Sabtu, 18 April 2026 WIB
Sabtu, 18 April 2026 WIB

Karhutla Awal Tahun Jadi Alarm Kewaspadaan di Kepulauan Meranti

Redaksi - Minggu, 15 Februari 2026 18:37 WIB
Karhutla Awal Tahun Jadi Alarm Kewaspadaan di Kepulauan Meranti

merantione.com - Memasuki awal tahun 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten KepulauanMeranti. Hingga pertengahan Februari, total luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 19,9 hektare dan tersebar di sejumlah kecamatan.

Baca Juga:


Meski sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan, potensi kebakaran susulan masih menjadi perhatian serius. Cuaca panas dan angin kencang dinilai dapat mempercepat penyebaran api jika tidak segera diantisipasi.

Kepala Pelaksana BPBD KepulauanMeranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, menyampaikan bahwa sejauh ini penanganan kebakaran masih mampu dilakukan di tingkat desa bersama masyarakat.

"Untuk saat ini api masih dapat dikendalikan oleh pihak desa dan masyarakat, sehingga belum menimbulkan dampak yang lebih luas," ujar Ardath kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).

Ia menegaskan, meski kondisi relatif terkendali, BPBD tetap meningkatkan koordinasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan serta mempercepat respons apabila muncul titik api baru.

Ardath juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan maupun lahan kering. Imbauan tersebut telah disampaikan secara berjenjang kepada pemerintah kecamatan dan desa.

"Peran masyarakat sangat menentukan. Jika ada tanda-tanda kebakaran segera laporkan agar bisa cepat ditangani. Pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman," tegasnya.

Secara rinci, dijelaskan Ardath, kebakaran tercatat terjadi di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Rangsang, api membakar lahan di Desa Tanjung Bakau seluas 1 hektare, Desa Tanjung Gemuk 1 hektare, Teluk Samak 1 hektare, dan Gemala Sari 1 hektare.

"Sementara itu, di Desa Kedabu Rapat total luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 1 hektare. Di Kecamatan Rangsang Pesisir, kebakaran juga terjadi di Desa Tanah Merah seluas 0,2 hektare dan Desa Tenggayun Raya menjadi yang terluas dengan 7 hektare," jelasnya.

Di Kecamatan Pulau Merbau, lanjut Ardath,lahan terbakar tercatat di Desa Renak Dungun seluas 1 hektare, dan Desa Mengkopot Kemanatan Tasik Putripuyu seluas 2 hektar. Sedangkan di Kecamatan Tebingtinggi, api melanda Desa Alahair Timur, Jalan Perumbi Gang Hidayah seluas 0,5 hektare dan Kelurahan Selatpanjang Timur, Jalan Pramuka seluas 0,2 hektare.

"Kebakaran juga terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Merbau seluas 1 hektare serta di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat seluas 2 hektare. Tim gabungan sempat berjibaku melakukan pemadaman di Desa Insit pada Sabtu (14/2/2026). Api berhasil dipadamkan, dan proses pendinginan masih terus berlangsung untuk memastikan tidak ada bara tersisa," ungkapnya.

Dibeberkan Ardath, upaya pemadaman paling intens berlangsung di Desa Tenggayun Raya, Kecamatan Rangsang Pesisir. Di lokasi tersebut, tim gabungan harus bekerja selama tujuh hari, sejak 30 Januari hingga 5 Februari 2026, sebelum api benar-benar padam.

"Peristiwa ini menjadi peringatan dini bagi seluruh elemen masyarakat bahwa musim panas berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar karhutla tidak kembali meluas di Kabupaten KepulauanMeranti," pungkasnya.**

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Razia Tempat Hiburan Malam di Selatpanjang, Polisi Tak Temukan Indikasi Narkoba

Razia Tempat Hiburan Malam di Selatpanjang, Polisi Tak Temukan Indikasi Narkoba

Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Pemkab Meranti Kunjungi Pemko Pekanbaru, Kolaborasi Tata Kelola Pemerintahan dan Infrastruktur

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Wisuda STKIP Meranti, Sekda Sudandri: Lulusan Harus Jadi Agen Perubahan di Dunia Pendidikan

Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Pemkab Meranti Gandeng Universitas Awal Bros, Perkuat SDM dan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Buka Seleksi Calon Paskibraka Meranti Tahun 2026, Sekda : Ini Sebuah Kehormatan dan Tanggungjawab

Buka Seleksi Calon Paskibraka Meranti Tahun 2026, Sekda : Ini Sebuah Kehormatan dan Tanggungjawab

Komsos Babinsa di Alahair Timur Pererat Silaturahmi dengan Warga

Komsos Babinsa di Alahair Timur Pererat Silaturahmi dengan Warga

Komentar
Berita Terbaru