Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Dit Polairud Polda Kunjungi Sat Polair Polres Kabupaten Bengkalis

- Sabtu, 21 Juli 2018 00:43 WIB
Dit Polairud Polda Kunjungi Sat Polair Polres Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS - Dit Polairud Polda Riau Kombes Pol Hery Wiyanto mengunjungi Sat Polair Polres kabupaten Bengkalis, Jumat 20 Juli 2018. Kedatangan Hery Wayanto itu untuk mengukuhkan sebanyak 46 kelompok nelayan yang tergabung dalam Forum Kemitraan Kepolisian Masyarakat (FKPM) untuk di perairan Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Baca Juga:
Pengukuhan tersebut berlangsung di halaman Pos Polair Polres Bengkalis Sungai Bengkel, Bengkalis langsung ditandai dengan pemasangan rompi FKPM perairan oleh Kombes Pol Hery Wiyanto dan Kasat Polair AKP Yudhi Franata.
 
FKPM Perairan ini digagas Satpol Air Bengkalis sebagai bentuk implementasi program Netral (Nelayan Mitra Polair) yang sedang berjalan.
 
Selain pengukuhan, dari pantauan dilapangan juga turut diserahkan Pas Kecil gratis kepada nelayan serta penandatangan nota kesepahaman.
 
"Permasalahan konflik sosial tidak hanya dapat diselesaikan oleh kepolisian saja, harus ada banyak pihak dan stakeholder yang bekerjasama untuk menyelsaikan konflik sosial di perairan,"kata Kombes Pol Hery Wiyanto, kepada sejumlah wartawan usai pengukuhan.
 
Pembentukan FKPM Perairan di Kecamatan Bantan, lanjut Dit Polairud ini, merupakan langkah yang baik. Ia sangat mengapresiasi terobosan yang telah dilakukan Satpol Air Polres kabupaten Bengkalis. 
 
"Karena di Bantan itu sudah sering terjadi konflik nelayan sehingga dibutuhkan keterpaduan antara kepolisian, masyarakat dan stakeholders yang ada di sana,"ungkapnya.
 
"Ini sangat penting karena konflik sosial yang terjadi di masyarakat itu walaupun masalahnya kecil kadang-kadang bisa merembet dengan hal-hal yang lebih besar. Jadi Pol Airud berinisiatif dengan membuat terobosan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,"tambahnya.
 
Lanjut Hery, FKPM Perairan di Bengkalis merupakan FKPM pertama yang terbentuk. Ia berharap FKPM dapat berfungsi menyelesaikan konflik sosial jika ada terjadi nantinya.
 
"Kalau di perairan ini memang yang perdana, memang FKPM perairan untuk yang Bantan memang yang oertama. Saya hadir disini memang untuk memberi support kelangsungan FKP itu sendiri,"ujarnya lagi.
 
FKPM Perairan dapat bekerja sama dan menjalin hubungan kemitraan baik dengan Satpol Air. Kemitraan yang dimaksud itu, lanjutnya tidak hanya di bidang nelayan, FKPM juga diminta untuk dapat menginformasikan jika ada kegiatan kegiatan yang mencurigakan seperti peredaran narkoba dan terorisme.
 
Sementara itu, Kasat Polair AKP Yudhi Franata mengungkapkan pembentukan FKPM perairan merupakan wadah penyelesaian masalah yang terjadi ditengah-tengah nelayan itu sendiri.
 
"FKPM merupakan wadah permasalah, kalau masalah besar kita kecilkan kalau masalah kecil kita hilangkan. Mungkin tidak sampai ke Polsek kita selesaikan secara kekeluargaan,"ungkap Kasat Pol Air Bengkalis Yudhi.
 
Diutarakannya lagi, konflik antar nelayan di Bantan sudah terjadi sejak tahun 1980 an,"Jadi FKPM ini anggotanya berjumlah 400 lebih tergabung pada 46 kelompok nelayan. Dengan harapan, kita bersama menciptakan keamanan dan ketertiban di Kecamatan Bantan,"tegas AKP Yudhi Franata.

Hadir pada pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan Provinsi Riau diwakili Wan Saida Sofli, Danramil 01 Bengkalis Mayor Inf Irwan, Kepala Dinas Perikanan Bengkalis Herliawan, Kepala TU KSOP Syafrizal dan sejumlah kepala desa di Kecamatan Bantan.

SHARE:
Berita Terkait
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Komentar
Berita Terbaru