Penembak Jodi Setiawan Ternyata Pecatan Polisi Terlibat Kasus Narkoba
PEKANBARU - Pelaku penembakan Jodi Setiawan (21), yang tewas dengan timah panas di tubuhnya di di depan pintu rumah Edi Tias, Jalan Hasanuddin, Sabtu, 7 Januari 2017 lalu, ternyata seorang pecatan anggota polisi pernah bermasalah sebelumnya.
Pecatan polisi ini pernah dinas di Polres Rokan Hilir tersebut bernama Satriandi (29). Ia pernah melompat dari lantai 8 Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Jumat, 1 Mei 2015 silam, dalam kasus penggerebekan dari pengembangan kasus tabrakan mobil sindikat narkoba tersebut terhadap mobil polisi di Jalan Cut Nyak Dien.
Satriandi ditangkap oleh tak kurang dari 24 jam usai penembakan menewaskan Jodi di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Minggu malam, 8 Januari 2016.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, pelaku ditangkap berkat kerjasama Polres Padang Panjang, Polda Sumbar dan Satreskrim Polresta Pekanbaru serta didukung penuh IT Dit Intelkam Polda Riau.
"Penangkapan dilakukan di daerah Padang Panjang, di dalam kendaraan Honda Freed warna hitam No Pol BM 1110 OC dan ditemukan senpi rakitan dengan 6 peluru," kata Kapolresta, Senin, 9 Januari 2017.
Ia menjelaskan, pemeriksaan awal tersangka mengakui ia pelaku penembakan terhadap Jodi Setiawan, di Jalan Hasanuddin.
"Sementara untuk motif pelaku masih terus di dalami. Secepatnya akan kami beberkan apa tujuan pelaku menghabisi nyawa korbannya," kata Kombes Pol Susanto.
Jodi Setiawan alias Jodi Oye (21), terbujur kaku, Sabtu, 7 Januari 2017, pukul 23.30 WIB dengan luka tembak tepat di dada di depan pintu rumah Edi Tias (64) warga Jalan Hasanuddin Kec. Limapuluh, Pekanbaru.(roc)
Baca Juga:
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak