Satpol PP Bengkalis Jaringan 2 Pasangan Bukan Suami Istri
BENGKALIS -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bengkalis bersama Polsek dan TNI menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) disekitaran kota Bengkalis, Senin (12/6/2017) malam.
Setidaknya, 36 personel dilibatkan dalam operasi itu. Satu persatu hotel, lokasi karaoke keluarga dan sebuah pujasera menjadi target petugas.
Kerjasama 3 institusi itu membuahkan hasil. 2 pasangan bukan suami istri asal Pekanbaru berhasil dijaring. Mereka langsung digelandang petugas ke Mapol PP jalan Soebrantas Desa Wonosari, Bengkalis.
Kasi Ops Satpol PP Bengkalis, Sukardi SH, MH yang memimpin operasi pekat mengatakan operasi digelar dalam rangka membersih pusat kota dari penyakit masyarakat.
"Penyakit masyarakat tidak hanya miras dan sebagainya, termasuk juga tamu-tamu tidak dikenal seperti mereka (2 pasangan) yang kita jaring dan bukan suami istri tetapi berada didalam sebuah ruangan kamar,"ungkap Sukardi.
Diakuinya, membersihkan Bengkalis dari penyakit masyarakat memang tidak mudah. Namun hal itu terus dilaksanakan Satpol PP dibantu TNI/Polri.
"pelan-pelan pasti berhasil. Kita di Bengkalis jika perlu terhindarlah dari hal seperti itu. Kita pelan-pelan dipusat kota Bengkalis jangan sampaikan ada virus-virus demikian karena kota Bengkalis merupakan kota pendidikan,"terangnya.
Terkait 2 pasangan bukan suami istri yang diamankan, lanjut Sukardi, akan dilakukan pendataan dan diberi peringatan.
"Termasuk kita suruh bersangkutan membuat surat pernyataan,"pungkasnya sembari mengatakan operasi pekat rutin dilaksanakan dengan waktu mendadak. (Gus)
Setidaknya, 36 personel dilibatkan dalam operasi itu. Satu persatu hotel, lokasi karaoke keluarga dan sebuah pujasera menjadi target petugas.
Kerjasama 3 institusi itu membuahkan hasil. 2 pasangan bukan suami istri asal Pekanbaru berhasil dijaring. Mereka langsung digelandang petugas ke Mapol PP jalan Soebrantas Desa Wonosari, Bengkalis.
Kasi Ops Satpol PP Bengkalis, Sukardi SH, MH yang memimpin operasi pekat mengatakan operasi digelar dalam rangka membersih pusat kota dari penyakit masyarakat.
"Penyakit masyarakat tidak hanya miras dan sebagainya, termasuk juga tamu-tamu tidak dikenal seperti mereka (2 pasangan) yang kita jaring dan bukan suami istri tetapi berada didalam sebuah ruangan kamar,"ungkap Sukardi.
Diakuinya, membersihkan Bengkalis dari penyakit masyarakat memang tidak mudah. Namun hal itu terus dilaksanakan Satpol PP dibantu TNI/Polri.
"pelan-pelan pasti berhasil. Kita di Bengkalis jika perlu terhindarlah dari hal seperti itu. Kita pelan-pelan dipusat kota Bengkalis jangan sampaikan ada virus-virus demikian karena kota Bengkalis merupakan kota pendidikan,"terangnya.
Terkait 2 pasangan bukan suami istri yang diamankan, lanjut Sukardi, akan dilakukan pendataan dan diberi peringatan.
"Termasuk kita suruh bersangkutan membuat surat pernyataan,"pungkasnya sembari mengatakan operasi pekat rutin dilaksanakan dengan waktu mendadak. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Komentar