Difasilitasi Pemkab Meranti, 51 Mahasiswa UIN Suska Siap Mengabdi di Tebingtinggi Barat
Redaksi - Selasa, 21 Juli 2026 11:17 WIB
merantione.com -Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut baik program kuliah kerja nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) tahun 2026.
Untuk mendukung kelancaran program tersebut, rombongan mahasiswa KKN secara resmi dilepas oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, untuk melaksanakan pengabdian di lima desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (21/7/2026), dengan disaksikan Dosen Pembimbing Lapangan UIN Suska Riau Dr Sugiarto SAg MM, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Tengku Arifin memberikan apresiasi kepada UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang secara konsisten melaksanakan pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat melalui program KKN.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, melatih kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap para mahasiswa mampu membaur dengan masyarakat, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan sinergi tersebut, program kerja yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.
Disamping itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi ekonomi desa.
Disebutkannya, Pemkab Kepulauan Meranti akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menciptakan inovasi dan mempercepat pembangunan daerah.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UIN Suska Riau, Dr Sugiarto, menjelaskan bahwa sebanyak 51 mahasiswa akan ditempatkan di lima desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Ia mengatakan, KKN tahun ini mengusung tema kearifan lokal sebagai upaya mendorong mahasiswa menggali dan mengembangkan potensi budaya serta tradisi masyarakat melalui pendekatan akademik dan pemberdayaan.
"Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah," tuturnya.
Diakhir kegiatan, Tengku Arifin secara resmi melepas mahasiswa KKN UIN Sultan Syarif Kasim Riau untuk melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dunia pendidikan," tutupnya.**
Baca Juga:
Untuk mendukung kelancaran program tersebut, rombongan mahasiswa KKN secara resmi dilepas oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, untuk melaksanakan pengabdian di lima desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (21/7/2026), dengan disaksikan Dosen Pembimbing Lapangan UIN Suska Riau Dr Sugiarto SAg MM, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Tengku Arifin memberikan apresiasi kepada UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang secara konsisten melaksanakan pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat melalui program KKN.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, melatih kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap para mahasiswa mampu membaur dengan masyarakat, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan sinergi tersebut, program kerja yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.
Disamping itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi ekonomi desa.
Disebutkannya, Pemkab Kepulauan Meranti akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menciptakan inovasi dan mempercepat pembangunan daerah.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UIN Suska Riau, Dr Sugiarto, menjelaskan bahwa sebanyak 51 mahasiswa akan ditempatkan di lima desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Ia mengatakan, KKN tahun ini mengusung tema kearifan lokal sebagai upaya mendorong mahasiswa menggali dan mengembangkan potensi budaya serta tradisi masyarakat melalui pendekatan akademik dan pemberdayaan.
"Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah," tuturnya.
Diakhir kegiatan, Tengku Arifin secara resmi melepas mahasiswa KKN UIN Sultan Syarif Kasim Riau untuk melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dunia pendidikan," tutupnya.**
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kunjungi BPJN Riau, Pemkab Meranti Minta Perhatian Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan
Produk UMKM Pulau Merbau Masih Tertahan di Pasar Lokal
Potensi Teri Bilis Teluk Ketapang Menjanjikan, Pelaku UMKM Butuh Oven Jamin Konsistensi Produksi
Kepulauan Meranti Miliki Produk Herbal untuk Vitalitas dan Masalah Haid
Terasi Ketapang Permai Dongkrak Perekonomian Masyarakat Pesisir
Pertemuan Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia, Buka Peluang Kerjasama Berbagai Bidang
Komentar