Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Pemkab Meranti Khawatir Jumlah Wisatawan Malaysia Berkurang

- Jumat, 16 Mei 2014 16:32 WIB
Pemkab Meranti Khawatir Jumlah Wisatawan Malaysia Berkurang
MERANTIONE, POG -Kabupaten Kepulauan Meranti, saat ini tidak lagi mempunyai alat transportasi laut rute Selatpanjang menuju Batu Pahat, Malaysia, setelah kapal Ferry Elugco tidak lagi beroperasi di daerah tersebut. Hal ini dikhawatirkan, akan berkurangnya jumlah wisatawan dari Bumi Melayu itu untuk berkunjung ke Kota Sagu (Meranti, red).


Baca Juga:

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti Ishak Izrai, didampingi Sekretarisnya Ismail Arsyad, menjelaskan dengan tidak ada lagi kapal melayani pelayaran langsung Selatpanjang menuju Malaysia maupun sebaliknya dapat mengurangi wisatawan ke Meranti.


"Pengaruhnya nanti berdampak pada jumlah wisatawan yang berkunjung ke Meranti. Wisatawan Malaysia tercatat yang cukup ramai berkunjung. Ini dikarenakan faktor kesamaan budaya, yakni Melayu dan Tionghoa," ujarnya belum lama ini.


Lebih jauh ia menjelaskan, warga Tionghoa Malaysia merupakan wisatawan paling ramai yang berkunjung ke Meranti, apalagi menjelang perayaan Imlek, ataupun mereka sekedar mengunjungi makam nenek moyang.


"Dengan kondisi sekarang yang harus transit dulu tentunya makin menyulitkan mereka. Tentunya ini berpotensi mengurangi jumlah wisatawan yang datang," tuturnya.


Saat ini masyarakat Kepulauan Meranti yang ingin berpergian ke Malaysia harus transit terlebih dahulu di Kabupaten Tanjungbalai Karimun menuju Kukup atau ke Kabupaten Bengkalis menuju Malaka.


Tentunya dampak ini tidak hanya dirasakan oleh wisatawan, tapi juga masyarakat Kepulauan Meranti yang banyak bekerja sebagai TKI di Malaysia.


"Jelaslah jadi makin susah dan nambah biaya kalau harus lewat Balai atau Bengkalis. Biasanya kita harus menginap dulu satu malam di sana untuk menyesuaikan jadwal kapal ke Malaysia," ungkap Yanto, salah seorang warga Kecamatan Rangsang, yang bekerja sebagai buruh perkebunan di Malaysia.


Menyangkut hal ini, belum diketahui pasti penyebab kapal tersebut berhenti beroperasi. Pihak manajemen Elugco belum berhasil dikonfirmasi terkait penghentian operasi. (patih)

SHARE:
Berita Terkait
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Komentar
Berita Terbaru