Remaja Putus Sekolah Jadi Kurir Sabu
BENGKALISONE -Putus sekolah, bocah laki-laki di bawah umur berinisial WAS (14) justru jadi kurir narkoba. Ia pun dibekuk polisi pada Sabtu 22 Juli 2017 sekira pukul 20.00 Wita di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Bali.
Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan mengatakan, pelaku terbukti membawa narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 50,58 gram yang dibungkus dalam 11 paket.
Ia menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang laki-laki diketahui bernama WAS biasa menempel dan mengambil paket narkoba jenis sabu. "Saat itu kami langsung melakukan penyelidikan. Terbukti saat ditangkap ada 11 paket sabu yang dibawa," terangnya di Denpasar, Minggu 23 Juli 2017.
WAS mengaku mendapat sabu tersebut dari seseorang bernama DMS yang keberadaannya tidak diketahui. "Dia mengaku hanya kenal lewat telepon. WAS ini disuruh oleh DMS menempel sabu itu tersebut sudah dua kali," terangnya.
Kompol Wayan mengimbuhkan, pelaku pertama kali menempel narkoba seminggu yang lalu dan yang kedua saat dia tertangkap
Tersangka dijanjikan uang oleh DMS untuk menempel sabu tetapi sampai saat ini belum diberikan karena keburu tertangkap oleh petugas. "Dia ini tidak tahu akan diberi upah berapa. Tapi yang jelas dia juga sempat memakai narkoba," pungkasnya.(okz)
Ia menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang laki-laki diketahui bernama WAS biasa menempel dan mengambil paket narkoba jenis sabu. "Saat itu kami langsung melakukan penyelidikan. Terbukti saat ditangkap ada 11 paket sabu yang dibawa," terangnya di Denpasar, Minggu 23 Juli 2017.
WAS mengaku mendapat sabu tersebut dari seseorang bernama DMS yang keberadaannya tidak diketahui. "Dia mengaku hanya kenal lewat telepon. WAS ini disuruh oleh DMS menempel sabu itu tersebut sudah dua kali," terangnya.
Kompol Wayan mengimbuhkan, pelaku pertama kali menempel narkoba seminggu yang lalu dan yang kedua saat dia tertangkap
Tersangka dijanjikan uang oleh DMS untuk menempel sabu tetapi sampai saat ini belum diberikan karena keburu tertangkap oleh petugas. "Dia ini tidak tahu akan diberi upah berapa. Tapi yang jelas dia juga sempat memakai narkoba," pungkasnya.(okz)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar