Jumat, 01 Mei 2026 WIB
Jumat, 01 Mei 2026 WIB

235 Personil di Kerahkan Pengamanan Imlek, Ini Imbauan Kapolres.

- Selasa, 10 Februari 2015 19:29 WIB
235 Personil di Kerahkan Pengamanan Imlek, Ini Imbauan Kapolres.
MERANTI - Sedikitnya, 235 personil anggota Polres Meranti di kerahkan untuk pengamanan hari raya imlek, personil tersebut di bagi untuk setiap kecamatan di kabupaten kepulauan meranti, yang bertugas menjaga keamanan dan keteriban pada hari Raya Imlek mendatang.

Demikian dikatakan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad saat ditemui sejumlah Wartawan, Selasa (10/2/2015) di ruang kerjanya. Menurut Dia, Sejumlah titik tertentu telah di persiapkan angota kepolisian untuk pengamanan, dan juga dipersiap untuk membantu masyarakat yang beraktifitas dan butuh pengawalan demi keamanan.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga agar tidak terjadi hotspot pada perayaan imlek mendatang. Bagi warga tioghoa yang akan bepergian agar mematikan lampu listrik di rumah serta mencabut semua aliran listrik yang tidak berguna.

Dilarang keras memainkan petasan yang berlebihan, sehingga menyebabkan Hotspot

Kapolres juga mengimbau kepada warga tionghoa yang akan merayakan Imlek (lebaran,red) agar saling menghargai satu sama lain, untuk tidak memainkan petasan pada jam tertentu, mengingat umat muslim yang akan beribadah di Masjid.

"Artinya, jangan memainkan petasaan disaat jam umat muslim melaksanakan ibadah, seperti waktu Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya dan Subuh. Kira minta untuk menghentikan kegiatan memainkan petasan tersebut," imbau AKBP Zahwani Pandra Arsyad.

Dan selanjutnya, Orang nomor satu di jajaran Polres Meranti inipun kembali mengimbau untuk menghindari tidakan kriminal pada perayaan Imlek.

"Saya imbau agar rumah di kunci rapat-rapat dan sepeda motor di masukan kedalam ruangan yang aman, gunakanlah gembok rumah dengan gembok super atau yang gembok yang lebih besar agar tidak di bobol maling," pungkasnya.

Dan bagi masyarakat hendak menjual perhiasan, Pihaknya katkita persilahkan agar masyarakat meminta pihak kepolisian untuk mengawal, agar tidak menjadi sasaran tidak kriminalitas pada saat penjual, dengan adanya pengawalan dapat mempersempit langkah para tindak kriminalitas di kalangan masyarakat yang akan menjual barang berharga.(Rky/moc)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api

Babinsa dan BPBD Patroli Karhutla di Tebing Tinggi Barat, Tidak Ditemukan Titik Api

Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan

Babinsa di Rangsang Barat Perkuat Sinergi dengan Warga, Bahas Keamanan hingga Ketahanan Pangan

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi

Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030

Dukungan Menguat, 19 Cabor Kompak Usung Hidayat Abdurrahman Pimpin KONI Meranti 2026-2030

Wabup Muzamil Ingatkan Kecamatan Tebingtinggi adalah Wajah Kabupaten

Wabup Muzamil Ingatkan Kecamatan Tebingtinggi adalah Wajah Kabupaten

Wakil Bupati Meranti Tinjau TPA Gogok, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Sampah Daerah

Wakil Bupati Meranti Tinjau TPA Gogok, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Sampah Daerah

Komentar
Berita Terbaru