Rabu, 28 Oktober 2026 WIB
Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Terkuak, Beginilah Jaringan Narkoba Pekanbaru dan Malaysia Bertransaksi

- Selasa, 22 Mei 2018 16:27 WIB
Terkuak, Beginilah Jaringan Narkoba Pekanbaru dan Malaysia Bertransaksi

JAKARTA - Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Arman Depari mengungkap bahwa jaringan narkoba ekstasi dan sabu Pekanbaru adalah penghubungan dari jaringan narkoba Malaysia, dengan transaksi di tengah laut.

Dipaparkan Arman, barang haram tersebut dibawa dari Malaysia menggunakan kapal kecil dan dijemput oleh jaringan Indonesia di koordinator tertentu.

"Mereka akan dijemput oleh speedboat dari Indonesia jadi mereka punya koordinat tertentu. Kemudian mereka bertemu di tengah laut atau istilahnya ship by ship," papar Arman di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, melansir Suara.com, Selasa, 22 Mei 2018.

Usai melakukan transaksi, jaringan Indonesia tersebut masuk daerah Dumai, Riau. Di sana paket narkoba dalam bentuk besar langsung didistribusikan ke daerah-daerah termasuk Pekanbaru.

Baca Juga:

Berita terkait: Bawa sabu 8 Kg lebih dalam Ban Serap Fortuner, Warga Dumai di Tangkap

Tersangka Wina yang mendapat paket tersebut langsung membagi paket dalam ukuran kecil dan berat yang beragam. Berat bagian paket itu 25 gram sampai 50 gram. Ekstasi yang diedarkan tersebut terbagi menjadi dua warna yakni pink dan orange yang dikemas dalam bentuk kecil.

"Mereka juga kemas dalam bentuk-bentuk kecil ada satu kemasan 100 butir, ada yang 250 butir kemudian mereka lempar ke pasar," jelasnya.

Lebih lanjut, dikatakan Arman, harga beredar di pasaran sangat bervariasi. Namun untuk sindikat Pekanbaru tersebut menjual ekstasi dan sabu mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

"Yang 100 butir ekstasi itu harganya 8 juta, kalau shabu per gram harganya 800ribu sedangkan yang 25 gram harganya 28 juta," pungkasnya.[roci]

SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Komentar
Berita Terbaru