Rabu, 28 Oktober 2026 WIB
Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

DPPKP Gelar UPSUS SIWAB di Desa Banglas

- Rabu, 16 November 2016 02:38 WIB
DPPKP Gelar UPSUS SIWAB di Desa Banglas

SELATPANJANG – Untuk meningkatkan pengembangbiakan sapi di Kepulauan Meranti, Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) melaksanakan program gerakan serentak upaya khusus sapi induk wajib bunting ( UPSUS SIWAB). Kegiatan itu dimulai di peternakan sapi warga di Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (15/11/2016)

“Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Riau, bahkan sudah se-Indonesia. Hari ini kita sudah melaksanakannya di Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi,” ungkap Kasi Pengembangan Ternak DPPKP Ifwandi.

Dikatakannya, jumlah pertumbuhan sapi di Kabupaten Kepulauan Meranti pada sembilan kecamatan antara lain; sapi betina produktif dari umur 2-8 tahun sebanyak 2. 191 ekor. Dari jumlah itu untuk akseptor IB berjumlah sebanyak 234 ekor, aseptor kawin alam sebanyak 878 ekor, dan untuk pejantan kawin alam sebanyak 1.079 ekor.

"Kita sangat apresiasi sekali pertumbuhan sapi di daerah kita ini hal ini. Untuk itulah kita perlu juga mensosialisasikan dan terjun kelapangan agar masyarakat peternak mengikuti program sapi induk wajib bunting (SIWAB) ini," tambah Ifwandi.

Kegiatan tersebut, sambung dia, akan berkelanjutan sampai ke desa-desa. Dengan program ini diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ternak sapi sehingga meningatkan perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Produksi Pakan Ternak (PPT) Dinas Peternakan Provinsi Riau, Syahrial, mengatakan animo masyarakat untuk beternak sapi sangat tinggi sekali.  “Dan hari ini kita melaksanakan gerakan nasional tentang program sapi induk wajib bunting (SIWAB) agar dapat pertumbuhan sapinya berkala. Oleh karenanya, kami bersama rombongan DPPKP Kabupaten Meranti terjun ke lapangan langsung untuk melihat kondisi ternak sapi yang ada di Meranti ini," ungkap Syahrial.

Dan kedepannya, Ia pun mengharapkan perkembangan sapi di Meranti ini bertambah dan meningkat. “Kami juga akan memprogramkan pelatihan untuk kelompok tani peternak sapi se-Riau. Semoga kita bisa swasembada daging sapi ini ke depannya,” harapnya Syahrial.(rls/moc)
 

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Sambut HUT ke-18, Pemkab Meranti Hapus 100 Persen Denda PBB-P2 hingga Akhir Tahun

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak

Komentar
Berita Terbaru