Polres Bengkalis Selidiki Kasus Penembakan Tewasnya Darmawan
Baca Juga:
Penyelidikan kasus dari kepolisian itu tidak lain untuk mengetahui sejauhmana prosedur tetap (Protap) patroli Bea dan Cukai.
Kapolres Bengkalis AKBP Aloysius Supriyadi dihubungi wartawan mengatakan, dalam kasus ini pihak Polres melakukan lidik, apakah pihak dari Bea dan Cukai saat bertugas melakukan kesalahan atau memang hanya kecelakaan dalam pelaksanaan tugas.
"Saat ini, kita masih lakukan lidik kasus tersebut, dengan memanggil sejumlah saksi, dari ABK Kapal juga dari petugas BC, "kata Kapolres AKBP Aloysius Supriyadi, Minggu (5/4).
Diberitakan sebelumnya, Bea Cukai Tipe Pratama Bengkalis menembak mati Darmawan salah satu anak buah kapal (ABK) penyeludup bawang Merah ilegal dari Malaysia ke Kabupaten Bengkalis di perairan Selat Malaka Desa Selat Baru Kecamatan Bantan pada Sabtu pukul 23.00 wib tengah malam tadi.
Dari informasi yang dirangkum bengkalisone, kapal Patroli BC melakukan pengejaran terhadap kapal kayu korban dan 2 kapal rekan korban lainnya yang berisi bawang ilegal. Dari pengejaran itu, BC sempat melepaskan tembakan peringatan. Karena salah satu kapal penyeludup bawang mencoba menabrak Patroli BC Bengkalis, oknum petugas BC melepaskan tembak ke arah kapal penyeludup hingga menembus dada sebelah kiri Darmawan sehingga menyebabkan korban tewas.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Bea Cukai Bengkalis terkait kebenaran dan dugaan- dugaan tewasnya ABK kapal kayu muatan bawang ilegal diperairan Selat Malaka tepatnya di Desa Selat Baru Kecamatan Bantan.(Gus)
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat