Dor! Kurir 3 Kg Sabu Tewas Usai Ditembak Polisi
BENGKALISONE -Seorang terduga kurir narkoba bernama Jefri Syahputra alias Vijay (21), warga Jalan Cicakrowo, Beting Kuala Kapias, Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, tewas seketika setelah ditembak polisi di bagian kepalanya.
Vijay ditembak mati polisi karena melawan saat akan ditangkap. Ia bahkan sempat mencoba merampas senjata petugas.
Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai, AKP Muhammad Yunus, mengatakan, Vijay ditangkap bersama barang bukti 3 kilogram narkoba jenis sabu-sabu. Ia disergap di depan Hotel Tresya, Jalan Sudirman, Sijambi, Datuk Bandar, Tanjung Balai pada Rabu 13 September 2016 malam sekitar pukul 19.30 WIB.
"Tersangka kita buntuti naik becak setelah turun dari bus di Simpang Kawat kemudian kita menghentikannya dekat Terminal Tanjung Balai. Kita langsung memeriksa ransel yang dibawanya dan isinya bungkusan berisi serbu putih diduga sabu. Saat kita periksa tasnya, yang bersangkutan melakukan perlawanan dan mencoba merebut senjata petugas. Setelah diberi peringatan, tersangka kita beri tindakan tegas," terang Yunus.
Saat ini kata Yunus, jenazah Vijay masih berada di instalasi jenazah RSUD Tanjung Balai. Polisi pun masih mengembangkan kasus tersebut.
"Dugaan sementara yang bersangkutan merupakan anggota jaringan internasional. Barang haram itu kita sinyalir dibawa dari Dumai untuk dipasarkan di Tanjung Balai. Ini pemasoknya masih kita kejar," tegasnya.(okezone)
Vijay ditembak mati polisi karena melawan saat akan ditangkap. Ia bahkan sempat mencoba merampas senjata petugas.
Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai, AKP Muhammad Yunus, mengatakan, Vijay ditangkap bersama barang bukti 3 kilogram narkoba jenis sabu-sabu. Ia disergap di depan Hotel Tresya, Jalan Sudirman, Sijambi, Datuk Bandar, Tanjung Balai pada Rabu 13 September 2016 malam sekitar pukul 19.30 WIB.
"Tersangka kita buntuti naik becak setelah turun dari bus di Simpang Kawat kemudian kita menghentikannya dekat Terminal Tanjung Balai. Kita langsung memeriksa ransel yang dibawanya dan isinya bungkusan berisi serbu putih diduga sabu. Saat kita periksa tasnya, yang bersangkutan melakukan perlawanan dan mencoba merebut senjata petugas. Setelah diberi peringatan, tersangka kita beri tindakan tegas," terang Yunus.
Saat ini kata Yunus, jenazah Vijay masih berada di instalasi jenazah RSUD Tanjung Balai. Polisi pun masih mengembangkan kasus tersebut.
"Dugaan sementara yang bersangkutan merupakan anggota jaringan internasional. Barang haram itu kita sinyalir dibawa dari Dumai untuk dipasarkan di Tanjung Balai. Ini pemasoknya masih kita kejar," tegasnya.(okezone)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar