Sabtu, 02 Mei 2026 WIB
Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Ditinggal Melaut, Rumah Nelayan Desa Bokor Ludes Terbakar

Pauzi - Minggu, 28 Desember 2025 11:16 WIB
Ditinggal Melaut, Rumah Nelayan Desa Bokor Ludes Terbakar
merantione.com - Musibah kebakaran rumah kembali menimpa salah seorang warga di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Baca Juga:
Tepatnya, pada Sabtu (27/12/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, rumah milik Johari (68), seorang nelayan di Jalan Pelita, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, ludes dilalap api saat ditinggal pemiliknya melaut.

Kapolres Kepulauan Meranti melalui Kapolsek Rangsang Barat yang baru, IPDA Ahmad Fauzi Menara SPd, membenarkan kejadian itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awalnya, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada meteran rumah korban.

"Api diduga berasal dari meteran listrik. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di laut," ujar IPDA Ahmad Fauzi Menara kepada wartawan.

Kebakaran itu pertama kalinya diketahui oleh tetangga korban yang melihat kobaran api sudah membesar dari bagian depan rumah.

Salah satu saksi mata, Wawan (33), yang tinggal tepat di belakang rumah korban, langsung menghubungi Johari setelah melihat api mulai mengganas.

Mendapat kabar tersebut, korban segera kembali ke darat. Namun saat tiba, api telah membesar dan dengan cepat menghanguskan bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu.

"Warga bersama korban sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tapi karena rumah berbahan kayu, api cepat menyebar dan tidak bisa diselamatkan," jelasnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB berkat kerjasama masyarakat dan personel Polsek Rangsang Barat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp200 juta, karena seluruh bagian rumah beserta isinya hangus terbakar.

Usai kejadian, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata saksi-saksi.

"Kami juga membantu evakuasi dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan," tambah IPDA Ahmad Fauzi Menara.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi kebakaran.

"Kembali kami ingatkan kepada masyarakat agar selalu memeriksa aliran listrik di rumah, terutama saat akan meninggalkan rumah dalam waktu lama," ujar Ardath.

BPBD juga menyarankan korban untuk segera mengajukan surat keterangan bencana sebagai syarat administrasi bantuan.

Dalam kesempatan tersebut, BPBD menyalurkan sejumlah bantuan darurat berupa selimut, tikar, obat-obatan, handuk, pakaian, kain sarung serta makanan ringan.

"Dari hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga korsleting arus listrik," tutupnya.

Pihak kepolisian dan BPBD kembali mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik sesuai standar demi mencegah terjadinya musibah kebakaran serupa di kemudian hari.**

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru