Sabtu, 18 April 2026 WIB
Sabtu, 18 April 2026 WIB

Api Kembali Muncul di Rangsang Pesisir, Kebakaran Lahan Kini Terjadi di Tenggayun Raya

Redaksi - Jumat, 30 Januari 2026 19:49 WIB
Api Kembali Muncul di Rangsang Pesisir, Kebakaran Lahan Kini Terjadi di Tenggayun Raya

merantione.com - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Setelah sebelumnya api melahap lahan di dua desa, kali ini titik kebakaran dilaporkan muncul di Desa Tenggayun Raya, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga:

Sebelumnya, kebakaran tercatat menghanguskan lahan seluas sekitar 0,5 hektar di Desa Kedaburapat serta 0,2 hektar di Desa Tanah Merah. Meski api sempat berhasil dipadamkan oleh tim gabungan, kemunculan titik api baru kembali memicu kesiapsiagaan aparat di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Ardath, S.IP, menyampaikan bahwa laporan kebakaran di Desa Tenggayun Raya diterima pada Jumat siang.

"Iya, sekarang lagi siap-siap mau meluncur ke lokasi kebakaran di Tenggayun Raya. Laporannya kita terima habis sholat Jumat tadi," ujar Ardath kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Usai menerima laporan, BPBD Kepulauan Meranti langsung melakukan koordinasi lintas instansi serta menyiapkan peralatan pemadaman sebelum tim diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Diketahui, sebelumnya tim gabungan telah berjibaku selama beberapa hari untuk memadamkan kebakaran lahan yang pertama kali terjadi di Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, pada Minggu (25/1/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar setengah hektar lahan, sebelum kemudian merembet dan kembali muncul di Desa Tanah Merah dengan luas lahan terbakar sekitar 0,2 hektar.

Peristiwa tersebut memicu respons cepat lintas unsur. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kepulauan Meranti, Polsek Rangsang, Bhabinkamtibmas, Masyarakat Peduli Api (MPA), masyarakat setempat, serta unsur Pemerintah Desa Kedaburapat dan Pemerintah Kecamatan Rangsang Pesisir turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemadaman.

Dalam upaya tersebut, sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya 2 unit mesin ministrike, 15 roll selang, 3 unit nozzel, 2 unit selang hisap, serta 1 unit drone untuk pemantauan udara. Selain itu, 5 unit kendaraan roda dua digunakan guna menjangkau titik api di lokasi yang sulit dilalui.**

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Imlek 2026 dan Festival Perang Air di Kawal Ketat, Imigrasi Selatpanjang Catat 87 WNA Masuk ke Meranti

Imlek 2026 dan Festival Perang Air di Kawal Ketat, Imigrasi Selatpanjang Catat 87 WNA Masuk ke Meranti

Imigrasi Selatpanjang Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Imigrasi Selatpanjang Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Alahair Timur

Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Alahair Timur

Program Eazy Passport dan SEHATI Imigrasi Selatpanjang Sentuh Warga di Tanjung Samak

Program Eazy Passport dan SEHATI Imigrasi Selatpanjang Sentuh Warga di Tanjung Samak

Basarnas Riau Bersama Bupati dan BPBD Meranti Saling Perkuat Sinergi

Basarnas Riau Bersama Bupati dan BPBD Meranti Saling Perkuat Sinergi

Cegah Karhutla, Pratu M Fahrijal Bersama Warga Patroli ke Sejumlah Titik Rawan di Desa Segomeng

Cegah Karhutla, Pratu M Fahrijal Bersama Warga Patroli ke Sejumlah Titik Rawan di Desa Segomeng

Komentar
Berita Terbaru