28 Anak Ikuti Sunatan Massal di Desa Bokor
Redaksi - Kamis, 03 Juli 2025 15:15 WIB
MERANTI - Sebanyak 28 anak dari Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir mengikuti sunatan massal yang digelar di Pos Bhabinkamtibmas Desa Bokor, Rabu (2/7/2025). Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Bhabinkamtibmas Desa Bokor dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Dumai.
Pelaksanaan khitanan massal turut didukung oleh tenaga medis dari Puskesmas Desa Anak Setatah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua YBM PLN UP3 Dumai Ahmad Ruziko, Manajer PLN ULP Selatpanjang Dalie Priasmoro, Kapolsek Rangsang Barat Ipda AF Menara, Anggota DPRD Meranti Sopandi S.Sos, Camat Rangsang Barat Hasan S.Sos, Kepala Desa Bokor Irianto Abdullah, Kepala Puskesmas Anak Setatah Noviarni S.ST, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Bokor, Irianto Abdullah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi kegiatan.
"Kami bersyukur karena kegiatan ini dilaksanakan di desa kami, yang merupakan desa dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Rangsang Barat. Terima kasih kepada pihak PLN, dan Pak Bhabin yang selalu aktif dan peduli terhadap masyarakat," ucap Irianto.
Selain itu, Irianto juga berharap perhatian PLN tidak berhenti sampai di sini. Ia mengungkapkan masih terdapat lebih dari 100 rumah di Desa Bokor yang belum teraliri listrik.
"Dapat kami sampaikan bahwa di Desa Bokor ini masih terdapat 100 lebih rumah yang belum teraliri listrik. Sementara mereka sangat membutuhkan. Untuk itu kami berharap realisasi jaringan listrik ini bisa segera terlaksana," tambahnya.
Kegiatan sunatan massal tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua YBM PLN UP3 Dumai, Ahmad Ruziko. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan agenda tahunan yang didanai dari infaq dan sedekah pegawai PLN.
"Tahun ini YBM mengalokasikan anggaran sebesar Rp279 juta untuk kegiatan sunatan massal. Ini adalah bentuk kepedulian kami dalam membentuk generasi Muslim yang bersih dan sehat," ujar Ruziko.
Ruziko juga menyampaikan apresiasi kepada Manajer PLN ULP Selatpanjang atas inisiasinya dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menyebutkan, program sunatan massal telah rutin digelar sejak tahun 2022, dimulai dari Dumai, kemudian Bagan Siapi-api (2023), Bengkalis (2024), dan tahun ini menyasar dua lokasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Untuk wilayah Meranti, kegiatan ini dilaksanakan di Selatpanjang dan Desa Bokor. Di Bokor terdaftar 28 anak dan di Selatpanjang sebanyak 25 anak," terangnya.
Untuk diketahui, selain layanan khitan gratis, setiap peserta juga mendapatkan bingkisan berupa tas sekolah, peci, souvenir, dan santunan uang tunai sebesar Rp100 ribu per anak. **
Pelaksanaan khitanan massal turut didukung oleh tenaga medis dari Puskesmas Desa Anak Setatah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua YBM PLN UP3 Dumai Ahmad Ruziko, Manajer PLN ULP Selatpanjang Dalie Priasmoro, Kapolsek Rangsang Barat Ipda AF Menara, Anggota DPRD Meranti Sopandi S.Sos, Camat Rangsang Barat Hasan S.Sos, Kepala Desa Bokor Irianto Abdullah, Kepala Puskesmas Anak Setatah Noviarni S.ST, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Bokor, Irianto Abdullah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi kegiatan.
"Kami bersyukur karena kegiatan ini dilaksanakan di desa kami, yang merupakan desa dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Rangsang Barat. Terima kasih kepada pihak PLN, dan Pak Bhabin yang selalu aktif dan peduli terhadap masyarakat," ucap Irianto.
Selain itu, Irianto juga berharap perhatian PLN tidak berhenti sampai di sini. Ia mengungkapkan masih terdapat lebih dari 100 rumah di Desa Bokor yang belum teraliri listrik.
"Dapat kami sampaikan bahwa di Desa Bokor ini masih terdapat 100 lebih rumah yang belum teraliri listrik. Sementara mereka sangat membutuhkan. Untuk itu kami berharap realisasi jaringan listrik ini bisa segera terlaksana," tambahnya.
Kegiatan sunatan massal tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua YBM PLN UP3 Dumai, Ahmad Ruziko. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan agenda tahunan yang didanai dari infaq dan sedekah pegawai PLN.
"Tahun ini YBM mengalokasikan anggaran sebesar Rp279 juta untuk kegiatan sunatan massal. Ini adalah bentuk kepedulian kami dalam membentuk generasi Muslim yang bersih dan sehat," ujar Ruziko.
Ruziko juga menyampaikan apresiasi kepada Manajer PLN ULP Selatpanjang atas inisiasinya dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menyebutkan, program sunatan massal telah rutin digelar sejak tahun 2022, dimulai dari Dumai, kemudian Bagan Siapi-api (2023), Bengkalis (2024), dan tahun ini menyasar dua lokasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Untuk wilayah Meranti, kegiatan ini dilaksanakan di Selatpanjang dan Desa Bokor. Di Bokor terdaftar 28 anak dan di Selatpanjang sebanyak 25 anak," terangnya.
Untuk diketahui, selain layanan khitan gratis, setiap peserta juga mendapatkan bingkisan berupa tas sekolah, peci, souvenir, dan santunan uang tunai sebesar Rp100 ribu per anak. **
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Desa Bokor Raih Juara 1 Lomba Tiga Pilar Tingkat Polda Riau
Pos Bhabinkamtibmas di Pulau Terluar NKRI Terima 1.000 Buku dari Perpusnas
Polsek Rangsang Barat Bagi-bagi Takjil Kepada Masyarakat
Baksos Religi Polsek Rangsang Barat, Jalin Kedekatan Untuk Jaga Kamtibmas
Polsek Rangsang Barat Gelar Baksos Religi di Masjid Aqoidul Iman Telaga Baru
Pastikan Perayaan Imlek Aman dan Lancar, Polsek Rangsang Barat Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Kempang
Komentar