Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

PT GAN Tes Masuk Karyawan Untuk Pengembangan Kenaf

- Selasa, 16 Desember 2014 15:52 WIB
PT GAN Tes Masuk Karyawan Untuk Pengembangan Kenaf

BENGKALIS - Hari ini, selasa (16/12) dilaksanakan tes masuk untuk penerimaan karyawan PT Global Agrotek Nusantara di kantor Jl. Gatot Subroto Bengkalis. Perusahaan yang dikenal dengan singkatan GAN ini sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan tanaman kenaf.

Baca Juga:


"Sekarang kita sedang melaksanakan tes penerimaan karyawan, baik karyawan kontrak dan karyawan tetap PT Global Agrotek Nusantara, untuk nantinya akan ditempatkan kerja dicabang Bengkalis, Dumai, Duri dan Siak," ungkap Herman Tino, Ketua Koordinator penanaman Kenaf Bengkalis, Duri Dumai PT GAN kepada Bengkalisone.com


Menurutnya, tanaman kenaf ini sendiri merupakan tanaman yang memiliki prospek yang bagus kedepannya serta akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.


"Tanaman kenaf ini sebetulnya sudah lama, namun menjadi primadona saat ini karena prospek yang luar biasa. Insyaallah kedepan tanaman kenaf ini akan mampu memberikan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani karet, petani sawit," imbunya.


Dijelaskan Hermantino, Tanaman Kenaf ini sendiri merupakan tanaman yang memiliki waktu panen yang sangat singkat, yaitu tiga bulan setengah hingga empat bulan sudah bisa dilakukan pemanenan, dan berbeda dengan sawit atau karet, yang jangka waktu produktifnya sampai lima tahun. Sehingga tanaman ini sangat cocok untuk dikembangkan di Riau ini.


"Tanaman kenaf memiliki banyak sekali manfaat, dari akar hingga daunnya memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Saat ini kita telah memiliki kontrak dengan PT Toyota Jepang, mereka membutuhkan serat kenaf dari kulit kayu kenaf dan akan dibuat untuk bahan interior mobil, Toyota membutuhkan sekitar 50 ton serat kenaf setiap bulan,. Selanjutnya kita juga punya kontrak dengan perusahaan Thailand yang membutuhkan daun kenaf untk dibuat menjadi pelet (makanan ikan), disana membutuhkan sekitar 500 ton setiap bulan," terangnya.


Selain itu, tanaman ini mudah beradaptasi dengan lingkungan, sehingga sangat cocok untuk kontur tanah di Pulau Bengkalis, yang sebagiannya merupakan tanah gambut.


"Saat ini kita sedang mengembangkan tanaman kenaf di Rupat tepatnya di desa Kebumen, disana kita sekarang sedang mengembangkan 500 hektar penanaman dan sekarang sudah tertanam lebih 100 hektar," ujarnya.


Untuk tanaman kenaf yang berada di Rupat sendiri sudah mendekati masa panen, dan diperkirakan Januari mendatang akan dilakukan panen.


Iinsyaallah apda awal tahun 2015 kita akan melakukan panen kenaf perdana di Rupat," tutupnya. (Sof)

SHARE:
Berita Terkait
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Komentar
Berita Terbaru