Hutang Tak Dibayar, Bos Batu Bata Ini Mengamuk
PEKANBARU - Abadi (34), pengusaha batu bata warga Jalan Kapau Sari, Pekanbaru, ditangkap polisi. Dia dan supirnya, Rico Putra (32), dilaporkan telah menganiaya Riki Satria (26). Keduanya tahanan di Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Ramadhan, mengatakan penganiayaan itu berawal dari utang-piutang antara Abadi dengan kakak Riki.
Abadi dan Rico pergi menagih hutang ke rumah kakak korban di Jalan A Malik, Kelurahan Bancah Lesung, Tenayan Raya, Selasa (8/8) lalu. Tetapi, keduanya hanya ditemui Riki.
Keduanya kesal lantaran berulang kali datang menagih ke rumah itu, namun yang punya hutang tidak pernah ada. "Pelaku meninju wajah samping kiri korban mengakibatkan luka pada telinga kirinya," kata Rahmadhan, Kamis (10/8).
Riki tidak terima diperlakukan seperti itu. Dia melaporkan Abadi dan Rico ke Polsek Tenayan Raya. "Petugas langsung menangkap keduanya," tukas Ramadhan.
"Kedua pelaku dikenai tuduhan melakukan penganiayaan bersama-sama kepada korban," tutup Ramadhan. (olc)
Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Ramadhan, mengatakan penganiayaan itu berawal dari utang-piutang antara Abadi dengan kakak Riki.
Abadi dan Rico pergi menagih hutang ke rumah kakak korban di Jalan A Malik, Kelurahan Bancah Lesung, Tenayan Raya, Selasa (8/8) lalu. Tetapi, keduanya hanya ditemui Riki.
Keduanya kesal lantaran berulang kali datang menagih ke rumah itu, namun yang punya hutang tidak pernah ada. "Pelaku meninju wajah samping kiri korban mengakibatkan luka pada telinga kirinya," kata Rahmadhan, Kamis (10/8).
Riki tidak terima diperlakukan seperti itu. Dia melaporkan Abadi dan Rico ke Polsek Tenayan Raya. "Petugas langsung menangkap keduanya," tukas Ramadhan.
"Kedua pelaku dikenai tuduhan melakukan penganiayaan bersama-sama kepada korban," tutup Ramadhan. (olc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar