Irwan: di Sini Bisa Buka Restoran Pecal Lele
SELATPANJANG, MOC - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mengatakan bahwa di rumah tahanan (Rutan) Bengkalis di Selatpanjang bisa dibuka restoran pecal lele. Pernyataan itu dilontar setelah Irwan melihat di rutan ada budi daya ikan lele, ayam, dan beberapa ikan lainnya.
"Di sini bisa bikin restoran pecal lele," kata Irwan saat melihat langsung pembibitan ikan lele usai upacara pemberian remisi di rutan Selatpanjang.
Pernyataan itu dilontarkan Irwan karena selain ada budi daya ikan lele, juga ada beberapa ikan lain. Tidak hanya itu, di rutan Selatpanjang ini juga ada ternak beberapa unggas seperti bebek, dan ayam. Potensi-potensi seperti ini pula yang bisa mewujudkan di Rutan Selatpanjang itu ada restoran pecal lele.
Pantauan di rutan waktu itu, tempat budi daya ikan ini terdapat di dalam komplek rutan. Hanya saja, tidak berada langsung dengan tempat tinggal warga binaan. Kolam-kolam ikan dan kandang ayam maupun bebek juga dibuat jauh dari pagar pembatas antara kediaman warga binaan dengan lapangan.
Selain ternak unggas dan budi daya ikan ini, warga binaan juga mempunyai kegiatan lain seperti las, paving block, souvenir, terali, dan beberapa usaha lainnya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Hafizoh SAg, dan beberapa unsur Muspida kepulauan Meranti lainnya. (GRC/RED)
"Di sini bisa bikin restoran pecal lele," kata Irwan saat melihat langsung pembibitan ikan lele usai upacara pemberian remisi di rutan Selatpanjang.
Pernyataan itu dilontarkan Irwan karena selain ada budi daya ikan lele, juga ada beberapa ikan lain. Tidak hanya itu, di rutan Selatpanjang ini juga ada ternak beberapa unggas seperti bebek, dan ayam. Potensi-potensi seperti ini pula yang bisa mewujudkan di Rutan Selatpanjang itu ada restoran pecal lele.
Pantauan di rutan waktu itu, tempat budi daya ikan ini terdapat di dalam komplek rutan. Hanya saja, tidak berada langsung dengan tempat tinggal warga binaan. Kolam-kolam ikan dan kandang ayam maupun bebek juga dibuat jauh dari pagar pembatas antara kediaman warga binaan dengan lapangan.
Selain ternak unggas dan budi daya ikan ini, warga binaan juga mempunyai kegiatan lain seperti las, paving block, souvenir, terali, dan beberapa usaha lainnya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Hafizoh SAg, dan beberapa unsur Muspida kepulauan Meranti lainnya. (GRC/RED)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Wabup Muzamil Terus Kawal Skema Perlindungan Pekerja Migran Meranti
Tiga Hari Operasi PLK, Satlantas Polres Meranti Tegur 135 Pelanggar Lalulintas
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Komentar