Sabtu, 18 April 2026 WIB
Sabtu, 18 April 2026 WIB

Lantai Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 15 Siswa SD Jatuh dan Terluka

Redaksi - Minggu, 01 Februari 2026 15:34 WIB
Lantai Tangsi Belanda di Siak Ambruk, 15 Siswa SD Jatuh dan Terluka
SIAK– Tragedi memilukan mewarnai kegiatan wisata edukasi di Bangunan Cagar Budaya Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, pada Sabtu (31/1/2026) pagi. Sekitar pukul 09.45 WIB, lantai dua bangunan bersejarah tersebut tiba-tiba runtuh, mengakibatkan belasan pengunjung jatuh terperosok ke lantai dasar.

Insiden ini menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka, yang terdiri dari 15 siswa-siswi SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, satu orang guru, dan seorang pemandu wisata setempat.

Kejadian yang berlangsung cepat ini sontak mengejutkan rombongan besar yang sedang asyik mempelajari sejarah bangunan peninggalan kolonial tersebut.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan peristiwa bermula saat rombongan yang membawa 55 murid dan 12 guru tiba di lokasi sekitar pukul 08.49 WIB. Didampingi pemandu, mereka bergerak menelusuri area gedung hingga akhirnya naik ke lantai dua untuk melihat bagian dalam ruangan.

Naas, material lantai yang terbuat dari papan kayu tua diduga sudah dalam kondisi lapuk dan tidak mampu menahan beban rombongan yang berkumpul di satu titik.

"Akibatnya, konstruksi lantai jebol dan membuat para korban jatuh dari ketinggian kurang lebih empat meter hingga menghantam lantai dasar bangunan," kata Sepuh.

Pasca-kejadian, evakuasi medis segera dilakukan di mana 10 korban dengan luka yang cukup serius dilarikan ke RSUD Siak untuk penanganan intensif.
Sementara itu, tujuh korban lainnya yang mengalami luka ringan mendapatkan perawatan di Puskesmas Mempura, dengan pendampingan penuh dari tim medis dan pihak sekolah.

AKBP Sepuh bersama sejumlah personel segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.

"Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada warga atau pengunjung lain yang mendekati area berbahaya selama proses olah TKP dan pendataan saksi-saksi berlangsung," ucap Sepuh.

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Kapolres Siak bersama Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli meninjau langsung kondisi para korban di rumah sakit pada siang harinya. Setelah itu, rombongan Forkopimda melakukan inspeksi mendadak ke lokasi kejadian guna melihat kerusakan teknis yang menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

Guna mencegah kejadian serupa, Polres Siak meminta pemerintah daerah untuk menutup sementara objek wisata Tangsi Belanda hingga perbaikan menyeluruh dilakukan.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mematuhi rambu keselamatan saat berkunjung ke situs-situs bersejarah yang memiliki kerentanan struktur bangunan," terang Sepuh.

Baca Juga:
Sumber : Media Center Riau

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tim Asistensi Polda Riau Tinjau Pos Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Meranti

Tim Asistensi Polda Riau Tinjau Pos Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Meranti

Penentuan Idulfitri 1447 H, Kemenag Siapkan 117 Titik Pemantauan Hilal, Ini Lokasinya

Penentuan Idulfitri 1447 H, Kemenag Siapkan 117 Titik Pemantauan Hilal, Ini Lokasinya

Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau: Jangan 'Gadaikan' Integritas Demi THR

Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau: Jangan 'Gadaikan' Integritas Demi THR

Jelang Idulfitri, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Riau Aman

Jelang Idulfitri, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Riau Aman

Kabareskrim Puji Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

Kabareskrim Puji Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

Polda Riau Gagalkan Peredaran 23 Kg Heroin, Tiga Tersangka Ditangkap

Polda Riau Gagalkan Peredaran 23 Kg Heroin, Tiga Tersangka Ditangkap

Komentar
Berita Terbaru