Abdul Kadir Minta OPD Bersikap Terbuka
BENGKALIS - Pimpinan sementara DPRD Bengkalis, Abdul Kadir S.Ag, meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersikap terbuka. Semua proyek (kegiatan) baik besar maupun kecil diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk ditayang, agar semua pihak mengetahui.
Persoalan yang terjadi saat ini kata Sekretars DPD PAN Bengkalis ini, masyarakat (kontraktor) hanya mengetahui kalau di beberapa OPD banyak kegiatan, sayangnya kegiatan atau proyek tersebut hilang atau habis begitu saja saat sejumlah rekanan mempertanyakan.
"Praktik-praktik tak baik seperti itu sudah saatnya kita buang. Kita minta semua OPD terbuka, jangan ada yang ditutup-tutupi. Serahkan semua kegiatan ke ULP, baik kecil maupun besar, biar rekanan tahu," ujar Kadir, Selasa (1/8)
Kendati proyek kecil yang masuk Penunjukan Langsung (PL), sesuai prosedur kata Kadir, tetap harus ditayang di ULP. Lalu panitia melakukan selesi dokumen rekanan yang ingin mengikuti kegiatan proyek-proyek PL tersebut. "Tidak main senyap saja, lalu saat ditanya proyeknya sudah habis," sebutnya.-
Kata Kadir, dirinya mendapat informasi ada rekanan tertentu yang kebagian kegiatan cukup banyak, sementara rekanan yang lain tidak dapat sama sekali," Janganlah sampai macam tu, rekanan yang lain mau kerja juga. Kalau memang kegiatannya banyak, ya dibagilah, biar sama-sama merasa," harapnya.
Untuk itu kata Kadir, dirinya kembali meminta seluruh OPD transfaran. Tidak melanggar aturan dan tidak mengakomodir kepentingan tertentu saja.(Gus)
Persoalan yang terjadi saat ini kata Sekretars DPD PAN Bengkalis ini, masyarakat (kontraktor) hanya mengetahui kalau di beberapa OPD banyak kegiatan, sayangnya kegiatan atau proyek tersebut hilang atau habis begitu saja saat sejumlah rekanan mempertanyakan.
"Praktik-praktik tak baik seperti itu sudah saatnya kita buang. Kita minta semua OPD terbuka, jangan ada yang ditutup-tutupi. Serahkan semua kegiatan ke ULP, baik kecil maupun besar, biar rekanan tahu," ujar Kadir, Selasa (1/8)
Kendati proyek kecil yang masuk Penunjukan Langsung (PL), sesuai prosedur kata Kadir, tetap harus ditayang di ULP. Lalu panitia melakukan selesi dokumen rekanan yang ingin mengikuti kegiatan proyek-proyek PL tersebut. "Tidak main senyap saja, lalu saat ditanya proyeknya sudah habis," sebutnya.-
Kata Kadir, dirinya mendapat informasi ada rekanan tertentu yang kebagian kegiatan cukup banyak, sementara rekanan yang lain tidak dapat sama sekali," Janganlah sampai macam tu, rekanan yang lain mau kerja juga. Kalau memang kegiatannya banyak, ya dibagilah, biar sama-sama merasa," harapnya.
Untuk itu kata Kadir, dirinya kembali meminta seluruh OPD transfaran. Tidak melanggar aturan dan tidak mengakomodir kepentingan tertentu saja.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
Komentar