Senin, 20 April 2026 WIB
Senin, 20 April 2026 WIB

Titiek Soeharto Pilih Keluar dari Golkar

- Senin, 11 Juni 2018 17:41 WIB
Titiek Soeharto Pilih Keluar dari Golkar

JAKARTA - Siti Herdiati Heriyadi atau yang akrab dipanggil Titiek Soeharto membuat keputusan politik yang mengejutkan banyak pihak. Titiek yang tercatat anggota Komisi IV DPR dari Partai Golkar ini menyatakan mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Putri Presiden RI ke II Soeharto ini menyatakan mundur dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya besutan dari Tommy Soeharto yang tak lain adik kandungnya sendiri.

Pengumuman mundurnya Titiek Soeharto dari Partai Golkar disampaikan dalam acara Konsolidasi Partai Berkarya DIY di Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Senin 11 Juni 2018.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Partai Berkarya, Hutama Mandala Putra atau Tommy Soeharto dan Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso.

Baca Juga:

BACA JUGA:

   Amien Rais Maju Nyapres, PDIP: Sebaiknya Duet dengan Prabowo

   Berikut Ini SE Menpan RB Larang PNS Gunakan Mobdin buat Mudik dan Terima Hadiah

   Pria yang Menghina Jokowi Serahkan Diri ke Polisi!

"Di tempat yang bersejarah bagi keluarga kami. Di sini ayah saya (Soeharto) dilahirkan. Izinkan saya menyampaikan pernyataan politik yang tentunya akan mempengaruhi perjalanan karir politik saya," ujar Titiek.

Meski tak menyebut alasan secara spesifik mundurnya dari Partai Golkar, namun mantan istri Prabowo Subianto ini mengatakan kondisi bangsa saat ini sangat memprihatinkan. Tujuh juta rakyat Indonesia menganggur namun banyak tenaga asing yang masuk ke Indonesia. Impor juga terus-terusan dilakukan pemerintah.

"Narkoba semakin merajalela dan aset bangsa tak dikelola dengan baik sehingga rakyat tak bisa sejahtera," tuturnya.

Menurutnya kondisi bangsa yang memperihatinkan ingin disuarakannya, namun karena masih di Golkar tidak mungkin disuarakannya. Partai Golkar sebagai partai besar dan sahabat pemerintah seharusnya bisa mengingatkan pemerintah namum itu tak terjadi.

"Melihat kondisi itu saya memilih untuk keluar dari Partai Golkar dan konsekuensinya jabatan anggota DPR dari Partai Golkar harus dilepas," katanya.

Meski keluar dari partai yang pernah didirikan oleh ayahnya sendiri, yakni HM Soeharto, namun Titiek tetap mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang menempa dirinya menjadi politikus perempuan di Indonesia.

"Saya ingin berjuang untuk kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya dan tentunya Golkar masih punya banyak politisi besar dan saya lebih dibutuhkan di Partai Berkarya," ucapnya.[viva]

SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026

Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026

Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Komentar
Berita Terbaru