Nirmala SE MM.</p>
Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti menjelaskan bahwa pemetaan KPJU unggulan merupakan kegiatan Bank Indonesia yang dilaksanakan secara berkala setiap lima tahun. Kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan pada 2015 dan 2021, kemudian kembali dilaksanakan pada 2026.</p>
"KPJU ini dilaksanakan setiap lima tahun. UIN Suska sebelumnya juga terlibat pada 2021 dan tahun ini kembali dipercaya untuk melaksanakan kegiatan yang sama,"  jelas Ade Ria.</p>
Ia mengatakan, pemetaan KPJU penting dilakukan karena UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian nasional. Namun, tidak semua UMKM dapat diberikan bentuk intervensi yang sama.</p>
Karena itu, diperlukan pemetaan terhadap komoditas, produk, maupun jenis usaha yang memiliki potensi dan prospek untuk dikembangkan.</p>
"Tidak mungkin pemerintah memberikan intervensi yang sama terhadap seluruh UMKM. Karena itu, kita perlu melihat UMKM yang memiliki prospek dan potensi tinggi untuk kemudian didukung agar berkembang lebih unggul," ujarnya.</p>
Menurutnya, penetapan KPJU dilakukan dengan pendekatan bottom-up, yakni berdasarkan kondisi, potensi, kebutuhan, dan masukan dari daerah yang bersangkutan.</p>
Sebelum FGD tingkat kabupaten, tim telah melakukan pengumpulan data di sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Data yang digunakan antara lain berasal dari BPS, DPMPTSP Provinsi Riau, serta sejumlah sumber lainnya.</p>
Hasil pemetaan awal tersebut kemudian dibahas kembali dalam FGD untuk menentukan kandidat KPJU unggulan Kabupaten Kepulauan Meranti. Hasilnya akan menjadi salah satu bahan dalam pengolahan KPJU unggulan tingkat Provinsi Riau.</p>
Sementara itu, Sekda Kepulauan Meranti, Sudandri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pemetaan dan pengembangan produk unggulan daerah.</p>
Ia menilai Meranti memiliki sejumlah komoditas yang berpotensi dikembangkan, salah satunya adalah sagu yang telah menjadi salah satu ikon daerah.</p>
"Meranti memiliki produk unggulan tersendiri, salah satunya produk berbasis sagu. Ini bukan hanya komoditas, tetapi sudah menjadi ikon bagi Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Sudandri.</p>
Ia menyebutkan, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki sekitar 40 ribu hektare lahan sagu dengan produksi yang mencapai lebih dari 270 ribu ton per tahun.</p>
Menurutnya, potensi sagu Meranti tidak hanya berada pada produk bahan baku, tetapi juga pada berbagai produk turunannya. Pemerintah daerah mencatat terdapat ratusan jenis produk makanan yang dapat dikembangkan dari komoditas tersebut.</p>
"Potensi sagu kita sangat besar. Pemasarannya juga sudah menjangkau pasar lokal, nasional, bahkan dunia," ujarnya.</p>
Sudandri berharap FGD tersebut dapat menghasilkan masukan konkret mengenai pengembangan UMKM, mulai dari persoalan di sektor hulu hingga hilir.</p>
Karena itu, pemerintah daerah menghadirkan sejumlah kepala OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengembangan UMKM, termasuk sektor koperasi, perbankan, dan perangkat daerah lainnya.</p>
"Kami berharap melalui diskusi ini dapat ditemukan berbagai hambatan dan permasalahan, mulai dari hulu sampai hilir, sehingga produk unggulan daerah dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih maksimal," katanya.</p>
Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah terkait untuk memberikan masukan sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar hasil pemetaan KPJU tidak berhenti pada penetapan komoditas unggulan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pengembangan dan pemberdayaan UMKM.</p>
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, sejumlah kepala OPD terkait, perwakilan perbankan, BPS, serta tamu undangan lainnya.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_9965_Produk-Unggulan-UMKM-Meranti-Didorong-Masuk-Pemetaan-KPJU-Riau-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/produk-unggulan-umkm-meranti-didorong-masuk-pemetaan-kpju-riau-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati H Asmar membuka secara resmi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Kemenag Kepulauan Meranti tahun 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Bupati H Asmar, Jumat (4/9/2026), membuka secara resmi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026.</p>
Pembukaan OMI 2026 yang berlangsung di Aula MTsN 1 Kepulauan Meranti, Selatpanjang tersebut ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Asmar kepada perwakilan peserta secara simbolis.</p>
OMI 2026 merupakan ajang kompetisi akademik yang mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteknologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju".</p>
Dalam sambutannya, Asmar mengatakan bahwa OMI bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan inovasi, sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar mampu mengintegrasikan sains dan teknologi dengan nilai-nilai Islam.</p>
"OMI merupakan ajang bergengsi yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, inovasi, serta memperkuat karakter generasi muda sesuai dengan nilai-nilai Islam," ujarnya.</p>
Menurutnya, tema yang diusung menjadi momentum untuk meningkatkan mutu akademik, mengembangkan talenta peserta didik, serta mendorong inovasi sains dan riset yang tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman.</p>
Melalui berbagai bidang kompetisi, lanjutnya, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, memecahkan masalah, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.</p>
"Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan global, madrasah dituntut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21, berakhlak mulia, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," katanya.</p>
Karena itu, Bupati Asmar mengajak seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas dan integritas.</p>
Ia juga meminta para guru dan pembina untuk terus memberikan bimbingan, motivasi, dan dukungan terbaik kepada peserta didik.</p>
"Saya mengajak seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung tinggi integritas, dan menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang," tuturnya.</p>
Sebagai lulusan madrasah, ia menegaskan bahwa pendidikan madrasah memiliki peluang besar dalam mencetak generasi yang mampu berkarier dan berkontribusi di berbagai bidang, bahkan bisa menjadi bupati seperti dirinya.</p>
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kompetisi dengan sportif, penuh semangat, dan menjunjung tinggi prestasi.</p>
"Saya berharap dengan adanya Olimpiade Madrasah Indonesia ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi madrasah dan peserta didik," ujarnya.</p>
Menurutnya, pelaksanaan OMI yang digelar secara rutin setiap tahun juga menjadi momentum bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan peserta didik.</p>
Ia turut mengingatkan pentingnya penerapan nilai-nilai yang ditekankan dalam Kurikulum Berbasis Cinta yang diluncurkan Kementerian Agama, termasuk kecintaan kepada Allah SWT, ilmu pengetahuan, dan diri sendiri.</p>
Sementara itu, Ketua Panitia OMI 2026 menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan talenta peserta didik, tidak hanya dari sisi prestasi akademik, tetapi juga dalam membangun generasi yang inovatif dan mampu memadukan nilai-nilai Islam, penguasaan sains, serta perspektif ekoteologi.</p>
OMI tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti kali ini diikuti 370 peserta didik dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, serta MA/SMA se-Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
Para peserta berkompetisi dalam berbagai bidang olimpiade terintegrasi, di antaranya Matematika, IPAS, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.</p>
Selain meningkatkan motivasi belajar serta kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, OMI juga menjadi sarana menjaring peserta didik berprestasi untuk mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti pada tingkat provinsi.</p>
Usai membuka OMI, Bupati Asmar berkesempatan meninjau langsung kondisi gedung MTsN 1 Kepulauan Meranti.</p>
Ia menilai bangunan madrasah tersebut sudah sangat baik dan megah, sehingga perlu dijaga serta dirawat secara optimal.</p>
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Misyanto menjelaskan bahwa pembangunan gedung MTsN 1 Kepulauan Meranti merupakan proyek yang bersumber dari SBSN Kementerian PUPR dan telah selesai dikerjakan.</p>
Namun demikian, pembangunan halaman madrasah belum termasuk dalam anggaran tersebut.</p>
"Untuk halamannya belum selesai. Pembangunan halaman ini sementara dilakukan melalui gotong royong dan infak kawan-kawan. Namun, yang terlaksana baru sebagian sehingga masih membutuhkan dana tambahan," jelas Misyanto.</p>
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti maupun pihak lainnya dapat memberikan dukungan sehingga pembangunan halaman madrasah tersebut dapat segera diselesaikan.</p>
Terkait hal itu, Asmar menyampaikan komitmennya untuk membantu penyelesaian pembangunan halaman MTsN 1 Kepulauan Meranti yang saat ini masih dalam tahap renovasi.</p>
Pihaknya berupaya mendukung pembiayaan melalui hibah Pemkab Meranti dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk dari Bank Riau Kepri Syariah dan Bank Syariah Indonesia yang kebetulan kepala cabang kedua perbankan tersebut turut hadir dalam kegiatan.</p>
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Islam Kemenag Kepulauan Meranti H Hasbullah, Kacab BSI Reza, Kacab BRK Syariah Wowid Syahputra, Ketua MUI H Mustafa, Sekretaris Disparpora Husni Mubarak, para kepala madrasah dan ketua komite, serta lainnya.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_2245_Buka-OMI-Kemenag-2026--Bupati-Asmar-Ajak-Siswa-Berinovasi-Soal-Sains-dan-Teknologi-dengan-Nilai-Islam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/buka-omi-kemenag-2026-bupati-asmar-ajak-siswa-berinovasi-soal-sains-dan-teknologi-dengan-nilai-islam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 12:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Kepulauan Meranti Asmar, Kamis (3/9/2026), menerima kunjungan rombongan dari UIN Suska Riau.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Bupati Kepulauan Meranti Asmar, Kamis (3/9/2026), menerima kunjungan rombongan dari Universitas Islam Neger Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.</p>
Pertemuan itu menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas peluang kolaborasi antara UIN Suska Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti, khususnya dalam bidang akademik, kajian, pengembangan potensi daerah, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.</p>
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak UIN Suska Riau ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
"Terima kasih dan selamat datang. Mudah-mudahan nanti bisa berkolaborasi antara UIN dengan Pemkab Kepulauan Meranti," ujar Asmar.</p>
Menurutnya, salah satu potensi daerah yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi tersebut adalah sektor sagu. Kabupaten Kepulauan Meranti dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sagu yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah.</p>
Asmar juga memperkenalkan sagu sebagai bagian dari identitas dan tradisi masyarakat Meranti. Ia bahkan mengajak rombongan UIN Suska Riau untuk mencicipi makanan berbahan dasar sagu sebagai bagian dari pengalaman selama berada di daerah tersebut.</p>
"Tradisi di sini, makanan tradisinya sagu. Meranti ini salah satu daerah penghasil sagu terbesar," katanya.</p>
Sementara itu, perwakilan UIN Suska Riau, Rasmon, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan untuk bersilaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.</p>
Menurutnya, UIN Suska Riau memiliki tim survei dan kajian yang dapat mendukung pemerintah daerah dalam memperoleh data serta rekomendasi untuk penyusunan kebijakan.</p>
"Niat kami hari ini yang pertama bersilaturahmi ke Pak Bupati, temu sapa, kemudian mungkin ada hal-hal lain yang bisa kita kolaborasikan, terutama terkait bidang akademik dan kajian-kajian," ujarnya.</p>
Ia menambahkan, pihak UIN Suska Riau juga membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, termasuk kemungkinan pemberian beasiswa bagi aparatur atau putra-putri daerah Kepulauan Meranti untuk melanjutkan pendidikan pada program studi yang relevan.</p>
Dalam kesempatan yang sama, Direktur CSAD UIN Suska Riau, Dr Ade Ria Nirmala SEMM, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan kajian terhadap sejumlah potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (4/9/2026).</p>
Ia mengatakan, terdapat sejumlah potensi unggulan yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.</p>
"Harapan kami, 10 unggulan dan potensi ini bisa menjadi salah satu referensi bagi Pemkab Meranti untuk membuat sebuah kebijakan," jelas Ade.</p>
Menurutnya, penetapan produk atau sektor unggulan daerah penting agar pengembangannya tidak hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah (OPD). Sebaliknya, seluruh OPD dapat berkolaborasi sesuai tugas dan kewenangannya untuk mendukung pengembangan potensi tersebut.</p>
Ia mencontohkan sejumlah daerah di Riau yang telah menetapkan produk unggulan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah daerah.</p>
"Jangan sampai UMKM ini hanya menjadi pekerjaan dinas UMKM saja. Tujuannya adalah bagaimana kebijakan terhadap sektor unggulan itu bisa menjadi kolaborasi semua OPD," katanya.</p>
FGD tersebut diharapkan dapat menghasilkan masukan konkret mengenai arah kebijakan Pemkab Kepulauan Meranti dalam mengembangkan berbagai potensi daerah, termasuk sektor UMKM, ekonomi lokal, pendidikan, dan komoditas unggulan.</p>
Ade berharap pemerintah daerah dapat melihat hasil kajian tersebut secara komprehensif, sehingga program maupun kebijakan yang telah berjalan dapat semakin diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki potensi menjadi unggulan daerah.</p>
Pada agenda FGD tersebut, Pemkab Kepulauan Meranti juga dijadwalkan diwakili Sekretaris Daerah. Sementara Bupati Asmar tidak dapat hadir karena memiliki agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.</p>
Pertemuan antara UIN Suska Riau dan Pemkab Meranti ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan kajian berbasis data sekaligus mendorong kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.</p>
Turut mendampingi Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Kadis Disperindag Marwan SE, Plt Kadis Koperasi Eko Priyono MSi, Plt Kadis Kominfo Sukri, SE dan Kabag Prokopim Afrinal Yusran.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_8381_Tim-UIN-Suska-Riau-Berkunjung-ke-Meranti--Tawarkan-Kolaborasi-Sejumlah-Bidang-ke-Bupati-Asmar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/tim-uin-suska-riau-berkunjung-ke-meranti-tawarkan-kolaborasi-sejumlah-bidang-ke-bupati-asmar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hafal 30 Juz Al-Qur&#039;an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 12:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hafal 30 Juz Al-Qur&#039;an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[Salah seorang santriwati Ponpes Darul Fikri Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti menerima reward umrah gratis dari ustadz Syafrinaldi.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> -Salah seorang santriwati pondok Pesantren Darul Fikri (PDF) Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti menerima reward umrah gratis dari ustadz Syafrinaldi.</p>
<br>Santriwati Kelas 12 PDF yang bernama Alisa Ramdani tersebut mendapat kesempatan umrah gratis setelah terpilih secara acak yang diundi oleh ustadz Syafrinaldi dari Kota Pekanbaru.<br><br>Ustadz Dr Syafrinaldi SH MH MA merupakan dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. <br><br>Yang mana, pada Rabu (2/9/2026) kemarin, ia hadir untuk mengisi tausiyah dalam agenda Maulid Nabi Muhammad yang digelar oleh <a href="https://www.merantione.com/tag/ponpes-darul-fikri/" target="_blank">Ponpes Darul Fikri</a>.<br><br>Dikesempatan itu, ustadz Syafrinadi memberikan reward kepada santri yang hafal 30 Juz Al-Qur&#039;an di <a href="https://www.merantione.com/tag/ponpes-darul-fikri/" target="_blank">Ponpes Darul Fikri</a>.<br><br>"Alhamdulillah, dari sebanyak 15 orang santri yang hafal 30 Juz Al-Qur&#039;an di Ponpes kami, undian umrah gratis tersebut jatuh kepada ananda kami bernama Alisa Ramdini," ungkap Buya Ahmad Fauzi SAg, pimpinan sekaligus pendiri <a href="https://www.merantione.com/tag/ponpes-darul-fikri/" target="_blank">Ponpes Darul Fikri</a>, Jumat (4/9/2026).<br><br>Dari 15 santri dan santriwati hafal 30 Juz Al-Qur&#039;an itu, sebutnya, ada yang sudah Tasmi&#039; 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, dan 25 Juz.</p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_280219.jpg"><br></p>
Alisa Ramdini sendiri, sudah selesai hafal 30 Juz Al-Qur&#039;an beberapa tahun lalu dan Tasmi&#039; 10 juz.<br><br>"Atas reward ini, kami semua dari keluarga besar ponpes Darul Fikri serta tamu undangan yang hadir merasa begitu terharu dan gembira. Alhamdulillah tentunya kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan kepada santriwati kami tersebut. Semoga reward umrah gratis ini menjadi motivasi bagi yang lain juga," tuturnya.<br><br>Terhadap penghargaan itu pula, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ustadz Syafrinadi dan pihak travel umrah atas reward itu.<br><br>"Semoga kebaikan ustadz Syafrinadi mendapat keberkahan dari Allah SWT, begitu juga dengan pihak travel yang menjadi agen perjalanan umrah tersebut," ucap Buya Fauzi.<br><br>Lebih jauh, pihaknya juga berharap kepada santri dan santriwati lainnya, agar selalu tetap cinta kepada Al-Qur&#039;an dan tidak meninggalkannya, terus menghafal dan belajar ilmu Al-Qur&#039;an.<br><br>Sehingga, lanjutnya, hal itu dapat menjadikan anak yang soleh dan solehah. Dengan begitu pula, terjadi proses kaderisasi ulama di Kabupaten Kepulauan Meranti.<br><br>Disamping itu, Buya Ahmad Fauzi juga mengajak para orang tua agar berkenan menitipkan anaknya untuk di didik di <a href="https://www.merantione.com/tag/ponpes-darul-fikri/" target="_blank">Ponpes Darul Fikri</a>.<br><br>"Salah satu harapan kami juga, agar anak kita senantiasa dididik terus mencintai Al-Qur&#039;an, mulai dari maut TK dan SD. Karena suatu saat Allah pasti memberikan hadiah tersembunyi kepada anak-anak kita. Tidak tahu apa hadiah yang Allah berikan itu, tapi itulah cara Allah untuk memuliakan orang-orang yang selalu berdampingan dengan Al-Qur&#039;an," tutupnya.<br><br>Tausyiah Maulid Nabi Muhammad di <a href="https://www.merantione.com/tag/ponpes-darul-fikri/" target="_blank">Ponpes Darul Fikri</a> tersebut juga ikut dihadiri Camat Tebingtinggi Ratna, berserta sejumlah staf.**<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_8006_Hafal-30-Juz-Al-Qur--039-an--Santriwati-Ponpes-Darul-Fikri-dapat-Reward-Umrah-Gratis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/hafal-30-juz-alqur039an-santriwati-ponpes-darul-fikri-dapat-reward-umrah-gratis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 08:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maklumat Bersama Dikeluarkan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla Makin Diperkuat]]></title>
            <description><![CDATA[Forkopimnda Kabupaten Kepulauan Meranti mengeluarkan maklumat bersama sebagai langkah memperkuat pencegahan dan penanggulangan karhutla. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> -Forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mengeluarkan maklumat bersama sebagai langkah memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).</p>
<br>Maklumat tersebut disepakati dalam rapat koordinasi (rakor) forkopimda yang dipimpin Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (2/9/2026) kemarin.<br><br>Sebagai bentuk keseriusannya, unsur forkopimda yang terdiri dari Bupati Kepulauan Meranti H Asmar, Ketua DPRD H Khalid Ali, Kajari Ricky Makado SH MH, Kapolres AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita SIK, Pabung Bengkalis Mayor Inf Rusli Dingoran, Kepala BPBD M Khardafi, camat serta perwakilan perusahaan menandatangani komitmen bersama.<br><br>Bupati Asmar menegaskan, maklumat tersebut bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menjaga daerah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.<br><br>"Maklumat ini bukan sekadar dokumen, tetapi merupakan komitmen kita bersama dalam menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti agar tetap aman dari Karhutla. Pencegahan dan penanganannya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus melalui kerja sama dan sinergi seluruh pihak," ujar Asmar.<br><br>Menurutnya, Karhutla merupakan persoalan serius karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, pendidikan, perekonomian, transportasi dan aktivitas sosial.<br><br>Karena itu, Asmar meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.<br><br>"Karhutla sangat merugikan masyarakat dan daerah. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama dengan tindakan yang cepat, tepat dan terkoordinasi," katanya.<br><br>Larangan Pembakaran Lahan<br><br>Dalam maklumat bersama tersebut, Forkopimda menegaskan larangan pembakaran lahan, baik oleh korporasi maupun masyarakat.<br><br>Perusahaan, badan usaha maupun kelompok usaha skala besar dilarang melakukan pembukaan lahan atau land clearing, pembersihan lahan untuk penanaman kembali (replanting), maupun pembersihan sisa panen dengan cara dibakar.<br><br>Larangan serupa juga berlaku bagi masyarakat dan petani kecil. Pengelolaan lahan dan pembukaan kebun didorong menggunakan metode tanpa bakar atau Land Clearing Without Burning (PLTB).<br><br>Selain larangan membakar, setiap pemilik atau pengelola lahan, baik perorangan maupun badan hukum, diwajibkan menjaga dan memelihara lahannya serta bertanggung jawab terhadap keamanan lahan dari ancaman atau munculnya titik api.<br><br>Wajib Laporkan Titik Api<br><br>Forkopimda juga menekankan pentingnya penanganan sejak dini. Masyarakat yang menemukan titik api atau kepulan asap sekecil apa pun diminta segera melaporkannya kepada aparat terdekat, seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa/lurah atau Masyarakat Peduli Api (MPA).<br><br>Masyarakat bersama seluruh unsur terkait juga didorong melakukan pemadaman awal secara bergotong royong sebelum api meluas.<br><br>Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa, MPA, perusahaan hingga masyarakat, diminta memperkuat patroli, pemantauan dan deteksi dini.<br><br>Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita mengatakan pencegahan harus diperkuat hingga tingkat desa.<br><br>"Kita harapkan dari kecamatan maupun desa dapat bersama-sama menjaga lingkungan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Semua pemilik lahan perlu didata sehingga ke depannya kita lebih mudah mengetahui siapa pemilik lahan tersebut," kata Gede.<br><br>Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan sistem pemantauan hotspot karena tidak seluruh titik api dapat terdeteksi oleh teknologi tersebut.<br><br>"Di Kabupaten Kepulauan Meranti ini tidak semua titik dapat terbaca oleh hotspot. Karena itu, kita tidak boleh hanya mengandalkan teknologi. Peran masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, aparat dan seluruh elemen sangat diperlukan untuk melakukan pemantauan secara langsung," jelasnya.<br><br>Korporasi Wajib Siapkan Sarana Pemadam<br><br>Maklumat bersama tersebut juga memuat kewajiban bagi korporasi dan usaha skala besar untuk menyediakan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla secara mandiri.<br><br>Pemilik kebun korporasi, badan usaha serta pemilik kebun atau kilang/pabrik sagu perseorangan dengan luas lahan di atas 2 hektare diwajibkan menyediakan fasilitas penanggulangan Karhutla.<br><br>Fasilitas tersebut antara lain embung penampung air baku pemadam dengan kapasitas dan jumlah yang memadai. Dalam maklumat disebutkan embung minimal berukuran 3 x 3 meter dengan kedalaman 3 meter untuk setiap 2 hektare lahan dan dapat disesuaikan dengan kondisi serta luas lahan.<br><br>Untuk wilayah yang sulit mendapatkan sumber air dan memiliki kondisi kering, ukuran maupun kedalaman embung dapat diperbesar.<br><br>Selain embung, sarana yang dipersyaratkan mencakup menara pemantau api, sekat kanal (canal blocking), regu pemadam kebakaran yang terlatih serta peralatan pemadam seperti mesin pompa air bertekanan tinggi, selang hisap dan selang semprot minimal 100 meter beserta perlengkapan pendukung lainnya.<br><br>Sementara bagi pemilik lahan perorangan, diwajibkan menyediakan perigi, sumur atau embung yang dapat difungsikan sebagai sumber air cadangan sekaligus bagian dari perlindungan dini terhadap ancaman Karhutla.<br><br>Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kepulauan Meranti juga diminta membantu masyarakat dan petani di sekitar wilayah operasional melalui penyediaan embung desa, sekat kanal serta peralatan pemadam sederhana.<br><br>Kepala desa bersama TNI, Polri dan pihak terkait juga diminta melakukan pendataan pemilik, lokasi dan luas perkebunan masyarakat guna mempermudah koordinasi apabila terjadi kebakaran.<br><br>Pembakaran Sampah juga Dilarang<br><br>Tidak hanya pembakaran hutan dan lahan, Forkopimda Kepulauan Meranti juga menetapkan pembatasan pembakaran sampah selama musim kemarau.<br><br>Masyarakat dilarang membakar sampah atau melakukan aktivitas memerun di pekarangan rumah, perkantoran, lahan pribadi maupun lahan terbuka lainnya.<br><br>Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas udara sekaligus mencegah api dari aktivitas pembakaran sampah merembet ke lahan yang mudah terbakar.<br><br>Penegakan Hukum bagi Pelaku<br><br>Forkopimda menegaskan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan akan dilakukan secara tegas, transparan dan terukur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br>Pelaku pembakaran yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.<br><br>Khusus terhadap badan hukum atau korporasi yang terbukti melanggar, maklumat tersebut menyebutkan adanya ancaman sanksi pidana serta sanksi administratif, termasuk pencabutan izin usaha, ganti rugi perdata, restorasi atau pemulihan ekosistem hingga penyitaan aset sesuai ketentuan penegakan hukum lingkungan.<br><br>Ketentuan tersebut antara lain merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta peraturan perundang-undangan sektoral terkait.<br><br>Bupati Asmar menegaskan, upaya pencegahan harus menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.<br><br>"Jangan sampai ada pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan dan kemudian merugikan masyarakat luas. Penegakan hukum juga harus berjalan," tegasnya.<br><br>Melalui maklumat bersama tersebut, Forkopimda Kepulauan Meranti mendorong penguatan sinergi mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga masyarakat dan dunia usaha.<br><br>Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, pemetaan wilayah rawan, patroli terpadu, pendataan pemilik lahan, penyediaan sarana pemadam, deteksi dini hingga penanganan cepat ketika ditemukan titik api.<br><br>Dengan komitmen bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap potensi Karhutla dapat ditekan sehingga masyarakat dapat terhindar dari dampak asap dan kerusakan lingkungan.<br><br>"Cegah sebelum terjadi, laporkan segera apabila ditemukan titik api, dan bersama-sama menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti dari ancaman Karhutla," demikian pesan Forkopimda.**<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_5447_Maklumat-Bersama-Dikeluarkan--Pencegahan-dan-Kesiapsiagaan-Karhutla-Makin-Diperkuat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/maklumat-bersama-dikeluarkan-pencegahan-dan-kesiapsiagaan-karhutla-makin-diperkuat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Camat Pulau Merbau Dampingi Dandim Bengkalis Tinjau Jembatan Garuda di Semukut</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 10:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Camat Pulau Merbau Dampingi Dandim Bengkalis Tinjau Jembatan Garuda di Semukut]]></title>
            <description><![CDATA[Progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau dapat perhatian serius dari Kodim Bengkalis.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, mendapat perhatian langsung dari jajaran dari Kodim 0303 Bengkalis.</p>
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (1/9/2026), oleh Dandim Bengkalis tersebut ke lokasi untuk melihat perkembangan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat setempat.</p>
Kedatangan rombongan Kodim itu langsung diterima Camat Pulau Merbau, Hermansyah SH bersama jajaran terkait.</p>
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan pekerjaan di lapangan, sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana.</p>
"Kami menyambut baik kunjungan Dandim Bengkalis untuk melihat langsung progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Semukut. Ini menjadi perhatian bersama karena keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas dan mobilitas masyarakat," ujar Hermansyah.</p>
Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi, tetapi juga memiliki dampak terhadap aktivitas ekonomi dan hubungan antarwilayah masyarakat.</p>
"Harapan kami pembangunan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mendukung berbagai aktivitas warga," katanya.</p>
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Danramil 06 Merbau, Danramil Tebing Tinggi, Pabung, Kepala Desa Semukut serta tokoh masyarakat H Hasan.</p>
Sementara dari jajaran kepolisian, Kapolsek Tebingtinggi Barat diwakili Bhabinkamtibmas Desa Semukut, Opi. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan tokoh masyarakat menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.</p>
Peninjauan di lapangan juga menjadi momentum untuk melihat langsung kondisi pembangunan sekaligus mendengar berbagai hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_6258_Camat-Pulau-Merbau-Dampingi-Dandim-Bengkalis-Tinjau-Jembatan-Garuda-di-Semukut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/camat-pulau-merbau-dampingi-dandim-bengkalis-tinjau-jembatan-garuda-di-semukut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Muzamil Minta ASN Ikut Waspadai Kebakaran dan Tekankan Disiplin Bekerja</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 09:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Muzamil Minta ASN Ikut Waspadai Kebakaran dan Tekankan Disiplin Bekerja]]></title>
            <description><![CDATA[Wabup Muzamil Baharudin, meminta seluruh pegawai turut mengambil peran penting dalam menjaga Kepulauan Meranti dari ancaman kebakaran.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Wakil Bupati Muzamil Baharudin, meminta seluruh pegawai turut mengambil peran penting dalam menjaga Kepulauan Meranti dari ancaman kebakaran.</p>
Bahkan, secara tegas ia mengingatkan seluruh ASN untuk tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memicu terjadinya kebakaran, serta membahayakan lingkungan serta masyarakat.</p>
Hal itu mengingat saat ini dalam kondisi musim kemarau dan fenomena cuaca ekstrem yang dikenal sebagai El Nino Godzilla.</p>
"Jangan membakar sampah sembarangan. Kondisi kemarau seperti sekarang membuat potensi kebakaran semakin besar. Kita semua harus ikut menjaga Meranti agar tetap aman," pesan Muzamil, saat memimpin apel gabungan bersama jajaran pegawai BPKAD, Bapenda dan DPMPTSP, Selasa (1/9/2026) pagi.</p>
Selain itu, Muzamil juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor.</p>
Ia kemudian mengingatkan seluruh ASN dan jajaran perangkat daerah untuk senantiasa menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal.</p>
Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur adalah bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.</p>
Untuk itu, ia berharap kantor pemerintahan tidak hanya menjadi tempat bekerja, tetapi juga mencerminkan pemerintahan yang tertib, bersih, nyaman, dan profesional.</p>
"Jaga kebersihan kantor. Lingkungan kerja yang bersih dan nyaman akan mendukung semangat serta kualitas kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.</p>
Di kesempatan itu, Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran perangkat daerah yang selama masa kepemimpinannya telah berupaya melakukan pembenahan di lingkungan kerja masing-masing.</p>
Lanjutnya, berbagai pembenahan tersebut merupakan bagian dari proses bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinannya bersama Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar.</p>
"Saya bersama Bupati mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh seluruh perangkat daerah. Ada banyak hal yang sudah dibenahi. Ini tentu tidak bisa dilakukan oleh pimpinan saja, tetapi membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran," ungkapnya.</p>
Ia juga berharap semangat pembenahan tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dengan soliditas aparatur, kedisiplinan, lingkungan kerja yang baik, pelayanan publik yang prima, serta optimistis mewujudkan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera.</p>
Apel tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga Meranti bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat-termasuk aparatur yang berada di garis depan pelayanan publik.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_4727_Wabup-Muzamil-Minta-ASN-Ikut-Waspadai-Kebakaran-dan-Tekankan-Disiplin-Bekerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/wabup-muzamil-minta-asn-ikut-waspadai-kebakaran-dan-tekankan-disiplin-bekerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Dorong Program Pemberdayaan Berkelanjutan PT Timah di Meranti</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 09:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Dorong Program Pemberdayaan Berkelanjutan PT Timah di Meranti]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Kepulauan Meranti, Asmar berharap program pemberdayaan melalui RIPPM PT Timah dapat disinergikan secara prioritas bagi masyarakat. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, Selasa (1/9/2026), membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) bersama PT Timah Tbk.</p>
Dalam kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti tersebut, Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada manajemen PT Timah Tbk yang secara konsisten membuka ruang komunikasi, dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat dalam penyusunan serta pembaruan dokumen RIPPM.</p>
"Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar forum untuk menyampaikan program. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung, melihat persoalan yang ada di lapangan, sekaligus menyusun langkah pemberdayaan yang benar-benar memberikan manfaat," ujar Asmar.</p>
Bupati memaparkan bahwa sebagai wilayah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi sumber daya alam yang besar.</p>
Namun, di sisi lain daerah ini masih menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, mulai dari keterbatasan akses, peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi masyarakat, infrastruktur, isu lingkungan, hingga penciptaan lapangan kerja.</p>
Oleh karena itu, Asmar berharap program pemberdayaan melalui RIPPM PT Timah dapat bersinergi secara erat dengan prioritas pembangunan daerah.</p>
Ia menegaskan agar program yang dirancang tidak bersifat bantuan sesaat, melainkan mampu menciptakan kemandirian jangka panjang sehingga masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan.</p>
"Kita ingin penguatan di berbagai sektor nyata, seperti pembinaan UMKM, peningkatan keterampilan warga, pengembangan ekonomi produktif, dukungan sektor perikanan dan pertanian, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan pemuda dan perempuan, serta program yang mendukung kelestarian lingkungan," tambahnya.</p>
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis dalam mengawal, mengkoordinasikan, dan menyinkronkan program pemberdayaan ini agar pelaksanaannya berjalan tepat sasaran, terukur, dan berdampak luas.</p>
"Mari kita susun RIPPM yang tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka. Saya percaya, dengan komitmen bersama, keberadaan PT Timah Tbk di Meranti akan terus memberikan kontribusi positif," tutup Bupati.</p>
Sebelumnya, Division Head Kundur Area PT Timah Tbk, Ronanta menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini merupakan momentum yang sangat penting sebagai wadah untuk menyerap aspirasi dari masyarakat terkait dengan RIPPM-nya.</p>
"Program yang dilakukan oleh PT Timah ini bukan hanya sekedar menyatakan di atas kertas bagus, tetapi juga harus diaplikasikan, terutama di lingkungan operasional," ujarnya.</p>
Ronanta mengatakan, beberapa tahun lalu, pihaknya sudah mengeksploitasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah di Kepulauan Meranti, akan tetapi beberapa tahun belakang ini pihaknya belum beroperasi kembali karena ada kendala terkait dengan begitu tebal atau tingginya lapisan tanah penutup atau overburden.</p>
"Namun, kita tetap memperpanjang IUP-nya selama sepuluh tahun kedepan. Tentu hal ini kami memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat melalui program RIPPM tersebut," imbuhnya.</p>
Sementara itu, Kabid Mineral dan Batubara Dinas ESDM Provinsi Riau, Wan Saiful Effendi AP MSi, juga ikut mengapresiasi kepada PT Timah yang telah melaksanakan forum konsultasi publik ini melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat.</p>
"Menurut kami forum seperti ini sangat penting untuk memastikan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat di sekitar wilayah kegiatan," ungkapnya.</p>
RIPPM bukan hanya merupakan dokumen perencanaan program tapi harus menjadi instrumen untuk memastikan bahwa keberadaan kegiatan usaha dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan.</p>
Oleh karena itu pembaruan RIPPM perlu melihat kondisi aktual di lapangan, potensi daerah serta kebutuhan masyarakat dan program yang dirancang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas kemandirian, kesejahteraan dan dalam jangka panjang.</p>
"Khusus di Kepulauan Meranti kita memahami bahwa masyarakat memiliki karakteristik dan potensi yang sangat beragam. Karena itu program-program pemberdayaan perlu mempertimbangkan potensi lokal serta sumber penghidupan masyarakat termasuk sektor perikanan, pertanian, usaha mikro dan kecil. Peningkatan keterampilan, pendidikan serta bidang-bidang lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat," tambahnya.</p>
Kegiatan FGD juga dihadiri CSR Section Head CSR dan CE Kundur Area Dyna; perwakilan PT Sucofindo Semarang Dede Abdul Hasyir SE Ak MAk dan Retno Suryani.</p>
Turut hadir jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, para camat, kepala desa, serta Ketua Nelayan Kecamatan Rangsang.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_3705_Pemkab-Dorong-Program-Pemberdayaan-Berkelanjutan-PT-Timah-di-Meranti.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/pemkab-dorong-program-pemberdayaan-berkelanjutan-pt-timah-di-meranti/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Disinformasi dan Deepfake, Pemkab Meranti Perkuat Komunikasi Publik</guid>
            <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 09:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Disinformasi dan Deepfake, Pemkab Meranti Perkuat Komunikasi Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Kepulauan Meranti memperkuat komunikasi publik dalam menghadapi disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, serta disrupsi informasi. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memperkuat komunikasi publik dalam menghadapi disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, serta disrupsi informasi yang semakin berkembang di ruang digital.</p>
Penguatan tersebut menjadi perhatian Pemkab Meranti setelah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) secara daring, Selasa (1/9/2026).</p>
Rakor tersebut mengangkat tema "Optimalisasi Peran Humas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Disinformasi, Fitnah, Ujaran Kebencian, dan Disrupsi Informasi".</p>
Kegiatan itu diikuti humas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah se-Indonesia. Pemkab Meranti mengikuti rakor melalui Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Sukri serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Meranti, Yusran.</p>
Sukri mengatakan perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi yang tidak seluruhnya dapat dipastikan kebenarannya.</p>
"Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat. Namun, di sisi lain, kita juga menghadapi tantangan berupa hoaks, disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, bahkan deepfake yang penyebarannya sangat cepat," ujar Sukri.</p>
Menurutnya, humas pemerintah tidak cukup hanya bertindak setelah informasi keliru beredar. Deteksi dini, koordinasi dengan pimpinan dan perangkat daerah, serta penyampaian informasi berdasarkan data dan fakta perlu terus diperkuat.</p>
Sukri juga menekankan pentingnya menghindari kekosongan informasi. Keterlambatan pemerintah dalam memberikan penjelasan, kata dia, dapat membuka ruang bagi berkembangnya informasi yang belum tentu benar.</p>
"Kami akan terus memperkuat komunikasi publik melalui berbagai kanal informasi pemerintah. Upaya ini bukan hanya untuk menangkal hoaks, tetapi juga menghadirkan informasi yang benar, positif, transparan, dan mudah dipahami masyarakat," katanya.</p>
Sukri menambahkan, pihaknya juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan wartawan atau media untuk kepentingan tertentu. Karena itu, verifikasi identitas dan legalitas media dinilai penting dalam membangun hubungan kemitraan yang sehat.</p>
Sementara itu, Kepala Bagian Prokopim Setda Meranti, Yusran, mengatakan penguatan komunikasi publik perlu diiringi hubungan yang profesional antara pemerintah, media massa, dan masyarakat.</p>
Menurutnya, pemerintah tetap menghormati kemerdekaan pers serta fungsi media sebagai kontrol sosial. Namun, informasi yang disampaikan kepada masyarakat perlu mengedepankan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan etika jurnalistik.</p>
"Pemerintah tentu menghormati kebebasan pers. Namun, kami berharap setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui proses jurnalistik yang profesional, terverifikasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Yusran.</p>
Ia mengatakan komunikasi dan klarifikasi menjadi bagian penting ketika terdapat informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta atau berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.</p>
"Apabila terdapat informasi yang tidak sesuai dengan fakta, tentu ada mekanisme yang dapat ditempuh. Yang terpenting adalah membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah, media, dan masyarakat," ujarnya.</p>
Menurut Yusran lagi, tantangan komunikasi publik saat ini tidak hanya berasal dari media sosial. Arus informasi yang begitu cepat juga dapat membuat sebuah isu berkembang luas dalam waktu singkat.</p>
Dalam rakor tersebut, Menko Polkam Djamari Chaniago menekankan pentingnya komunikasi publik yang cepat, tepat, santun, menenangkan, dan terkoordinasi.</p>
Sementara itu, Menkomdigi Meutya Hafid menekankan pentingnya respons pada fase awal atau golden hour, verifikasi sumber informasi, serta penguatan koordinasi antarlembaga.</p>
Wamendagri Bima Arya juga mengingatkan agar humas pemerintah tidak lagi bekerja secara reaktif. Humas harus mampu menjadi mata, telinga, sekaligus penghubung strategis antara pimpinan dan masyarakat.</p>
Rakor tersebut diikuti 852 peserta, terdiri dari 200 peserta secara langsung dan 652 peserta secara daring.</p>
Forum tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk disrupsi informasi sekaligus menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan ruang digital.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_4112_Hadapi-Disinformasi-dan-Deepfake--Pemkab-Meranti-Perkuat-Komunikasi-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/hadapi-disinformasi-dan-deepfake-pemkab-meranti-perkuat-komunikasi-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Camat Pulau Merbau Titip Harapan ke Tim Mabes TNI Soal Penguatan Sarpras Karhutla</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 10:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Camat Pulau Merbau Titip Harapan ke Tim Mabes TNI Soal Penguatan Sarpras Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[Pemcam Pulau Merbau berharap kunjungan tim Mabes TNI ke wilayah tersebut dapat membuahkan hasil optimal terkait penanganan karhutla. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, berharap kunjungan Perwira Menengah (Pamen) Mabes TNI ke wilayah tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi.</p>
Lebih jauh, kunjungan itu diharapkan menjadi pintu masuk untuk membawa kebutuhan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Merbau ke tingkat pusat.</p>
Harapan tersebut disampaikan <a href="https://www.merantione.com/tag/camat-pulau-merbau/" target="_blank">Camat Pulau Merbau</a>, Hermansyah SH, saat menerima kunjungan Kolonel ADM Dayatmoko dan Letkol CKM Widodo Nugroho dalam kegiatan silaturahmi sekaligus sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla, Senin (31/8/2026).</p>
Menurut Hermansyah, persoalan karhutla di wilayah kecamatan membutuhkan kesiapan yang tidak hanya mengandalkan personel.</p>
Dukungan sarana dan prasarana di tingkat desa juga menjadi kebutuhan penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat ketika terjadi kebakaran.</p>
Apalagi, kondisi geografis Pulau Merbau membuat dukungan peralatan dan sumber air menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan.</p>
Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan tersebut secara lebih konkret.</p>
Hermansyah menyampaikan apresiasinya atas kedatangan tim Mabes TNI yang bersedia berdialog langsung dengan pemerintah kecamatan, aparat, pemerintah desa, pemilik lahan, pengelola kebun sagu, serta masyarakat.</p>
"Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau mengucapkan terimakasih pada MABES TNI yang telah berkunjung sekaligus melaksanakan kegiatan Sosialisasi Karhutla," ujar Hermansyah.</p>
Ia berharap komunikasi yang terbangun dalam kunjungan tersebut dapat dilanjutkan dengan dukungan nyata, khususnya untuk memperkuat kemampuan desa dalam menghadapi ancaman karhutla.</p>
Harapan itu semakin kuat setelah rombongan Mabes TNI bersama <a href="https://www.merantione.com/tag/camat-pulau-merbau/" target="_blank">Camat Pulau Merbau</a>, Danramil 06 Merbau, Kapolsek Tebingtinggi Barat dan para kepala desa turun langsung meninjau kondisi lapangan.</p>
Rombongan mengunjungi Puskesmas Kecamatan Pulau Merbau, kemudian melihat sumber air di Sungai Sialang dan melanjutkan peninjauan ke kawasan ladang di perbatasan Desa Renak Dungun dan Desa Batang Meranti.</p>
Peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah sekaligus potensi dukungan yang diperlukan apabila terjadi karhutla.</p>
Bagi pemerintah kecamatan, melihat kondisi lapangan secara langsung menjadi langkah penting agar kebutuhan daerah dapat disampaikan berdasarkan situasi nyata.</p>
Hermansyah menilai keterlibatan banyak unsur tersebut menunjukkan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Namun, sinergi tersebut juga perlu ditopang dengan fasilitas yang memadai agar upaya di lapangan tidak terkendala ketika menghadapi kondisi darurat.</p>
Ia pun menitipkan harapan agar Kolonel ADM Dayatmoko dapat membawa aspirasi tersebut kepada pimpinan tertinggi di tingkat pusat. Menurutnya, dukungan peralatan di setiap desa akan memperkuat langkah pencegahan sekaligus mempercepat respons apabila kebakaran terjadi.</p>
"Harapan semoga Bapak Kolonel ADM Dayatmoko dapat menyampaikan dengan Pimpinan tertinggi di pusat melalui Panglima untuk membantu sarana dan prasarana untuk karhutla di setiap desa di wilayah Kecamatan Pulau Merbau," tutup Hermansyah.</p>
Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi itu melibatkan Danramil 06/Merbau Kapten ARH Rickman Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D Turnip, SE beserta Kanit Intelkam, para kepala UPT se-Kecamatan Pulau Merbau, kepala desa dan Ketua BPD se-kecamatan, pemilik lahan dan kebun sagu, MPA Kecamatan Pulau Merbau, Ketua LAMR Kecamatan Pulau Merbau Datuk H. Kaharuddin, serta mahasiswa KKN dari STAI Nurul Hidayah Selatpanjang.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_5556_Camat-Pulau-Merbau-Titip-Harapan-ke-Tim-Mabes-TNI-Soal-Penguatan-Sarpras-Karhutla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/camat-pulau-merbau-titip-harapan-ke-tim-mabes-tni-soal-penguatan-sarpras-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Mabes TNI Cek Sumber Air dan Lahan Rawan Karhutla di Pulau Merbau</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Mabes TNI Cek Sumber Air dan Lahan Rawan Karhutla di Pulau Merbau]]></title>
            <description><![CDATA[Penanganan karhutla di Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, sangat membutuhkan berbagai unsur pendukung.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, sangat membutuhkan berbagai unsur pendukung.</p>
Ketersediaan sumber air, akses menuju lokasi dan dukungan peralatan juga menjadi faktor penting yang menentukan cepat atau lambatnya penanganan ketika api muncul.</p>
Hal itu terlihat saat Perwira Menengah (Pamen) Mabes TNI, Kolonel ADM Dayatmoko dan Letkol CKM Widodo Nugroho, turun langsung melihat sejumlah titik di Kecamatan Pulau Merbau, Senin (31/8/2026).</p>
Kunjungan tersebut merupakan rangkaian silaturahmi dan sosialisasi pencegahan serta penanggulangan karhutla yang digelar di Aula Kantor Camat Pulau Merbau, Desa Renak Dungun.</p>
Berbeda dari kegiatan sosialisasi yang hanya berlangsung di ruang pertemuan, rombongan melanjutkan agenda dengan melihat langsung kondisi di lapangan. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah sumber air di Sungai Sialang.</p>
Sumber air menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan menghadapi karhutla, khususnya ketika petugas harus melakukan pemadaman di lokasi yang jauh dari permukiman atau memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendukung.</p>
Dari Sungai Sialang, rombongan kemudian bergerak menuju kawasan ladang di perbatasan Desa Renak Dungun dan Desa Batang Meranti. Peninjauan dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi wilayah sekaligus potensi tantangan yang dapat dihadapi ketika terjadi kebakaran.</p>
Camat Pulau Merbau, Hermansyah SH, mengatakan kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi pemerintah kecamatan untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan penanganan karhutla secara langsung.</p>
Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas karena penanganan akan jauh lebih sulit apabila api sudah meluas.</p>
"Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau mengucapkan terimakasih pada MABES TNI yang telah berkunjung sekaligus melaksanakan kegiatan Sosialisasi Karhutla," kata Hermansyah.</p>
Dalam kegiatan tersebut, Mabes TNI juga berdialog dengan sejumlah unsur yang selama ini bersentuhan langsung dengan persoalan lahan dan lingkungan. Mulai dari pemerintah desa, aparat TNI-Polri, pemilik lahan dan kebun sagu, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga unsur masyarakat.</p>
Turut hadir Danramil 06/Merbau Kapten ARH Rickman Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D Turnip SE beserta Kanit Intelkam, para kepala UPT se-Kecamatan Pulau Merbau, kepala desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Pulau Merbau, Ketua LAMR Kecamatan Pulau Merbau Datuk H Kaharuddin, serta mahasiswa KKN dari STAI Nurul Hidayah Selatpanjang.</p>
Menurut Hermansyah, sinergi tersebut penting karena upaya pencegahan karhutla tidak dapat dibebankan kepada aparat saja. Masyarakat dan pemilik lahan juga memiliki peran besar dalam memastikan aktivitas di kawasan perkebunan tidak berkembang menjadi sumber kebakaran.</p>
Selain meninjau sumber air dan lahan, rombongan juga mengunjungi Puskesmas Kecamatan Pulau Merbau. Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan berakhir pukul 11.40 WIB.</p>
Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sosialisasi, tetapi berlanjut pada perhatian terhadap kebutuhan nyata di lapangan. Terutama penguatan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla di tingkat desa.</p>
Hermansyah berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah pusat untuk melihat kebutuhan Pulau Merbau secara lebih konkret.</p>
"Harapan semoga Bapak Kolonel ADM Dayatmoko dapat menyampaikan dengan Pimpinan tertinggi di pusat melalui Panglima untuk membantu sarana dan prasarana untuk karhutla di setiap desa di wilayah Kecamatan Pulau Merbau," tegasnya.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/09/_1086_Tim-Mabes-TNI-Cek-Sumber-Air-dan-Lahan-Rawan-Karhutla-di-Pulau-Merbau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/tim-mabes-tni-cek-sumber-air-dan-lahan-rawan-karhutla-di-pulau-merbau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gandeng Pemkab, Satlantas Polres Meranti Kampanyekan Keselamatan Berkendara</guid>
            <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 15:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gandeng Pemkab, Satlantas Polres Meranti Kampanyekan Keselamatan Berkendara]]></title>
            <description><![CDATA[Satlantas Polres Kepulauan Meranti terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya demi menjaga keselamatan diri.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya demi menjaga keselamatan diri.</p>
<p>
Salah satu langkah yang diterobos oleh Satlantas, yakni melalui program <a href="https://www.merantione.com/tag/kampanye-keselamatan/" target="_blank">Kampanye Keselamatan</a> Berkendara dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
<p>
Giat <a href="https://www.merantione.com/tag/kampanye-keselamatan/" target="_blank">Kampanye Keselamatan</a> tersebut dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (31/8/2026). Dihadiri Sekda Sudandri Jauzah, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, para Kabag Setdakab dan ASN.</p>
<p>
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita SIK, melalui Kasatlantas AKP Sardiyanto SE, pada kesempatan itu mengajak aparatur sipil negara (ASN) pemerintahan menjadi pelopor keselamatan berkendara.</p>
<p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_275856.jpg"><br>
</p>
<p>"Kepatuhan dan ketertiban berlalulintas ini memang menjadi perhatian serius kita. Untuk itu, kita merangkul berbagai pihak, terlebih ASN agar sama-sama menjadi pelopor keselamatan berkendara," ungkapnya.</p>
<p>
Pihaknya berharap kerjasama dalam hal menjaga keselamatan berkendara ini dapat dijalankan dengan baik oleh para ASN pemerintahan dan masyarakat secara umumnya.</p>
<p>
"Sejauh ini, kesadaran patuh dan taat berlangsung di Meranti mulai meningkat. Namun, hal itu tentunya perlu lebih kita tingkatkan lagi agar masyarakat benar-benar tertib berkendara, sehingga keselamatan bersama tetap terjaga," tutur Sardiyanto.</p>
<p>
Lebih lanjut, ia juga membeberkan beberapa poin penting yang perlu jadi perhatian bersama dalam hal keselamatan berlalulintas dan berkendara.</p>
<p>
Seperti halnya pengendara yang harus selalu taat dalam berlalu lintas dengan menggunakan helm, menjaga keselamatan dan kenyamanan pada saat berkendara, mengutamakan keselamatan daripada kecepatan dan pengendara dilarang melawan arus.</p>
<p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/2723d092b63885e0d7c260cc007e8b9d_275859.jpg"><br>
</p>
<p>Terutama pada sore hari di Jalan Pramuka Dorak, sebut Kasatlantas, masih banyak masyarakat yang tidak mengunakan helm dan melawan harus.</p>
<p>
"Untuk itu, kami menghimbau masyarakat selalu taat aturan-aturan berlalulintas. Jangan abai dan cuek, karena ini demi menjaga keselamatan diri sendiri dan juga orang lain," himbaunya.</p>
<p>
Selain itu, demi kenyamanan bersama, masyarakat juga dihimbau oleh Satlantas agar memarkirkan kendaraannya dengan baik sesuai tempat ketika berhenti.**

</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_8874_Gandeng-Pemkab-Meranti--Satlantas-Polres-Meranti-Kampanyekan-Keselamatan-Berkendara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/gandeng-pemkab-satlantas-polres-meranti-kampanyekan-keselamatan-berkendara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengurus KONI Meranti Resmi Dikukuhkan, Pemkab Dorong Penguatan Pembinaan Atlet</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 10:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengurus KONI Meranti Resmi Dikukuhkan, Pemkab Dorong Penguatan Pembinaan Atlet]]></title>
            <description><![CDATA[Pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 20262030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Sabtu (29/8/2026) malam. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2026-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Sabtu (29/8/2026) malam di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selatpanjang.</p>
<p>
Atas terbentuk kepengurusan KONI yang baru ini, Pemkab Kepulauan Meranti memberikan dorongan untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan, guna meningkatkan prestasi atlet dan mengharumkan nama daerah.</p>
<p>Dalam sambutannya, Hidayat Abdurrahman yang dipercaya memimpin KONI Kabupaten Kepulauan Meranti untuk masa bakti 2026-2030, menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk membangun ekosistem olahraga yang modern, berprestasi dan berkelanjutan.</p>
<p>Ia menyampaikan, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus kepengurusan KONI Kepulauan Meranti ke depan.</p>
<p>Pertama, memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Kedua, memperluas pembinaan atlet usia dini dengan menjaring bibit-bibit potensial dari sekolah dan kecamatan. Ketiga, meningkatkan kesejahteraan serta fasilitas bagi atlet dan pelatih.</p>
<p>Hidayat juga mengajak seluruh pengurus cabang olahraga untuk segera menyusun program pembinaan dan latihan yang terukur sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang direncanakan pada 2027.</p>
<p>"Kita harus bekerja keras dengan mengedepankan transparansi dan komitmen bersama. Mulai hari ini, tidak ada lagi waktu untuk bersantai. Kita harus merapatkan barisan dan mempersiapkan atlet agar Meranti mampu bersaing dengan daerah lain," ujarnya.</p>
<p>Sekda Kepulauan Meranti, Sudandri yang mewakili Bupati, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Meranti yang baru dilantik dan dikukuhkan.</p>
<p>Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan menjadi awal dari amanah dan tanggung jawab bersama untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti semakin maju dan berprestasi.</p>
<p>"Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti menjadi semakin maju, berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah," kata Sudandri.</p>
<p>Ia mengatakan, Kepulauan Meranti memiliki potensi atlet muda yang cukup besar. Potensi tersebut perlu mendapatkan pembinaan secara konsisten dan berkelanjutan, mulai dari usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana hingga pemberian kesempatan mengikuti berbagai kompetisi.</p>
<p>"Yang kita perlukan adalah bagaimana potensi tersebut dibina secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kesempatan mengikuti berbagai kompetisi," jelasnya.</p>
<p>Sudandri juga meminta KONI tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi ketika menghadapi pertandingan, tetapi membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkesinambungan.</p>
<p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_274334.jpg"><br></p>
<p>"Kita ingin melahirkan atlet-atlet Meranti yang bukan hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menegaskan, pembangunan olahraga tidak dapat dilakukan oleh KONI secara sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, dunia usaha, masyarakat, pelatih, orang tua dan para atlet.</p>
<p>"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan di bidang olahraga sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.</p>
<p>Namun demikian, dukungan tersebut harus diiringi dengan tata kelola organisasi yang baik, program yang jelas serta penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Kepada para atlet, Sudandri berpesan agar terus berlatih, menjaga disiplin dan tidak mudah menyerah. Menurutnya, prestasi tidak dapat diraih secara instan, tetapi membutuhkan proses panjang, kerja keras dan perjuangan.</p>
<p>"Prestasi tidak lahir dalam waktu singkat. Ada proses panjang, ada keringat, ada kegagalan dan ada perjuangan yang harus dilalui," katanya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan agar setiap pertandingan dijadikan sebagai momentum untuk menunjukkan semangat, sportivitas dan menjaga nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti.</p>
<p>Mengakhiri sambutannya, Sekda Kepulauan Meranti kembali mengajak seluruh jajaran KONI dan insan olahraga untuk menyatukan langkah dalam membangun prestasi olahraga daerah.</p>
<p>"Kepada pengurus KONI masa bakti 2026&ndash;2030, sekali lagi saya ucapkan selamat menjalankan amanah. Mari kita satukan langkah, kita kuatkan pembinaan dan kita bangun prestasi olahraga Kepulauan Meranti secara bersama-sama," tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Riau Iskandar Hoesin menyampaikan bahwa Kepulauan Meranti memiliki potensi atlet yang cukup besar. Sejumlah atlet asal Meranti bahkan telah mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Ia menilai potensi tersebut perlu dipetakan dan dibina secara serius sehingga Kepulauan Meranti dapat berkembang menjadi salah satu daerah penghasil atlet berprestasi di Provinsi Riau.</p>
<p>"Kepulauan Meranti memiliki atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi lebih tinggi. KONI Kepulauan Meranti perlu mengkaji dan menganalisa lebih dalam potensi atlet dan cabang olahraga yang menjadi unggulan," ujar Iskandar.</p>
<p>Menurutnya, dengan pembinaan yang serius, terarah dan berkelanjutan, bukan tidak mungkin Kepulauan Meranti menjadi salah satu lumbung atlet berprestasi Provinsi Riau, bahkan mampu melahirkan atlet yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional.</p>
<p>Turut hadir Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga SH, Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, perwakilan Kejaksaan Negeri, Danposal Selatpanjang, Asisten III Setdakab serta sejumlah camat.**<br>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_7152_Pengurus-KONI-Meranti-Resmi-Dikukuhkan--Pemkab-Dorong-Penguatan-Pembinaan-Atlet.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/pengurus-koni-meranti-resmi-dikukuhkan-pemkab-dorong-penguatan-pembinaan-atlet/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beri Saguhati, Pemkab Meranti Lepas Empat Wakil Riau ke MTQ Nasional</guid>
            <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 14:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beri Saguhati, Pemkab Meranti Lepas Empat Wakil Riau ke MTQ Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Sekda Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, Jumat (28/8/2026), melepas empat putraputri yang mewakili Provinsi Riau di MTQ Nasional 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, Jumat (28/8/2026), melepas empat putra-putri terbaik daerah yang akan mewakili Provinsi Riau pada Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.</p>
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga memberikan saguhati sebesar Rp5 juta kepada masing-masing peserta sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih pada MTQ tingkat Provinsi Riau.</p>
Empat peserta tersebut yakni M Habibulhaq Al Hanif, cabang 30 juz plus tafsir bahasa Arab; Rizki Arya Dinata, cabang tilawah anak-anak putra; Bunga Indah Mustika, cabang tilawah remaja putri; dan Nur Syahfatin, cabang tilawah anak-anak putri.</p>
Dalam sambutannya, Sudandri yang mewakili Bupati Kepulauan Meranti,  menyampaikan rasa bangga atas capaian para peserta yang berhasil membawa nama Kepulauan Meranti hingga ke tingkat nasional.</p>
"Ini merupakan sebuah majelis kehormatan bisa berkumpul dengan para juara yang nanti akan bertarung di tingkat nasional dan insyaallah pada tingkat internasional," ujar Sudandri.</p>
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Kepulauan Meranti mampu bersaing dan berprestasi meski daerah masih menghadapi berbagai keterbatasan.</p>
Pihaknya juga mengapresiasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur&#039;an (LPTQ) yang terus melakukan pembinaan terhadap generasi muda Meranti.</p>
"Ini menunjukkan wujud keseriusan LPTQ dalam membina putra-putri kita mengejar prestasi demi mengharumkan nama daerah. Kita doakan berprestasi di tingkat nasional dan juga dunia," katanya.</p>
Ia berpesan kepada para peserta agar menjaga kesehatan, terus mengasah kemampuan dan tetap memperhatikan pendidikan.</p>
Sudandri menegaskan, keberhasilan yang diraih para qori dan qoriah tersebut merupakan hasil kerja bersama antara peserta, keluarga, pembina, LPTQ dan pemerintah daerah.</p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/013d407166ec4fa56eb1e1f8cbe183b9_272600.jpg"><br></p>
"Ini bukanlah kerja perorangan, namun pekerjaan bersama bahu-membahu dalam mewujudkan apa yang diharapkan. Apapun yang telah dicapai anak-anak ini merupakan prestasi kita bersama," ujarnya.</p>
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda di bidang Al-Qur&#039;an.</p>
"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat mengapresiasi atas capaian ini. Ke depan bersama kita akan formulasikan upaya untuk meningkatkan pembinaan dari segala sisi," pungkasnya.</p>
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Kepulauan Meranti, ustadz Al Jufri, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai terus memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang Alquran.</p>
Ia berharap pembinaan dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak putra-putri Meranti yang mampu berprestasi hingga tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.</p>
Salah satu peserta, M Habibulhaq Al Hanif, juga memiliki prestasi internasional.</p>
Ia merupakan utusan Indonesia yang berhasil menempati peringkat keenam pada MHQ Internasional Al Malik Abdul Aziz Addauliyah di Mekkah, Arab Saudi, tahun 2026.</p>
LPTQ Kepulauan Meranti selanjutnya menargetkan peningkatan prestasi dengan membidik posisi empat atau lima besar pada MTQ tingkat Provinsi Riau mendatang.</p>
Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Febriyadi, Asisten III Bidang Administrasi Umum Atan Ibrahim, serta Kabag Kesra Sekretariat Daerah Syafrizal.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_6888_Beri-Saguhati--Pemkab-Meranti-Lepas-Empat-Wakil-Riau-ke-MTQ-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/beri-saguhati-pemkab-meranti-lepas-empat-wakil-riau-ke-mtq-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Krisis Listrik di Pulau Rangsang, Sopandi Segera Surati Komisi XII DPR RI</guid>
            <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 09:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Krisis Listrik di Pulau Rangsang, Sopandi Segera Surati Komisi XII DPR RI]]></title>
            <description><![CDATA[Pasokan listrik di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini dalam kondisi tidak baikbaik saja. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Pasokan listrik di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.</p>
Warga terpaksa beradaptasi dengan pemadaman hingga berjam-jam akibat berkurangnya kemampuan pembangkit di PLTD Sub Rayon PLN Desa Lemang.</p>
Pemadaman yang terjadi secara mendadak juga turut menimbulkan kekhawatiran terhadap rusaknya peralatan elektronik warga.</p>
Seperti yang dikeluhkan salah seorang warga Rangsang Barat, Nasir, yang menyebutkan bahwa pemadaman listrik akhir-akhir ini semakin sering terjadi.</p>
"Sekarang pemadaman bergilirnya semakin sering terjadi. Bahkan listrik juga sering mati secara mendadak," ungkapnya.</p>
Keluhan masyarakat tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti dari Fraksi PAN, <a href="https://www.merantione.com/tag/sopandi/" target="_blank">Sopandi</a> SSos.</p>
Ia pun langsung mendatangi PLTD Lemang pada Rabu (26/8/2026), untuk melihat kondisi pembangkit dan mencari tahu penyebab semakin buruknya pasokan listrik di dua kecamatan tersebut.</p>
"Kami telah melihat langsung ke PLTD Lemang karena sedang krisis listrik di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir," ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).</p>
<a href="https://www.merantione.com/tag/sopandi/" target="_blank">Sopandi</a> mengatakan, masyarakat sudah merasakan krisis listrik tersebut dalam kurun waktu sekitar lima bulan. Dalam periode itu, pola pemadaman berubah dari yang sebelumnya relatif terbatas menjadi semakin panjang.</p>
"Awalnya pemadaman bergilir 5:1, lima hari menyala, satu hari pemadaman beberapa jam. Kemudian jadi 2:1 dan sejak beberapa hari ini jadi 8 jam menyala 8 jam padam listriknya," jelas <a href="https://www.merantione.com/tag/sopandi/" target="_blank">Sopandi</a>.</p>
Kondisi tersebut, menurutnya harus segera diatasi. PLN diminta tidak hanya fokus mengembalikan mesin yang rusak, tetapi juga memastikan sistem kelistrikan di wilayah tersebut memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.</p>
"Saya harap krisis listrik yang dialami warga segera diatasi dan dioptimalkan, supaya tidak ada lagi keluhan dari masyarakat," ucapnya.</p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/9fc3d7152ba9336a670e36d0ed79bc43_272296.jpg"><br></p>
Masyarakat di Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir membutuhkan kepastian pelayanan listrik. Karena pemadaman berkepanjangan tanpa solusi jelas dinilai berpotensi menghambat aktivitas warga</p>
"Kita minta pihak PLN secepatnya mengatasi persoalan ini, supaya tidak ada lagi listrik padam bergilir di daerah PLN Lemang ini," ujarnya.</p>
Guna mendorong solusi penyelesaian segera, <a href="https://www.merantione.com/tag/sopandi/" target="_blank">Sopandi</a> menyebutkan bahwa ia akan membawa persoalan tersebut ke pemerintah pusat.</p>
Bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, ia berencana mengirim surat kepada Komisi XII DPR RI.</p>
Surat itu nantinya ditujukan kepada anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, dengan harapan persoalan kelistrikan di wilayah kepulauan tersebut mendapat perhatian dan dukungan, termasuk kemungkinan penambahan mesin pembangkit.</p>
"Kami akan menyurat Komisi XII DPR RI," beber <a href="https://www.merantione.com/tag/sopandi/" target="_blank">Sopandi</a>.</p>
Saat ini, empat dari total enam mesin yang menopang sistem kelistrikan di PLTD Lemang sedang mengalami gangguan. Dua unit merupakan mesin milik PLN, sedangkan dua lainnya adalah mesin sewa.</p>
Gangguan tersebut menyebabkan kemampuan pembangkit kehilangan daya sekitar 1 megawatt. Berkurangnya daya inilah yang kemudian membuat pasokan listrik tidak mampu memenuhi kebutuhan secara penuh sehingga pemadaman bergilir harus dilakukan.</p>
Saat ini, perbaikan mesin masih berjalan. PLN juga masih menunggu kedatangan teknisi dan komponen tertentu yang harus didatangkan dari luar daerah.</p>
Bagi <a href="https://www.merantione.com/tag/sopandi/" target="_blank">Sopandi</a>, pemulihan mesin menjadi langkah mendesak, tetapi penambahan kapasitas pembangkit juga perlu dipikirkan agar persoalan tidak kembali terulang.</p>
Ia berharap masyarakat di Pulau Rangsang segera mendapatkan pasokan listrik yang lebih stabil dan tidak lagi menghadapi pemadaman hingga berjam-jam.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_8582_Krisis-Listrik-di-Pulau-Rangsang--Sopandi-Segera-Surati-Komisi-XII-DPR-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/krisis-listrik-di-pulau-rangsang-sopandi-segera-surati-komisi-xii-dpr-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Meranti Salurkan Bantuan Guru Korban Rumah Terbakar di Rangsang</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 19:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Meranti Salurkan Bantuan Guru Korban Rumah Terbakar di Rangsang]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Kepulauan Meranti bersimpati atas musibah kebakaran rumah yang dialami oleh salah seorang guru di Desa Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> -Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersimpati atas musibah kebakaran rumah yang dialami oleh salah seorang guru di Desa Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang, pada pekan lalu.</p>
<br>Atas rasa keprihatinan itu, Pemkab melalui Sekda H Sudandri Jauzah, Kamis (27/8/2026), berkunjung ke tempat korban.<br><br>Sudandri menyerahkan bantuan dari Bupati Kepulauan Meranti, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Kepulauan Meranti kepada korban, yakni Susi Winarti SPd, yang merupakan guru SMP Negeri 5 Rangsang.<br><br>Musibah kebakaran tersebut, membuat keluarga korban kehilangan sejumlah harta benda dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.<br><br>Sekda menyampaikan salam dan kepedulian Bupati Asmar yang saat ini dalam kondisi kurang sehat kepada Susi dan keluarganya.<br><br>"Bupati sebenarnya ingin datang langsung menjenguk saudara kita yang ditimpa cobaan ini. Namun karena beliau dalam keadaan sakit, jadi saya diutus untuk mendampingi kawan-kawan PGRI, Dinas Pendidikan serta jajaran Korwil," ujar Sudandri.<br><br>Ia meminta keluarga korban tetap tabah menghadapi musibah tersebut. Menurutnya, kehilangan akibat kebakaran merupakan cobaan yang tidak diharapkan siapa pun.<br><br>"Apabila kita ditimpa cobaan atau musibah, yang patut kita sampaikan adalah innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Mudah-mudahan rezeki yang sementara terkorbankan akibat musibah ini segera diganti oleh Allah," katanya.<br><br>Selain menyerahkan bantuan, Sudandri mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau. Ia juga mengingatkan penggunaan perangkat elektronik yang dapat memicu korsleting listrik.<br><br>"Bukan hanya api, elektronik juga bisa memicu korsleting. Itu juga kita harus hati-hati," ujarnya.</p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_271615.jpg"><br></p>
Sudandri turut mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kemarau panjang yang disebutnya masih dapat berlangsung hingga 2027.<br><br>"Mari kita berwaspada. Berdasarkan pemetaan Badan Geologi dan Meteorologi bahwa El Nino atau kemarau panjang bisa sampai menginjak 2027. Untuk itu kita lebih berhati-hati," katanya.<br><br>Dalam kesempatan tersebut, Sudandri juga menyerahkan bantuan pribadi dari Bupati  Asmar sebesar Rp3 juta kepada Susi dan keluarga.<br><br>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengatakan bantuan juga dihimpun dari para guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan seprofesi.<br><br>Total donasi yang terkumpul mencapai Rp69.430.000. Selain uang, para guru juga menyiapkan bingkisan untuk Susi dan keluarga.<br><br>"Alhamdulillah, berkat dukungan dari kawan-kawan guru di Meranti terkumpul donasi sebesar Rp69 juta lebih. Selain itu, kami juga menyiapkan bingkisan sebagai cendera mata kepada buk Susi," ungkap Raja Yusran.<br><br>Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga korban setelah rumah mereka mengalami kebakaran.<br><br>"Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh kawan-kawan seprofesi dengan Ibu Susi dapat memberikan keringanan atas musibah ini," ujarnya.<br><br>Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekda Sudandri kepada Susi Winarti dan keluarganya.<br><br>Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rangsang beserta jajaran, Kepala Desa Dwi Tunggal, serta sejumlah pihak lainnya.**<br></p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_6988_Pemkab-Meranti-Salurkan-Bantuan-Guru-Korban-Rumah-Terbakar-di-Rangsang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/pemkab-meranti-salurkan-bantuan-guru-korban-rumah-terbakar-di-rangsang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perjuangan SBT bagi PMI Daerah Perbatasan Mulai Temui Titik Terang</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 08:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perjuangan SBT bagi PMI Daerah Perbatasan Mulai Temui Titik Terang]]></title>
            <description><![CDATA[Perjuangan Pemkab Kepulauan Meranti untuk mendorong penerapan SBT bagi PMI Daerah perbatasan mulai menemui titik terang.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Perjuangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mendorong penerapan Special Border Treatment (SBT) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah perbatasan mulai menemui titik terang.</p>
Pemerintah pusat dan daerah sepakat menindaklanjuti penyusunan skema SBT sebagai upaya menata mobilitas masyarakat dan pekerja lintas batas agar berlangsung secara legal, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.</p>
Hal tersebut mengemuka dalam rapat tindak lanjut penyusunan skema SBT yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).</p>
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, dalam forum tersebut mendorong pemerintah pusat menghadirkan kebijakan khusus bagi Pekerja Migran Indonesia asal daerah perbatasan, khususnya masyarakat Kepulauan Meranti dan Kabupaten Karimun yang memiliki keterikatan sosial, ekonomi, geografis, dan historis dengan semenanjung Malaysia.</p>
Menurut Muzamil, penerapan SBT bukan dimaksudkan untuk membatasi mobilitas masyarakat, melainkan menghadirkan mekanisme yang lebih tertib sehingga aktivitas ekonomi lintas batas dapat dilakukan secara legal, produktif, aman, dan terlindungi.</p>
"Special Border Treatment bukan semata-mata mengenai kemudahan perlintasan, tetapi bagaimana masyarakat kami di daerah sebagai pekerja lintas batas dapat ditata secara legal, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara," ujar Muzamil.</p>
Ia menjelaskan, selama puluhan tahun terdapat masyarakat daerah perbatasan yang bekerja di Malaysia dengan menggunakan visa kunjungan wisata. Kondisi tersebut membuat mobilitas tenaga kerja rentan terhadap persoalan hukum, perlindungan pekerja, maupun persoalan administrasi keimigrasian.</p>
Di sisi lain, kebutuhan tenaga kerja di Malaysia, khususnya pada sektor perkebunan, konstruksi, dan jasa, dinilai menjadi peluang strategis yang dapat dimanfaatkan masyarakat daerah perbatasan apabila dikelola melalui skema yang resmi dan memberikan perlindungan.</p>
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah</p>
Rapat tindak lanjut lintas sektor tersebut dihadiri oleh Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan Herdaus SH MH, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin SM MM, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano, Direktur Hubungan Luar Negeri Bappenas Sri Astarina, Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri Rossie, Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden RI Dr Moh Indra Bangsawan, Direktorat Penempatan Non Pemerintah KP2MI Farid, serta Kepala Biro Hukum BP2MI Mahyudi Putra.</p>
Hadir juga Kepala Kantor Wilayah Imigrasi dan Permasyarakatan Kepulauan Riau Guntur Sahat Hamonangan, Jajaran Kanwil Imipas Provinsi Riau, Pejabat Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau, Pejabat BP3MI Riau, Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang Dendi Surya Agung, dan Kepala Kantor Imigrasi Karimun Dwi Avandho Farid. Dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut hadir Kepala Bagian Perbatasan Setdakab Meranti Gilang Wana Wijaya Cendickia, serta Kepala Bagian Hukum Maizathul Baizura.</p>
Forum yang melibatkan para pejabat pemangku kebijakan lintas sektor tersebut sempat berlangsung alot akibat perbedaan pandangan antar instansi. Meski diwarnai adu argumen ketat, seluruh pihak pada akhirnya berhasil mencapai kesepakatan bersama untuk mengawal pelaksanaan kebijakan strategis tersebut.</p>
Setelah menyelesaikan tahap pembahasan, pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsep, para pemangku kebijakan pusat dan daerah sepakat menandatangani notulen bersama. Dokumen tersebut menyatakan bahwa seluruh pihak telah sepakat atas materi muatan rapat.</p>
Perjalanan Panjang Perjuangan SBT</p>
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebelumnya telah melakukan serangkaian langkah dan komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendorong lahirnya skema SBT yang sesuai dengan karakteristik masyarakat perbatasan.</p>
Langkah awal dilakukan melalui kunjungan Pemkab Kepulauan Meranti ke Kementerian Pekerja Migran Indonesia di Jakarta pada Mei 2025.</p>
Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, tersebut, pemerintah daerah menyampaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat Meranti yang selama ini memiliki hubungan ekonomi serta mobilitas yang erat dengan Malaysia, sekaligus mendorong adanya kebijakan khusus yang dapat memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat yang bekerja di negara jiran.</p>
Komunikasi juga diperluas melalui sejumlah agenda dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor. Hal ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi lintas negara, terutama dalam melihat secara langsung dinamika masyarakat perbatasan Meranti yang memiliki keterikatan sosial dan ekonomi dengan wilayah Johor, Malaysia.</p>
Upaya lain juga diperkuat melalui keikutsertaan Pemkab Kepulauan Meranti, dalam agenda Sosial Ekonomi Malaysia&ndash;Indonesia (Sosek Malindo) 2026, Juni lalu.</p>
Dalam forum itu, Pemkab Meranti terus mendorong agar karakteristik dan kebutuhan khusus masyarakat perbatasan menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan, termasuk melalui penerapan Special Border Treatment (SBT) yang diharapkan mampu memberikan kemudahan mobilitas, kepastian hukum, perlindungan pekerja, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
Pembahasan kemudian berlanjut melalui pertemuan dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor di Jakarta pada Kamis, Juli 2026. Dalam agenda tersebut, Pemkab Meranti kembali menyampaikan pentingnya penataan mobilitas tenaga kerja dari wilayah perbatasan melalui mekanisme yang legal dan terlindungi, sehingga masyarakat tidak lagi berada dalam situasi rentan ketika bekerja di Malaysia.</p>
Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga membangun komunikasi strategis dan menerima kunjungan pihak CIDB (Construction Industry Development Board) - Lembaga Pembangunan Industri Pembinaan badan ordo pemerintah Malaysia yang mengatur dan mengembangkan sektor konstruksi di negara tersebut ke Meranti.</p>
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat lebih dekat kondisi daerah, potensi tenaga kerja, serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan melalui skema yang lebih tertata.</p>
Rangkaian pertemuan tersebut sekaligus memperkuat argumentasi bahwa kebutuhan terhadap kebijakan khusus bagi masyarakat perbatasan bukan sekadar persoalan kemudahan mobilitas, melainkan bagian dari upaya menghadirkan perlindungan, kepastian hukum, dan peluang ekonomi yang lebih baik.</p>
Rangkaian komunikasi dan koordinasi tersebut kemudian menjadi bagian dari proses panjang yang membawa pembahasan SBT hingga ke tingkat pemerintah pusat.</p>
Karena itu, rapat tindak lanjut di Jakarta ini, menjadi salah satu tahapan penting dalam perjuangan Pemkab Kepulauan Meranti untuk memastikan gagasan SBT dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat perbatasan.</p>
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menilai penguatan SBT harus ditempatkan dalam kerangka penataan kawasan perbatasan secara komprehensif. Aspek keamanan dan legalitas perlu berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat terhadap mobilitas, lapangan pekerjaan, konektivitas regional, dan pengembangan ekonomi.</p>
Dengan terbitnya kesepakatan lanjutan dari pemerintah pusat, Pemkab Kepulauan Meranti berharap proses penyusunan skema SBT dapat terus bergerak menuju kebijakan yang konkret dan aplikatif.</p>
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi masyarakat Meranti yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonominya pada hubungan lintas batas, tetapi juga membuka ruang baru bagi Kepulauan Meranti untuk berkembang sebagai kawasan perbatasan yang produktif, aman, dan terhubung dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi regional.</p>
Bagi Meranti, perbatasan bukan sekadar garis yang memisahkan wilayah, melainkan ruang perjumpaan ekonomi dan kehidupan masyarakat yang perlu dikelola dengan kebijakan yang berpihak pada kepastian hukum, perlindungan, dan kesejahteraan tanpa menghilangkan historis yang berjalan sejak lama.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_359_Perjuangan-SBT-bagi-PMI-Daerah-Perbatasan-Mulai-Temui-Titik-Terang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/perjuangan-sbt-bagi-pmi-daerah-perbatasan-mulai-temui-titik-terang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak HUT ke-81 RI di Setdakab Meranti, Bagian Umum Raih Juara Umum</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 08:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak HUT ke-81 RI di Setdakab Meranti, Bagian Umum Raih Juara Umum]]></title>
            <description><![CDATA[Semarak HUT Kemerdekaan ke81 RI tahun 2026 ikut dimeriahkan oleh Setdakab Kepulauan Meranti dengan beragam lomba untuk internal ASN.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Semarak HUT Kemerdekaan ke-81 RI tahun 2026 ikut dimeriahkan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan beragam lomba untuk aparatur sipil negara (ASN).</p>
Rangkaian kegiatan digelar mulai Senin (24/8/2026), dan berlanjut dengan sejumlah perlombaan dan penyerahan hadiah yang berlangsung usai apel pagi di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (26/8/2026).</p>
Prosesi penyerahan hadiah oleh Sekda Sudandri Jauzah, kepada para pemenang lomba diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti seluruh ASN di lingkungan Sekdakakab.</p>
Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain lempar bola menggunakan sarung, estafet sedotan tanpa tangan, jalan zig-zag tutup mata, konsentrasi warna, solo song lagu nasional, estafet air gandeng tangan, estafet sarung, angkat gelas, caterpillar estafet balon, hingga estafet tepung.</p>
Dari seluruh rangkaian perlombaan tersebut, Bagian Umum Setdakab berhasil meraih Juara Umum.</p>
Sementara itu, lomba solo song lagu nasional yang diikuti para kepala bagian, staf ahli dan asisten juga berlangsung meriah.</p>
Juara pertama diraih Suardi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).</p>
Juara kedua diraih Kepala Bagian Ekonomi Ira Selda Fitri SIP MPA, sedangkan juara ketiga diraih Kepala Bagian Hukum Maizatul Baizura SH MH.</p>
Untuk kategori juara harapan, Asisten I Tengku Arifin, S.Sos. meraih Harapan I, Febry, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, meraih Harapan II, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem), Jimy Dizahadi, meraih Harapan III.</p>
Sekda Meranti Sudandri mengapresiasi antusiasme seluruh ASN yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.</p>
Menurutnya, Semarak Kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan dan memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Sekretariat Daerah.</p>
"Yang paling penting bukan hanya siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan, kekompakan dan silaturahmi kita. Semangat seperti ini juga diharapkan dapat terbawa dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Sudandri.</p>
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dalam pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari.</p>
"Dengan kebersamaan dan kekompakan yang baik, tentu akan semakin memudahkan kita dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti," tambahnya.</p>
Penyerahan hadiah tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Semarak Kemerdekaan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_8798_Semarak-HUT-ke-81-RI-di-Setdakab-Meranti--Bagian-Umum-Raih-Juara-Umum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/semarak-hut-ke81-ri-di-setdakab-meranti-bagian-umum-raih-juara-umum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Sekedar Hiburan, Lewat Lomba BPKAD Meranti Rajut Kebersamaan dan Motivasi Pegawainya</guid>
            <pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Sekedar Hiburan, Lewat Lomba BPKAD Meranti Rajut Kebersamaan dan Motivasi Pegawainya]]></title>
            <description><![CDATA[Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke81, BPKAD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar berbagai lomba.]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.merantione.com">merantione.com</a></b> - Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar berbagai lomba.</p>
Perlombaan permainan yang dikhususkan bagi para pegawai di OPD tersebut berlangsung sejak 14 Agustus, pekan lalu, dipusatkan di halaman kantor BPKAD.</p>
Kepala BPKAD, Fajar Triasmoko MT, mengatakan bahwa kegiatan lomba yang menjadi rutinitas tahunan itu merupakan salah satu bentuk hiburan, sekaligus untuk meningkatkan silaturahmi serta memotivasi para pegawainya agar semangat bekerja.</p>
"Ini bukan sekedar lomba dan hiburan dalam rangka HUT RI semata, tapi lebih kepada untuk motivasi semangat kawan-kawan di BPKAD dalam bekerja. Disamping juga untuk merajut kebersamaan, keakraban dan kekompakan antar pegawai kita," ungkapnya, Senin (24/8/2026) di sela-sela acara.</p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/bd686fd640be98efaae0091fa301e613_268105.jpg"><br></p>
Ia berharap melalui kegiatan lomba yang diadakan itu dapat menimbulkan hal baik dan positif bagi pegawainya.</p>
"Kita ingin bagaimana setelah lomba nanti kerja di kantor dijalankan dengan suasana yang akrab dan kompak. Sehingga disitulah letak nilai positif dari tujuan lomba tersebut," tutur Fajar didampingi Sekretaris dan para Kabid.</p>
Ketua Panitia Pelaksana, Febrian Maulana ST, yang juga Kasubbag Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian BPKAD, menyampaikan bahwa rangkaian dari beragam lomba yang digelar tersebut di mulai dari lomba Domino dan Karaoke dibawah komando Sekretaris BPKAD Alexander Fembri Budiawan SE MSi dan para Kepala Bidang (Kabid).</p>
"Setelah 17-an, lomba kita lanjut pada Senin (24/8/2026). Totalnya ada belasan jenis permainan yang kita lombakan pada tahun ini," bebernya.</p>
<img src="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_268082.jpg"><br></p>
Adapun jenis permainan tersebut, ricinya pula, meliputi; Yel-yel dan kostum heboh, lempar bola pakai sarung, lomba makan kerupuk pancing, lomba jalan lurus tutup mata pakai sarung, lomba estafet tebak kata pakai gerakan dan lomba mengisi air pakai pakai.</p>
Selanjutnya, lomba estafet balon naga (menembus balon lalu lempar ke belakang dari bawah ke atas lalu dipecahkan), lomba memakai dan melipat sarung sambil melempar balon ke atas (tidak boleh terjatuh) dan lomba menebak warna kaos kaki warna warni.</p>
Ada juga lomba lomba pacu karung pakai helm, lomba make up laki-laki tutup mata lalu facionshow, serta lomba estafet kepiting (mengumpulkan air ke dalam gelas dengan merangkul ke belakang).</p>
"Jadi, untuk keseluruhan lomba akan finis dan kita umumkan pemenangnya pada hari ini juga," tutup Febrian.**</p>
</p>
]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.merantione.com/uploads/images/2026/08/_1419_Tak-Sekedar-Hiburan--Lewat-Lomba-BPKAD-Meranti-Rajut-Kebersamaan-dan-Motivasi-Pegawainya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.merantione.com/berita/tak-sekedar-hiburan-lewat-lomba-bpkad-meranti-rajut-kebersamaan-dan-motivasi-pegawainya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>