Penerapan Aplikasi All Indonesia di Kepulauan Meranti Berjalan Lancar
Redaksi - Jumat, 03 Oktober 2025 10:03 WIB
merantione.com - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Rabu (1/10/2025), resmi memberlakukan penggunaan aplikasi All Indonesia bagi penumpang internasional WNI maupun WNA.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Putu Sonny Kharmawi Guna Giri SH, melalui Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim), Frantonius, mengatakan bahwa pada hari pertama penerapan, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala.
Dimana, sebutnya, kelancaran itu tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang ikut menyosialisasikan, baik melalui media massa maupun agen tiket kapal.
"Untuk sosialisasi tidak hanya dilakukan di Kepulauan Meranti, tapi juga melibatkan agen tiket di Malaysia, seperti di pelabuhan Kukup dan Batu Pahat. Ini sangat efektif. Mereka ikut mengingatkan penumpang bahwa jika ingin masuk ke Indonesia, wajib mengisi aplikasi ini," jelas Fran.
Ia menyebutkan, mayoritas penumpang sudah dapat mengisi aplikasi dengan benar. Hanya sebagian kecil yang masih terkendala, seperti salah input nomor paspor atau tanggal kedatangan.
"Misalnya ada penumpang yang tiba tanggal 1, tapi mengisi tanggal 3, sistem tidak mendeteksi. Sehingga pengisian harus diulang kembali," terangnya.
Untuk memudahkan layanan, pihak Pelindo juga menyediakan satu unit komputer di pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, agar penumpang bisa langsung mengakses aplikasi All Indonesia melalui situs resmi.
Kemudian, lanjut Frantonius, fasilitas ini cukup membantu, terutama bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan aplikasi di perangkat pribadi.
Pada hari pertama penerapan aplikasi tersebut, Kantor Imigrasi Selatpanjang mencatat kedatangan dua kapal dengan total 147 penumpang, terdiri dari 145 WNI dan 2 WNA.
Partisipasi masyarakat pun dinilai cukup baik. Namun masih ada penumpang yang baru mengetahui bahwa aplikasi All Indonesia bisa diisi sejak tiga hari sebelum keberangkatan.
"Sosialisasi akan terus kita gencarkan, terutama melalui agen tiket, tujuannya agar tidak terjadi penumpukan antrean di pelabuhan," kata Frantonius.
Untuk diketahui, peluncuran Aplikasi All Indonesia berpusat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.**
Baca Juga:
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Putu Sonny Kharmawi Guna Giri SH, melalui Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian (Lalintalkim), Frantonius, mengatakan bahwa pada hari pertama penerapan, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala.
Dimana, sebutnya, kelancaran itu tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang ikut menyosialisasikan, baik melalui media massa maupun agen tiket kapal.
"Untuk sosialisasi tidak hanya dilakukan di Kepulauan Meranti, tapi juga melibatkan agen tiket di Malaysia, seperti di pelabuhan Kukup dan Batu Pahat. Ini sangat efektif. Mereka ikut mengingatkan penumpang bahwa jika ingin masuk ke Indonesia, wajib mengisi aplikasi ini," jelas Fran.
Ia menyebutkan, mayoritas penumpang sudah dapat mengisi aplikasi dengan benar. Hanya sebagian kecil yang masih terkendala, seperti salah input nomor paspor atau tanggal kedatangan.
"Misalnya ada penumpang yang tiba tanggal 1, tapi mengisi tanggal 3, sistem tidak mendeteksi. Sehingga pengisian harus diulang kembali," terangnya.
Untuk memudahkan layanan, pihak Pelindo juga menyediakan satu unit komputer di pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, agar penumpang bisa langsung mengakses aplikasi All Indonesia melalui situs resmi.
Kemudian, lanjut Frantonius, fasilitas ini cukup membantu, terutama bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan aplikasi di perangkat pribadi.
Pada hari pertama penerapan aplikasi tersebut, Kantor Imigrasi Selatpanjang mencatat kedatangan dua kapal dengan total 147 penumpang, terdiri dari 145 WNI dan 2 WNA.
Partisipasi masyarakat pun dinilai cukup baik. Namun masih ada penumpang yang baru mengetahui bahwa aplikasi All Indonesia bisa diisi sejak tiga hari sebelum keberangkatan.
"Sosialisasi akan terus kita gencarkan, terutama melalui agen tiket, tujuannya agar tidak terjadi penumpukan antrean di pelabuhan," kata Frantonius.
Untuk diketahui, peluncuran Aplikasi All Indonesia berpusat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.**
Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar