Fakhtiar Minta Pendamping Desa Tingkatkan Peran
BENGKALIS- Dalam rangka mengoptimalkan peran Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP), 51 ketua lembaga ini di wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis menggelar rapat koordinasi (Rakor), Kamis (7/9/17) kemarin.
Kegiatan ditaja Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Bengkalis Bidang Ekonomi berlangsung di Kantor Camat Bengkalis, Desa Air Putih.
Hadir Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Bengkalis Bidang Ekonomi Fakhtiar Qadri, didampingi Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Bengkalis Berry Pratama, dan Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Bantan Fahri Andika.
Setelah melalui Rakor ini diharapkan dapat menyatukan persepsi dalam pengelolaan UED-SP kedepan disatukan dengan manajemen BUMDes. Peran Pendamping Desa sangatlah penting dalam mendampingi pengelolaan UED-SP tersebut.
"Implementasi dari tugas pendampingan harus berjalan dengan baik, perubahan yang terjadi harus dikawal serta pendamping dapat memberikan solusi dalam setiap persoalan yang terjadi," harap Fahri Andika.
Sementara itu Koordinator Pendamping Ekonomi Kabupaten Bengkalis Fakhtiar Qadri mengatakan, bahwa tergabungnya lembaga UED-SP menjadi satu diantara usaha di dalam BUMDes merupakan penyesuaian dari undang-undang desa.
"Program pemberdayaan melalui pinjaman modal usaha merupakan salah satu program yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis," ujarnya.
BUMDes merupakan induk dalam memanajemen ekonomi pedesaan dan memiliki kewenangan menggali potensi usaha di desa untuk dikembangkan.
"Diharapkan segala bentuk usaha yang telah menjadi milik desa atau potensi usaha yang ada di desa atau usaha dari program kegiatan pemerintah yang berskala lokal desa akan didorong dalam manejemen BUMDes secara terstruktur dan satu pintu serta terarah dengan baik," pintanya.
Kemudian Fakhtiar meminta pada Pendamping Desa Bidang Ekonomi untuk meningkatkan peran pendampingan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pembinaan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa di bidang ekonomi. (Gus)
Kegiatan ditaja Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Bengkalis Bidang Ekonomi berlangsung di Kantor Camat Bengkalis, Desa Air Putih.
Hadir Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Bengkalis Bidang Ekonomi Fakhtiar Qadri, didampingi Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Bengkalis Berry Pratama, dan Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Bantan Fahri Andika.
Setelah melalui Rakor ini diharapkan dapat menyatukan persepsi dalam pengelolaan UED-SP kedepan disatukan dengan manajemen BUMDes. Peran Pendamping Desa sangatlah penting dalam mendampingi pengelolaan UED-SP tersebut.
"Implementasi dari tugas pendampingan harus berjalan dengan baik, perubahan yang terjadi harus dikawal serta pendamping dapat memberikan solusi dalam setiap persoalan yang terjadi," harap Fahri Andika.
Sementara itu Koordinator Pendamping Ekonomi Kabupaten Bengkalis Fakhtiar Qadri mengatakan, bahwa tergabungnya lembaga UED-SP menjadi satu diantara usaha di dalam BUMDes merupakan penyesuaian dari undang-undang desa.
"Program pemberdayaan melalui pinjaman modal usaha merupakan salah satu program yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis," ujarnya.
BUMDes merupakan induk dalam memanajemen ekonomi pedesaan dan memiliki kewenangan menggali potensi usaha di desa untuk dikembangkan.
"Diharapkan segala bentuk usaha yang telah menjadi milik desa atau potensi usaha yang ada di desa atau usaha dari program kegiatan pemerintah yang berskala lokal desa akan didorong dalam manejemen BUMDes secara terstruktur dan satu pintu serta terarah dengan baik," pintanya.
Kemudian Fakhtiar meminta pada Pendamping Desa Bidang Ekonomi untuk meningkatkan peran pendampingan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pembinaan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa di bidang ekonomi. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Komentar