Kamis, 22 Oktober 2026 WIB
Kamis, 22 Oktober 2026 WIB

Pemkab Meranti Salurkan Bantuan Guru Korban Rumah Terbakar di Rangsang

Redaksi - Kamis, 27 Agustus 2026 19:01 WIB
Pemkab Meranti Salurkan Bantuan Guru Korban Rumah Terbakar di Rangsang
merantione.com -Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersimpati atas musibah kebakaran rumah yang dialami oleh salah seorang guru di Desa Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang, pada pekan lalu.

Baca Juga:

Atas rasa keprihatinan itu, Pemkab melalui Sekda H Sudandri Jauzah, Kamis (27/8/2026), berkunjung ke tempat korban.

Sudandri menyerahkan bantuan dari Bupati Kepulauan Meranti, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Kepulauan Meranti kepada korban, yakni Susi Winarti SPd, yang merupakan guru SMP Negeri 5 Rangsang.

Musibah kebakaran tersebut, membuat keluarga korban kehilangan sejumlah harta benda dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Sekda menyampaikan salam dan kepedulian Bupati Asmar yang saat ini dalam kondisi kurang sehat kepada Susi dan keluarganya.

"Bupati sebenarnya ingin datang langsung menjenguk saudara kita yang ditimpa cobaan ini. Namun karena beliau dalam keadaan sakit, jadi saya diutus untuk mendampingi kawan-kawan PGRI, Dinas Pendidikan serta jajaran Korwil," ujar Sudandri.

Ia meminta keluarga korban tetap tabah menghadapi musibah tersebut. Menurutnya, kehilangan akibat kebakaran merupakan cobaan yang tidak diharapkan siapa pun.

"Apabila kita ditimpa cobaan atau musibah, yang patut kita sampaikan adalah innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Mudah-mudahan rezeki yang sementara terkorbankan akibat musibah ini segera diganti oleh Allah," katanya.

Selain menyerahkan bantuan, Sudandri mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau. Ia juga mengingatkan penggunaan perangkat elektronik yang dapat memicu korsleting listrik.

"Bukan hanya api, elektronik juga bisa memicu korsleting. Itu juga kita harus hati-hati," ujarnya.


Sudandri turut mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kemarau panjang yang disebutnya masih dapat berlangsung hingga 2027.

"Mari kita berwaspada. Berdasarkan pemetaan Badan Geologi dan Meteorologi bahwa El Nino atau kemarau panjang bisa sampai menginjak 2027. Untuk itu kita lebih berhati-hati," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudandri juga menyerahkan bantuan pribadi dari Bupati Asmar sebesar Rp3 juta kepada Susi dan keluarga.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, mengatakan bantuan juga dihimpun dari para guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan seprofesi.

Total donasi yang terkumpul mencapai Rp69.430.000. Selain uang, para guru juga menyiapkan bingkisan untuk Susi dan keluarga.

"Alhamdulillah, berkat dukungan dari kawan-kawan guru di Meranti terkumpul donasi sebesar Rp69 juta lebih. Selain itu, kami juga menyiapkan bingkisan sebagai cendera mata kepada buk Susi," ungkap Raja Yusran.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga korban setelah rumah mereka mengalami kebakaran.

"Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh kawan-kawan seprofesi dengan Ibu Susi dapat memberikan keringanan atas musibah ini," ujarnya.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekda Sudandri kepada Susi Winarti dan keluarganya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rangsang beserta jajaran, Kepala Desa Dwi Tunggal, serta sejumlah pihak lainnya.**

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru