Angin Kencang Picu Gelombang, KSOP Bengkalis Himbau Nahkoda Kapal Waspada
BENGKALIS
-Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten
Bengkalis Muhammad Fikri mengingatkan kepada nahkoda kapal ferry pembawa
penumpang agar lebih mengedepankan keselamatan penumpang di musim angin
kencang di perairan Bengkalis dan sekitarnya.
"Kita mengingatkan kepada operator kapal, pemilik kapal dan kapten serta awak kapal untuk berhati- hati melakukan pelayaran dimusim angin yang memicu gelombang. Jangan memaksakan pelayaran apabila keadaan cuaca tidak mengizinkan,"ungkap Fikri, Senin (9/2) diruang kerjanya.
Menurut dia, demi terpenuhi keselamatan penumpang dalam pelayanan ditranportasi laut, KSOP Bengkalis setiap harinya terus melakukan pantauan berita dari BMKG terkait dengan situasi cuaca. Terlebih, musim angin yang memicu gelombang diprediksi bakal terjadi hingga maret.
"Saya sampaikan juga, pada akhir januari kemarin, Ferry Mulia Kencana tujuan Bengkalis- Malaysia patah kembali setelah hampir 20 menit melakukan pelayaran dari pelabuhan Selat Baru, dia laporkan ke kita situasi gelombang kuat, akhirnya kita putuskan bersama Mulia Kencana Patah kembali,"Sampai Fikri.
"Makanya, kita harapkan pihak kapal memperhatian cuaca sebelum melakukan pelayaran, utamakan keselamatan penumpang, itu paling utama,"pungkasnya.(Gus)
"Kita mengingatkan kepada operator kapal, pemilik kapal dan kapten serta awak kapal untuk berhati- hati melakukan pelayaran dimusim angin yang memicu gelombang. Jangan memaksakan pelayaran apabila keadaan cuaca tidak mengizinkan,"ungkap Fikri, Senin (9/2) diruang kerjanya.
Menurut dia, demi terpenuhi keselamatan penumpang dalam pelayanan ditranportasi laut, KSOP Bengkalis setiap harinya terus melakukan pantauan berita dari BMKG terkait dengan situasi cuaca. Terlebih, musim angin yang memicu gelombang diprediksi bakal terjadi hingga maret.
"Saya sampaikan juga, pada akhir januari kemarin, Ferry Mulia Kencana tujuan Bengkalis- Malaysia patah kembali setelah hampir 20 menit melakukan pelayaran dari pelabuhan Selat Baru, dia laporkan ke kita situasi gelombang kuat, akhirnya kita putuskan bersama Mulia Kencana Patah kembali,"Sampai Fikri.
"Makanya, kita harapkan pihak kapal memperhatian cuaca sebelum melakukan pelayaran, utamakan keselamatan penumpang, itu paling utama,"pungkasnya.(Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api
Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi
Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030
Wabup Muzamil Ingatkan Kecamatan Tebingtinggi adalah Wajah Kabupaten
Wakil Bupati Meranti Tinjau TPA Gogok, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Sampah Daerah
Komentar