Minggu, 25 Oktober 2026 WIB
Minggu, 25 Oktober 2026 WIB

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Redaksi - Minggu, 25 Oktober 2026 17:08 WIB
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
merantione.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, berpesan kepada seluruh santri agar terus menimba dan menguasai ilmu yang dipelajari selama di pondok pesantren (Ponpes).

Baca Juga:

Tidak hanya itu, para santri dan santriwati juga harus senantiasa menjaga akhlak, terlebih ketika menyelesaikan pendidikan di Ponpes.

Pesan itu ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti di Lapangan Bola Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingti.nggi Barat, Ahad (25/10/2026) pagi

Peringatan HSN yang mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" tersebut diikuti para kiai, pengasuh pondok pesantren, tenaga pendidik, serta santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di Kepulauan Meranti.

Membacakan amanat Menteri Agama Rai, Bupati Asmar menekankan pentingnya peran santri dalam memperkuat bangsa, baik melalui perjuangan mempertahankan kemerdekaan maupun kontribusi dalam pembangunan.

Melalui tema tahun ini, santri didorong untuk mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Tidak hanya menguasai ilmu agama, santri juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, menguasai teknologi, berinovasi, serta mengembangkan kemandirian tanpa meninggalkan tradisi pesantren dan akhlak mulia.

Santri juga memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan, kewirausahaan hingga kepemimpinan. Karena itu, pondok pesantren diharapkan terus menjadi pusat pembentukan karakter, persatuan, dan kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Asmar mengingatkan pentingnya peran guru dan pengelola pondok pesantren dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berkualitas, santun, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Didiklah anak-anak kita dengan sebaik-baiknya. Kita berharap mereka menjadi santri yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa. Jaga sopan santun dan etika dalam kehidupan sehari-hari," pesan Asmar.

Ia juga mengimbau generasi muda agar bijak dalam pergaulan, menjaga perilaku, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait isu yang beredar mengenai dugaan aktivitas LGBT di Kepulauan Meranti, Asmar menyampaikan bahwa berdasarkan penelusuran aparat kepolisian di lapangan, pihaknya belum memperoleh temuan yang mengonfirmasi isu tersebut.

Meski demikian, pemerintah daerah akan terus mendorong sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, termasuk kalangan pendidik dan generasi muda, mengenai pentingnya menjaga etika, perilaku, serta lingkungan sosial yang sehat.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini turut melibatkan santri dari sejumlah pondok pesantren sebagai petugas upacara.

Muhammad Nawawi, Ketua Pondok Pesantren Alhusna Mantiasa, bertindak sebagai perwira upacara, sedangkan M Farhan Nur Rasyid dari Pondok Pesantren Darul Fikri Selatpanjang menjadi komandan upacara.

Pasukan pengibar bendera berasal dari Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin Mantiasa, sementara paduan suara diisi santri Pondok Pesantren Al Muawanah. Sejumlah santri lainnya turut bertugas dalam pembacaan ikrar santri, UUD 1945, dan kalam ilahi.

Keterlibatan para santri tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda pesantren.

Menutup rangkaian kegiatan, Asmar berharap peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan pondok pesantren dalam melahirkan generasi yang religius, berkarakter, mandiri, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indonesia.

Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Ketua DPRD Antoni Sidharta, Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, Danposal Selatpanjang Lettu Laut Adu Ismanto, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti Misyamto, Sekda Sudandri, Ketua TP PKK Hj Ismiatun, Ketua FKPP Kiai M Nurdin, serta sejumlah kepala OPD dan tokoh agama.**

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru