Tanggapan Anggota Dewan Bengkalis Terkait Spanduk 'Curhat' Rekanan
BENGKALIS -Anggota DPRD Bengkalis dari fraksi Golkar Syahrial ST menanggapi adanya aspirasi dari sejumlah rekanan melalui spanduk yang ditempel di depan DPRD Bengkalis. Menurut dia pihaknya akan membuat surat tertulis terlebih dahulu kepada pemerintah Bengkalis.
Setelah itu nanti baru akan diperoleh jawaban dari pemerintah daerah terkait penundaan pembayaran kegiatan yang telah terlaksana ini.
Menurut dia, kejadian kosongnya kas daerah akibat terlambatnya dana bagi hasil di transfer pemerintah pusat ke daerah tidak hanya terjadi di Bengkalis. Namun terjadi di beberapa daerah lainnya.
"Untuk itu perlu koordinasi penguatan lintas daerah yang DBH nya belum dibayarkan. Agar daerah yang belum di bayarkan DBH nya memperoleh kepastian kapan dibayarkan oleh pusat," kata dia.
Tambah dia, kalau mengacu pada regulasi secara normal tentu baru bisa dibayarkan pada APBD Perubahan. Kecuali nantinya ada regulasi khusus tentang penggunaanya.
"Kalau ada regulasi khusus yang dikeluarkan pemerintah pusat. Tentu hutang kepada pihak ketiga bisa direalisasikan," tandasnya.(Gus)
Setelah itu nanti baru akan diperoleh jawaban dari pemerintah daerah terkait penundaan pembayaran kegiatan yang telah terlaksana ini.
Menurut dia, kejadian kosongnya kas daerah akibat terlambatnya dana bagi hasil di transfer pemerintah pusat ke daerah tidak hanya terjadi di Bengkalis. Namun terjadi di beberapa daerah lainnya.
"Untuk itu perlu koordinasi penguatan lintas daerah yang DBH nya belum dibayarkan. Agar daerah yang belum di bayarkan DBH nya memperoleh kepastian kapan dibayarkan oleh pusat," kata dia.
Tambah dia, kalau mengacu pada regulasi secara normal tentu baru bisa dibayarkan pada APBD Perubahan. Kecuali nantinya ada regulasi khusus tentang penggunaanya.
"Kalau ada regulasi khusus yang dikeluarkan pemerintah pusat. Tentu hutang kepada pihak ketiga bisa direalisasikan," tandasnya.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Pemkab Berharap DPD RI Perjuangkan Dukungan Pusat untuk Kepulauan Meranti
Pemkab Sediakan 50 Hektar Lahan dan Akses Jalan, Meranti Bakal Punya YONTP
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolres Meranti : Keselamatan Berlalulintas Jadi Prioritas
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Komentar