Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB
Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB

Bupati Bengkalis Sampaikan Dua Pidato Menteri Peringatan Hari Otonomi Ke-27 dan Hardiknas Tahun 2023

- Rabu, 03 Mei 2023 09:54 WIB
Bupati Bengkalis Sampaikan Dua Pidato Menteri Peringatan Hari Otonomi Ke-27 dan Hardiknas Tahun 2023

BENGKALIS - Bupati Bengkalis diwakili Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso memimpin upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-27 dan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023, bertempat di Lapangan Tugu Bengkalis, Rabu (03/05/2023).

Baca Juga:

Selaku pembina upacara Bupati Bengkalis diwakili Wakil Bupati H. Bagus Santoso menyampaikan dua pidato sekaligus, yakni Pidato Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H.M.Tito Karnavian, MA, Ph.D dan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim.

Saat membacakan pidato tersebut H. Bagus Santoso mengatakan, perlu kiranya kita melakukan refleksi sejenak kembali memahami esensi filosofis dari diterapkannya Otonomi Daerah yang saat ini genap berusia 27 tahun.

Dikatakannya lagi, tujuan dilaksanakannya Otonomi Daerah dengan mendesentralisasikan sebagian kewenangan sejatinya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

"Ada pertanyaan sederhana, namun syarat dengan makna filosofis mengapa Hari Otonomi Daerah ditetapkan setiap tanggal 25 April setiap tahunnya? Oleh karena itu, perlu kiranya kita melakukan refleksi sejenak untuk kembali memahami esensi filosofis dari ditetapkannya Otonomi Daerah yang saat ini genap berusia 27 tahun," jelas Bagus Santoso.

"Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 telah memberikan dampak positif terhadap Otonomi Daerah, dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kemampuan fiskal daerah," tuturnya.

Namun, katanya, bagi daerah yang masih rendah PAD-nya agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD bahkan melebihi TKDD (Tranfer ke Daerah dan Dana Desa - red) tanpa melanggar hukum dan norma yang ada serta tidak memberatkan masyarakat.

Kepada Kepala Daerah mendukung kebijakan pemerintah terkait pengendalian inflasi tahun 2023 demi menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah, tuturnya.

"Pemerintah pusat menargetkan tahun 2023 angka stunting anak turun 17 persen secara nasional. Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh Kepala Daerah untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam upaya menekan angka stunting anak di wilayah masing-masing," jelasnya.

Terakhir Bagus mengajak kepada kita semua untuk dapat berdoa bersama agar apa yang menjadi tujuan otonomi daerah sebagaimana filosofi pembentukannya dapat terwujud disemua daerah, kita semua mampu menjaga stabilitas harga sehingga tidak terjadi inflasi yang dapat memberatkan rakyat. Kunci yang utama untuk mencapai itu adalah pada unsur sumber daya manusia, terutama ASN yang berintegritas, profesional, kompeten dan dapat bekerjasama secara kolaboratif.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim yang juga dibacakan Bagus Santoso mengatakan, Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2023 mengusung tema "Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar.'

Bagus Santoso lebih lanjut mengatakan, anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.

Dijelaskan, para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform merdeka belajar.

"Dengan kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada pengukuran kemampuan literasi dan bernalar," ulasnya.

Selanjutnya kami tegaskan kepada seluruh sekolah atau satuan pendidikan yang berada dalam Wilayah Kabupaten Bengkalis untuk sesegera mungkin menerapkan sekolah ramah anak ini, sebagai salah satu upaya kita bersama dalam memenuhi indikator terwujudnya Kabupaten Bengkalis sebagai kabupaten layak anak.(inf)

SHARE:
Berita Terkait
Polmas Dirgantara Hadir di Meranti, Korpolairud Baharkam Polri Salurkan Puluhan Pekat Sembako buat Warga

Polmas Dirgantara Hadir di Meranti, Korpolairud Baharkam Polri Salurkan Puluhan Pekat Sembako buat Warga

Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja

Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja

Danlanal Dumai dan Bupati Meranti Resmikan Dapur Pos AL Selatpanjang

Danlanal Dumai dan Bupati Meranti Resmikan Dapur Pos AL Selatpanjang

TNI AL dan Pemkab Kepulauan Meranti Saling Perkuat Sinergitas

TNI AL dan Pemkab Kepulauan Meranti Saling Perkuat Sinergitas

Permudah Akses Masyarakat, Jalan Renak Dungun-Kuala Merbau Diperbaiki

Permudah Akses Masyarakat, Jalan Renak Dungun-Kuala Merbau Diperbaiki

Polres Kepulauan Meranti Imbau Orangtua dan Keluarga Waspadai Ancaman Pencabulan Anak

Polres Kepulauan Meranti Imbau Orangtua dan Keluarga Waspadai Ancaman Pencabulan Anak

Komentar
Berita Terbaru