DPRD Bengkalis Harap Asesmen Tidak Ditunda-tunda Lagi
BENGKALIS -Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) diminta untuk tidak lagi menunda-nunda pelaksanaan asesmen menyusul telah keluarnya rekomendasi dari Komisi ASN (KASN). Terlebih, bupati Bengkalis Amril Mukminin pun meminta agar proses asemen ini segera dilaksanakan.
"Kalau bisa jangan ditunda-tunda lagi lah. Kalau bisa cepat untuk apa ditunda-tunda," ujar Ketua Komisi I DPRD Bengkalis Addihan kepada wartawan, Selasa (11/4)
Dikatakan, Komisi I sesuai dengan kewenangannya sudah menggelar hearing dengan BKPP saat pelaksanaan proses asesmen belum ada kepastikan. Saat itu, BKPP beralasan kalau asesmen belum bisa dilakukan karena menunggu rekomendasi dari KASN.
"Nah, sekarang kan rekomendasi sudah keluar, jangan lagi mencari-cari alasan lain untuk menunda. Semakin cepat dilaksanakan semakin baik agar roda pemerintahan berjalan secara optimal," ujar Addihan.
Menurut politisi dari partai Gerindra ini mengungkapkan, dirinya melihat saat ini roda pemerintahan kurang berjalan secara optimal karena masih ada 8 organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih dijabat pelaksana tugas. Kemudian, untuk OPD lainnya, walaupun sudah dijabat oleh pimpinan tinggi pratama, namun secara psikologis tidak bisa bekerja dengan nyaman selagi belum dilaksanakan asesmen.
"Memang sesuai aturan yang namanya ASN apapun jabatannya harus bekerja secara profesional. Namun, tidak juga bisa dipungkiri bahwa ASN juga manusia. Secara psikologis dalam tingkatan tertentu merasa tidak tenang untuk bekerja. Karena belum ada kepastian apakah mereka akan dipakai atau tidak," kata Addihan.
Namun, kalau sudah dilaksanakan asesmen, maka sudah ada kepastian siapa saja yang nantinya bakal menjabat pimpinan tinggi pratama dan siapa pula yang bakal tersisih. "Dari BKPP sudah membuat statemen bahwa asesmen akan dilaksanakan bulan April ini juga. Mudah-mudahan apa yang disampaikan itu bukan sekedar statemen melainkan betul-betul ditindaklanjuti," papar Addihan lagi (Gus)
"Kalau bisa jangan ditunda-tunda lagi lah. Kalau bisa cepat untuk apa ditunda-tunda," ujar Ketua Komisi I DPRD Bengkalis Addihan kepada wartawan, Selasa (11/4)
Dikatakan, Komisi I sesuai dengan kewenangannya sudah menggelar hearing dengan BKPP saat pelaksanaan proses asesmen belum ada kepastikan. Saat itu, BKPP beralasan kalau asesmen belum bisa dilakukan karena menunggu rekomendasi dari KASN.
"Nah, sekarang kan rekomendasi sudah keluar, jangan lagi mencari-cari alasan lain untuk menunda. Semakin cepat dilaksanakan semakin baik agar roda pemerintahan berjalan secara optimal," ujar Addihan.
Menurut politisi dari partai Gerindra ini mengungkapkan, dirinya melihat saat ini roda pemerintahan kurang berjalan secara optimal karena masih ada 8 organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih dijabat pelaksana tugas. Kemudian, untuk OPD lainnya, walaupun sudah dijabat oleh pimpinan tinggi pratama, namun secara psikologis tidak bisa bekerja dengan nyaman selagi belum dilaksanakan asesmen.
"Memang sesuai aturan yang namanya ASN apapun jabatannya harus bekerja secara profesional. Namun, tidak juga bisa dipungkiri bahwa ASN juga manusia. Secara psikologis dalam tingkatan tertentu merasa tidak tenang untuk bekerja. Karena belum ada kepastian apakah mereka akan dipakai atau tidak," kata Addihan.
Namun, kalau sudah dilaksanakan asesmen, maka sudah ada kepastian siapa saja yang nantinya bakal menjabat pimpinan tinggi pratama dan siapa pula yang bakal tersisih. "Dari BKPP sudah membuat statemen bahwa asesmen akan dilaksanakan bulan April ini juga. Mudah-mudahan apa yang disampaikan itu bukan sekedar statemen melainkan betul-betul ditindaklanjuti," papar Addihan lagi (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
Komentar