Sabtu, 18 April 2026 WIB
Sabtu, 18 April 2026 WIB

Produksi Padi di Kabupaten Kepulauan Meranti Capai 6.000 Ton per Tahun

Redaksi - Kamis, 05 Februari 2026 11:40 WIB
Produksi Padi di Kabupaten Kepulauan Meranti Capai 6.000 Ton per Tahun
MERANTI -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat produksi padi daerah mencapai sekitar 6.000 ton per tahun. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Panen Raya sekaligus Penanaman Padi di lahan Optimasi Lahan (OPLAH) Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (4/2/2026), yang dihadiri langsung Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar.

Kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari dukungan Pemkab Kepulauan Meranti terhadap Program Strategis Nasional (PSN) Swasembada Pangan serta upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kepala Satgas Swasembada Pangan Provinsi Riau, perwakilan BPMP Provinsi Riau, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kepala Perum Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, unsur DPRD Kepulauan Meranti, Forkopimda, TNI–Polri, jajaran OPD, camat, kepala desa, Brigade Pangan, kelompok tani, serta penyuluh pertanian lapangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi, S.P., menjelaskan bahwa produksi padi Meranti saat ini berada di angka sekitar 6.000 ton per tahun. Meski belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan beras masyarakat yang mencapai sekitar 19 ribu ton per tahun, capaian tersebut dinilai sebagai fondasi penting menuju swasembada pangan.

"Produksi padi kita saat ini sekitar 6.000 ton per tahun. Dengan optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman dua hingga tiga kali setahun, produksi akan terus kita dorong meningkat," ujarnya.

Untuk mendukung peningkatan produksi, pemerintah daerah melakukan optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, serta modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian. Pembentukan Brigade Pangan juga menjadi bagian dari strategi percepatan tanam dan panen di lapangan.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah kebutuhan pendukung, seperti keterbatasan combine harvester serta gudang penyimpanan alsintan agar peralatan pertanian dapat terawat dan digunakan secara optimal.

Sementara itu, Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyatakan kesiapan menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram, sehingga memberikan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa capaian produksi 6.000 ton per tahun merupakan hasil kerja keras petani di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan.

"Dengan kondisi lahan gambut dan pengaruh pasang surut laut, capaian ini patut kita apresiasi. Ini bukti bahwa petani Meranti mampu berproduksi dan terus berkembang," kata Asmar.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian serta penggunaan benih yang sesuai dengan karakteristik lahan, termasuk varietas tahan salinitas, guna meningkatkan produksi secara berkelanjutan.

Pemkab Kepulauan Meranti, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. **

Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Dorong Peningkatan SDM, Bupati Meranti Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH

Dorong Peningkatan SDM, Bupati Meranti Buka Sosialisasi Pascasarjana UMRAH

Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Meranti Agendakan Pembahasan ke DPR RI

Dorong Urgensi Penegasan Batas Wilayah, Pemkab Meranti Agendakan Pembahasan ke DPR RI

Bupati Asmar Buka Manasik Haji Nasabah BRK Syariah, Tekankan Bekal Ilmu dan Kesehatan Menuju Tanah Suci

Bupati Asmar Buka Manasik Haji Nasabah BRK Syariah, Tekankan Bekal Ilmu dan Kesehatan Menuju Tanah Suci

Komentar
Berita Terbaru