Ular Sanca di Plafon Rumah Warga Pekanbaru Berhasil Dievakuasi Damkar
Redaksi - Minggu, 31 Mei 2026 14:34 WIB
PEKANBARU -- Seekor ular sanca yang bersembunyi di plafon rumah warga di Jalan Asakirin, RT 005/RW 008, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Sabtu, 30 Mei 2026.
Keberadaan reptil tersebut pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Ani kepada petugas Operasional Komunikasi dan Kendali (OKK), Rifky, pada pukul 08.21 WIB. Dalam laporannya, warga meminta bantuan karena menemukan ular sanca di bagian plafon rumah dan khawatir satwa itu membahayakan penghuni.
Merespons laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru mengerahkan tim dari Pos 13 Cempaka. Personel yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan dari Peleton Yudha berangkat menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21 pada pukul 08.25 WIB.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB dan langsung melakukan evakuasi. Dengan menggunakan peralatan khusus serta menerapkan prosedur keselamatan, tim berhasil mengamankan ular sanca yang bersembunyi di plafon rumah tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan penanganan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman merupakan bagian dari layanan penyelamatan yang rutin dilakukan pihaknya.
"Keberadaan ular di area rumah warga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, petugas segera merespons laporan masyarakat untuk memastikan kondisi lingkungan kembali aman," ujarnya, Minggu, 31 Mei 2026.
Setelah proses evakuasi selesai dan situasi dinyatakan aman, petugas kembali ke pos pada pukul 08.58 WIB. Tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Zarman mengimbau masyarakat segera melapor kepada petugas apabila menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan tempat tinggal. Warga juga diminta tidak mencoba menangani sendiri hewan tersebut karena berisiko membahayakan keselamatan.
Peristiwa ini menambah daftar operasi penyelamatan non-kebakaran yang ditangani Damkar Pekanbaru. Selain memadamkan api, petugas juga kerap diterjunkan untuk mengevakuasi satwa liar dan menangani berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan warga. (mcr/moc)
Keberadaan reptil tersebut pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Ani kepada petugas Operasional Komunikasi dan Kendali (OKK), Rifky, pada pukul 08.21 WIB. Dalam laporannya, warga meminta bantuan karena menemukan ular sanca di bagian plafon rumah dan khawatir satwa itu membahayakan penghuni.
Merespons laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru mengerahkan tim dari Pos 13 Cempaka. Personel yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan dari Peleton Yudha berangkat menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21 pada pukul 08.25 WIB.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 WIB dan langsung melakukan evakuasi. Dengan menggunakan peralatan khusus serta menerapkan prosedur keselamatan, tim berhasil mengamankan ular sanca yang bersembunyi di plafon rumah tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan penanganan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman merupakan bagian dari layanan penyelamatan yang rutin dilakukan pihaknya.
"Keberadaan ular di area rumah warga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, petugas segera merespons laporan masyarakat untuk memastikan kondisi lingkungan kembali aman," ujarnya, Minggu, 31 Mei 2026.
Setelah proses evakuasi selesai dan situasi dinyatakan aman, petugas kembali ke pos pada pukul 08.58 WIB. Tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Zarman mengimbau masyarakat segera melapor kepada petugas apabila menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan tempat tinggal. Warga juga diminta tidak mencoba menangani sendiri hewan tersebut karena berisiko membahayakan keselamatan.
Peristiwa ini menambah daftar operasi penyelamatan non-kebakaran yang ditangani Damkar Pekanbaru. Selain memadamkan api, petugas juga kerap diterjunkan untuk mengevakuasi satwa liar dan menangani berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan warga. (mcr/moc)
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Usai Viral Ancam Ojol, Juru Parkir di Sushi Yay Pekanbaru Diberhentikan
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup Sementara, Arus Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
HUT Pekanbaru ke-242, Pemko Siapkan Layanan Khitanan dan Cek Kesehatan Gratis
ASN Baru Dilantik, Agung Sentil Etos Kerja dan Loyalitas pada Publik
Gamis ''Bini Orang'' di Pekanbaru Jadi Primadona
Tebar Berkah Ramadhan, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Senyum Lewat Berbagi Takjil Gratis
Komentar