Napi Mantan Polisi Kabur dari Lapas Pekanbaru
PEKANBARU - Kepala Lembaga Permasyakatan Kelas II Pekanbaru, Yulius Sahruja mengatakan, satu tahanan yang kabur adalah kasus pembunuhan. Tahanan itu Satriandi yang merupakan terpidana kasus pembunuhan.
"Satriandi tahanan berbahaya, dia pelaku yang menodongkan senjati api kepada anggota kita," kata Yulius kepada wartawan, Rabu (22/11/2017).
Dia menjelaskan, Satriadi merupakan terpidana kasus pembunuhan. Kasus pembunuhan itu terjadi pada 8 Januari 2017 di Jalan Hasanuddin Pekanbaru. Korbannya adalah Jodi Setiawan (21). Penembakan itu ternyata bermotif transaksi narkoba. Sehari setelah penembakan diapun berhasil ditangkap.
Satriandi mantan anggota polisi dari Polres Rohil, Riau ini juga dikenal sebagai bandar besar narkoba. Bahkan pada 1 Mei 2015 polisi pernah menggerebek Satriandi di Hotel Aryaduta Pekanbaru. Disana polisi menemukan ribuan butir pil ekstasi dan sabu.
Namun saat penangkapan Satriandi lompat dari lantai 8 kamar hotel tempat dia menginap. Beruntung nyawanya selamat. Namun kakinya patah, akibat aksi nekatnya itu. Namun saat dipengadilan dia divonis bebas karena mengantungi kartu kuning alias punya surat kartu gila.
"Dalam kasus pembunuhan dia divonis 20 tahun, tapi dia masih banding," ucapnya.
Sementara itu, Nugroho Dwi Antoro teman Satriandi merupakan narapidana kasus pencurian dengan hukuman 2 tahun 6 bulan. "Kalau Nugroho ini statusnya sudah narapidana," ucapnya.
Seperti diketahui pada pukul 16.30 WIB, dua tahanan Lapas Pekanbaru melarikan diri. Keduanya kabur setelah berhasil menodongkan senjata api ke petugas. Setelah itu mereka kabur dengan menggunakan mobil jenis Nissan Xtrail.(poc)
Baca Juga:
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak