Imigrasi Selatpanjang Amankan 20 WNA Bangladesh Terdampar di Pulau Merbau
Redaksi - Selasa, 04 Februari 2025 20:28 WIB
MERANTI– Sebanyak 20 warga negara asing (WNA) asal Bangladesh dan seorang tekong asal Kepulauan Meranti diamankan oleh Imigrasi Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, setelah ditemukan terdampar di Pantai Beting Beras, Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, pada Selasa (4/2/2025).
Ke-21 orang tersebut diduga terdampar setelah speedboat yang mereka tumpangi mengalami karam di perairan Pantai Beting Beras, Pulau Merbau.
Saat ini, seluruh WNA beserta tekong tersebut telah diamankan oleh pihak Imigrasi Selatpanjang dan ditempatkan di Lapas Selatpanjang. Berdasarkan informasi yang diterima, semua WNA yang diamankan berjenis kelamin laki-laki.
Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang, Putu Sonny Kharmawi Guna, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap para WNA tersebut.
"Para WNA sudah dititipkan di Lapas Selatpanjang. Kami telah berkoordinasi dengan pihak lapas dan mereka memastikan bahwa ruangannya cukup untuk menampung para WNA ini," kata Putu Sonny, Selasa (4/2/2025).
Dari informasi yang dirangkum, diketahui bahwa dari 21 orang yang diamankan, hanya 16 orang yang memiliki paspor. Sementara itu, lima orang lainnya mengaku kehilangan paspor mereka saat speedboat karam. **
Ke-21 orang tersebut diduga terdampar setelah speedboat yang mereka tumpangi mengalami karam di perairan Pantai Beting Beras, Pulau Merbau.
Saat ini, seluruh WNA beserta tekong tersebut telah diamankan oleh pihak Imigrasi Selatpanjang dan ditempatkan di Lapas Selatpanjang. Berdasarkan informasi yang diterima, semua WNA yang diamankan berjenis kelamin laki-laki.
Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang, Putu Sonny Kharmawi Guna, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap para WNA tersebut.
"Para WNA sudah dititipkan di Lapas Selatpanjang. Kami telah berkoordinasi dengan pihak lapas dan mereka memastikan bahwa ruangannya cukup untuk menampung para WNA ini," kata Putu Sonny, Selasa (4/2/2025).
Dari informasi yang dirangkum, diketahui bahwa dari 21 orang yang diamankan, hanya 16 orang yang memiliki paspor. Sementara itu, lima orang lainnya mengaku kehilangan paspor mereka saat speedboat karam. **
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Operasi Wirawaspada, Imigrasi Selatpanjang Ungkap Adanya WNA Langgar Aturan Keimigrasian
Layanan Program Limau Imigrasi Selatpanjang Hadir di Desa Bantar
Inovasi Baru untuk Pelayanan, Imigrasi Selatpanjang Hadirkan Program Limau
Imigrasi Perketat Syarat Permohonan Paspor RI bagi Mantan WNA
Layanan SEHATI : Terobosan Inovasi Imigrasi Selatpanjang Permudah Pasien dan Difabel Urus Paspor
Penerapan Aplikasi All Indonesia di Kepulauan Meranti Berjalan Lancar
Komentar