Senin, 08 Juni 2026 WIB
Senin, 08 Juni 2026 WIB

Kakap Putih Budidaya KJA Meranti Berangsur Dilirik Pedagang Lokal dan Luar Daerah

Redaksi - Jumat, 09 Agustus 2024 21:35 WIB
Kakap Putih Budidaya KJA Meranti Berangsur Dilirik Pedagang Lokal dan Luar Daerah

merantione.com - Produksi ikan Kakap Putih hasil budidaya keramba jaring apung (KJA) di Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini mulai di lirik pedagang lokal dan luar daerah.

Baca Juga:


Dari informasi yang diperoleh, saat ini (Agustus 2024) dalam budidaya KJA terdapat 1.000 ekor lebih ikan Kakap. dengan berat 8 sampai 9 gram per ekor yang siap dipasarkan.


Hal itu diakui Koordinator Penyuluh Perikanan Eni Caturini bersama salah seorang pembudidaya, Zapani, bahwa ikan Kakap Putih tersebut sekarang sudah tinggal sedikit karena telah di beli oleh pedagang ikan di Selatpanjang dan Kota Dumai.

"Sudah lumayan produksinya dijual pembudidaya secara berangsur-angsur sendiri. Setidaknya ada pasaran, meskipun dalam jumlah yang tidak begitu besar," beber Eni, baru-baru ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ahmad Yani menyampaikan hahwa ikan Kakap Putih memiliki pasaran yang cukup baik di negara Malaysia dan Singapura. Ukuran yang diminati oleh kedua negara tersebut adalah 3, 4 dan 5 gram atau 3 dan 4 ekor per kilogramnya.

Meskipun sudah mulai dilirik pedagang lokal dan luar daerah, sebutnya, namun pihaknya terus berupaya menggandeng berbagai pihak, seperti pedagang pasar di Kota Batam, Kepulauan Riau dan Selatpanjang sendiri untuk membantu pemasaran ikan Kakap Putih tersebut.

"Upaya-upaya yang kita lakukan ini tidak lain adalah untuk menggenjot hasil penjualan perikanan melalui akses pemasaran ikan Kakap Putih dan lainya di Meranti. Sehingga dengan adanya akses pemasaran yang jelas, kita yakin animo masyarakat untuk membudidaya ikan akan semakin meningkat pula," tuturnya, Jumat (9/8/2024).

Pada akhirnya, sambung Yani pula, produksi ikan di Meranti akan meningkat. Sejalan dangan meningkatnya pendapatan pembudidaya dan nelayan.

"Terkait hal ini sangat perlu langkah-langkah dan strategi yang inovatif dalam pengelolaan sektor perikanan di Meranti. Salah satunya dengan merangkul berbagai pihak maupun stake holder terkait," tutupnya. (uzi)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru