Santunan Ramadan Rp2,7 Miliar Mengalir di Siak, Dari Guru Ngaji hingga Penggali Kubur
Redaksi - Senin, 02 Maret 2026 21:56 WIB
SIAK -- Pemerintah Kabupaten Siak bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak menyalurkan santunan Ramadan kepada ribuan mustahik, mulai dari guru ngaji, petugas kebersihan, hingga penggali kubur. Total bantuan yang digelontorkan sepanjang Ramadan tahun ini mencapai Rp2,7 miliar.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengungkapkan bahwa pada pekan pertama Ramadan dirinya turun langsung bersama jajaran untuk mengunjungi masyarakat hingga ke pelosok kampung dan dusun.
"Sepanjang pekan pertama Ramadan ini, Alhamdulillah kami bisa mengunjungi masyarakat langsung di rumah-rumah mereka. Kehangatan pertemuan sederhana di berbagai pelosok kampung hingga dusun menambah rasa syukur kepada Allah Taala," ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, para penerima santunan merupakan mustahik zakat, seperti fakir, miskin, hingga fisabilillah, termasuk guru ngaji, gharim, dan marbot masjid.
Melalui Baznas Siak, program Paket Ramadan Bahagia (PRB) disalurkan kepada sekitar 2.000 petugas kebersihan, keamanan, penyapu jalan, dan petugas pertamanan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bantuan sebesar Rp500 ribu per orang ini ditransfer langsung ke rekening penerima dengan total anggaran mencapai Rp1 miliar.
Selain itu, PRB Tahap I juga disalurkan di 14 kecamatan se-Kabupaten Siak dengan total nilai Rp800 juta. Bantuan berupa uang tunai dan sembako tersebut diberikan kepada 800 penerima melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan.
Baznas Siak turut memberikan santunan kepada 120 pekerja sektor informal seperti tukang sampan, ojek, becak motor, penggali kubur, dan pemandi jenazah. Sebanyak 300 guru ngaji, imam, dan marbot masjid juga menerima bantuan.
Masing-masing memperoleh Rp500 ribu dengan total anggaran Rp210 juta. Sementara santunan untuk dhuafa dan lansia disalurkan kepada 112 orang sebesar Rp900 ribu per orang atau total Rp100,8 juta.
Adapun santunan bagi yatim dhuafa diberikan kepada 877 penerima dengan nominal Rp300 ribu per orang atau total Rp263,1 juta.
Afni menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat.
"Terima kasih kepada para muzakki yang telah menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi sesama. Semoga rezekinya semakin bertambah," katanya.
Di luar program Baznas, Pemkab Siak juga mencatat sebanyak 25.521 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sosial periode Januari–Maret 2026.
Rinciannya, Program Keluarga Harapan (PKH) menjangkau 10.358 KPM desil 1–4, serta bantuan sembako bagi 15.173 KPM desil 1–5 sesuai data Kementerian Sosial RI.
Untuk bantuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan, iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42 ribu per bulan telah dibayarkan kepada 98.103 jiwa masyarakat miskin di Kabupaten Siak pada periode yang sama.
Afni berharap berbagai program santunan dan bantuan sosial ini dapat meringankan beban masyarakat selama Ramadan.
"Ramadan Kareem. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Siak dan seluruh masyarakatnya," tutupnya. (mc/rtm)
Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengungkapkan bahwa pada pekan pertama Ramadan dirinya turun langsung bersama jajaran untuk mengunjungi masyarakat hingga ke pelosok kampung dan dusun.
"Sepanjang pekan pertama Ramadan ini, Alhamdulillah kami bisa mengunjungi masyarakat langsung di rumah-rumah mereka. Kehangatan pertemuan sederhana di berbagai pelosok kampung hingga dusun menambah rasa syukur kepada Allah Taala," ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, para penerima santunan merupakan mustahik zakat, seperti fakir, miskin, hingga fisabilillah, termasuk guru ngaji, gharim, dan marbot masjid.
Melalui Baznas Siak, program Paket Ramadan Bahagia (PRB) disalurkan kepada sekitar 2.000 petugas kebersihan, keamanan, penyapu jalan, dan petugas pertamanan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bantuan sebesar Rp500 ribu per orang ini ditransfer langsung ke rekening penerima dengan total anggaran mencapai Rp1 miliar.
Selain itu, PRB Tahap I juga disalurkan di 14 kecamatan se-Kabupaten Siak dengan total nilai Rp800 juta. Bantuan berupa uang tunai dan sembako tersebut diberikan kepada 800 penerima melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan.
Baznas Siak turut memberikan santunan kepada 120 pekerja sektor informal seperti tukang sampan, ojek, becak motor, penggali kubur, dan pemandi jenazah. Sebanyak 300 guru ngaji, imam, dan marbot masjid juga menerima bantuan.
Masing-masing memperoleh Rp500 ribu dengan total anggaran Rp210 juta. Sementara santunan untuk dhuafa dan lansia disalurkan kepada 112 orang sebesar Rp900 ribu per orang atau total Rp100,8 juta.
Adapun santunan bagi yatim dhuafa diberikan kepada 877 penerima dengan nominal Rp300 ribu per orang atau total Rp263,1 juta.
Afni menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah menunaikan zakat.
"Terima kasih kepada para muzakki yang telah menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi sesama. Semoga rezekinya semakin bertambah," katanya.
Di luar program Baznas, Pemkab Siak juga mencatat sebanyak 25.521 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sosial periode Januari–Maret 2026.
Rinciannya, Program Keluarga Harapan (PKH) menjangkau 10.358 KPM desil 1–4, serta bantuan sembako bagi 15.173 KPM desil 1–5 sesuai data Kementerian Sosial RI.
Untuk bantuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan, iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42 ribu per bulan telah dibayarkan kepada 98.103 jiwa masyarakat miskin di Kabupaten Siak pada periode yang sama.
Afni berharap berbagai program santunan dan bantuan sosial ini dapat meringankan beban masyarakat selama Ramadan.
"Ramadan Kareem. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Siak dan seluruh masyarakatnya," tutupnya. (mc/rtm)
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati Siak Minta Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Dukung Program Presiden Prabowo, Wabup Siak Tekankan Peran Penghulu di Desa
Pemkab Siak Dorong UMKM dan Ekraf Manfaatkan Teknologi dan Strategi Pemasaran Digital
Maksimalkan Layanan, Disdukcapil Siak Pindahkan ke MPP
Dinilai Sebagai Mitra Terbaik, Ketua PWI Siak Terima Penghargaan dari Kapolres
Komentar