LAMR Resmi Tetapkan 23 Februari Sebagai Hari Ekosistem Riau
Redaksi - Selasa, 24 Februari 2026 14:07 WIB
PEKANBARU– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau secara resmi memaklumatkan tanggal 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau. Penetapan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, dalam prosesi di Balai Adat, Pekanbaru, Senin (23/2/2026).
Maklumat dibacakan bertepatan dengan 23 Februari 2026 Miladiyah atau 5 Ramadan 1447 Hijriah. Penetapan itu, sebagaimana disampaikan dalam maklumat, dilakukan atas permintaan anak kemanakan, khususnya yang tergabung dalam Persatuan Hijau Riau (PHR).
Dalam naskah maklumat disebutkan, setelah "menakar dengan nalar dan mencermati dengan hati," LAMR mengajak seluruh masyarakat Riau, baik kini maupun masa mendatang, untuk menjadikan 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau.
Penetapan tersebut dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus pelecut agar perhatian terhadap ekosistem Riau terus dicurahkan, sehingga tetap terawat dan memberi manfaat bagi umat.
Dalam maklumat itu juga ditegaskan nilai-nilai adat Melayu yang menekankan tanggung jawab menjaga alam, mulai dari hutan dan tanah, bukit dan lembah, hingga laut dan selat.
Pesan tersebut diperkuat dengan petuah adat yang menyebut tanda Melayu sejati dan beriman adalah mereka yang tahu menjaga alam dan lingkungan.
LAMR turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menjaga ekosistem, sesuai peran dan kapasitas masing-masing. Kaum muda, orang tua, datuk, alim ulama, cendekiawan, hingga pemegang kekuasaan diminta berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Maklumat itu ditutup dengan seruan agar pesan Hari Ekosistem Riau disebarluaskan dan menjadi tekad bersama dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Lancang Kuning.
Dokumen Maklumat Hari Ekosistem Riau tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. (MCR)
Maklumat dibacakan bertepatan dengan 23 Februari 2026 Miladiyah atau 5 Ramadan 1447 Hijriah. Penetapan itu, sebagaimana disampaikan dalam maklumat, dilakukan atas permintaan anak kemanakan, khususnya yang tergabung dalam Persatuan Hijau Riau (PHR).
Dalam naskah maklumat disebutkan, setelah "menakar dengan nalar dan mencermati dengan hati," LAMR mengajak seluruh masyarakat Riau, baik kini maupun masa mendatang, untuk menjadikan 23 Februari sebagai Hari Ekosistem Riau.
Penetapan tersebut dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus pelecut agar perhatian terhadap ekosistem Riau terus dicurahkan, sehingga tetap terawat dan memberi manfaat bagi umat.
Dalam maklumat itu juga ditegaskan nilai-nilai adat Melayu yang menekankan tanggung jawab menjaga alam, mulai dari hutan dan tanah, bukit dan lembah, hingga laut dan selat.
Pesan tersebut diperkuat dengan petuah adat yang menyebut tanda Melayu sejati dan beriman adalah mereka yang tahu menjaga alam dan lingkungan.
LAMR turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menjaga ekosistem, sesuai peran dan kapasitas masing-masing. Kaum muda, orang tua, datuk, alim ulama, cendekiawan, hingga pemegang kekuasaan diminta berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Maklumat itu ditutup dengan seruan agar pesan Hari Ekosistem Riau disebarluaskan dan menjadi tekad bersama dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Lancang Kuning.
Dokumen Maklumat Hari Ekosistem Riau tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil. (MCR)
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tim Asistensi Polda Riau Tinjau Pos Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Meranti
Penentuan Idulfitri 1447 H, Kemenag Siapkan 117 Titik Pemantauan Hilal, Ini Lokasinya
Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau: Jangan 'Gadaikan' Integritas Demi THR
Jelang Idulfitri, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Riau Aman
Kabareskrim Puji Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
Polda Riau Gagalkan Peredaran 23 Kg Heroin, Tiga Tersangka Ditangkap
Komentar