Pendaftaran Calon Ketum KONI Meranti Mulai Dibuka, TPP Tetapkan Batas 4 Mei untuk Pengembalian Formulir
merantione.com - Proses penjaringan dan penyaringan Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten KepulauanMeranti masa bakti 2026-2030 resmi dimulai. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) membuka tahapan ini dengan pengumuman kepada publik, sekaligus mengundang putra-putri terbaik daerah untuk berpartisipasi dalam memajukan dunia olahraga di Meranti.
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Simpan Sabu di Lemari, Pria di Selatpanjang Ditangkap Polisi
Langkah ini menjadi momentum penting bagi dunia olahraga di KepulauanMeranti, mengingat kepemimpinan KONI ke depan diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, baik dalam pembinaan atlet maupun peningkatan prestasi di tingkat regional hingga nasional.
Ketua TPP, Jefri Hidayat, kepada wartawan, Rabu (29/4/2026), menegaskan bahwa seluruh proses akan berjalan secara profesional dan mengacu pada aturan organisasi yang berlaku.
Ia menambahkan bahwa TPP tidak bekerja sendiri. Dalam menjalankan tugasnya, Jefri didampingi dua anggota TPP, yakni Lisya Kumala dan Zulkifli, yang bersama-sama memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan dan menjunjung tinggi prinsip transparansi serta akuntabilitas.
Ia juga menegaskan komitmen timnya untuk menjaga integritas setiap tahapan, mulai dari pendaftaran hingga penetapan calon, sehingga tidak ada celah bagi praktik yang merugikan organisasi maupun pihak-pihak yang ikut dalam proses tersebut.
"Kami TPP akan berlaku adil dan independen tidak memihak ke salah satu calon," tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh tahapan akan diawasi secara ketat dan terbuka, sehingga setiap calon memiliki kesempatan yang sama tanpa adanya perlakuan khusus.
"Prinsipnya, kami ingin menghadirkan proses yang bersih dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga hasil akhirnya benar-benar melahirkan pemimpin yang berkualitas," tambahnya.
Ia menjelaskan, penjaringan ini berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya AD/ART KONI Tahun 2020, Surat Keputusan Ketua Umum KONI Provinsi Riau Nomor 40 Tahun 2025 tentang penunjukan Pelaksana Tugas Ketua Umum KONIMeranti, serta sejumlah keputusan organisasi lainnya yang mengatur mekanisme dan tata kelola kepengurusan.
"Semua tahapan yang kami jalankan ini bukan tanpa dasar. Kami mengacu penuh pada aturan organisasi yang berlaku, sehingga proses ini sah secara administrasi dan kuat secara kelembagaan. Ini penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," jelas Jefri.
Menurut Jefri, figur yang diharapkan memimpin KONIMeranti ke depan bukan hanya sekadar memiliki nama besar, tetapi benar-benar sosok yang memahami dan memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan olahraga.
"Harapan orang yang memang peduli dengan olahraga Meranti, orang yang punya hubungan baik dengan Pemda karena kita sudah punya pengalaman sebelumnya. Tidak hanya mencari nama dan jabatan saja tapi memang betul-betul memajukan KONIMeranti ke depannya," ungkapnya.
Dalam kriteria yang ditetapkan, calon Ketua Umum KONI diharuskan memiliki kemampuan manajerial yang baik, dedikasi tinggi, serta waktu yang cukup untuk mengelola organisasi. Selain itu, calon juga harus mampu menjadi pemersatu seluruh unsur olahraga, memiliki visi besar dalam pembinaan prestasi, serta mampu menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, hingga lembaga olahraga di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, dari sisi persyaratan administratif, calon diwajibkan memiliki pengalaman sebagai pengurus cabang olahraga atau pengurus KONI minimal satu periode. Calon juga harus berdomisili di KepulauanMeranti, dibuktikan dengan e-KTP, serta mengantongi dukungan tertulis dari sedikitnya delapan cabang olahraga anggota KONI yang sah.
Tak hanya itu, setiap bakal calon juga diwajibkan menyampaikan visi dan misi, serta menandatangani sejumlah surat pernyataan, termasuk kesediaan meluangkan waktu penuh, kesiapan mundur dari jabatan sebelumnya jika terpilih, hingga komitmen menjaga integritas dan nama baik organisasi.
Untuk tahapan pelaksanaan, TPP telah menetapkan jadwal yang dimulai dari 29 April 2026 dengan agenda konferensi pers dan pengumuman resmi. Selanjutnya, pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran berlangsung hingga 4 Mei 2026, disusul verifikasi berkas pada 5 Mei 2026.
Penetapan bakal calon menjadi calon tetap dijadwalkan pada 6 Mei 2026, dan hasil akhir penjaringan akan diumumkan sehari setelahnya, yakni 7 Mei 2026.
TPP juga telah menyiapkan posko pendaftaran yang berlokasi di Kantor KONI Kabupaten KepulauanMeranti. Pelayanan dibuka setiap hari kerja mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
"Bagi siapa pun yang merasa memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap kemajuan olahraga di Meranti, kami membuka ruang seluas-luasnya untuk ikut serta. Silakan mendaftar dan ikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan," tutup Jefri.
Dengan dimulainya tahapan ini, diharapkan muncul figur-figur potensial yang mampu membawa KONIMeranti semakin maju dan berprestasi, sekaligus memperkuat sinergi antara insan olahraga dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.**
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Simpan Sabu di Lemari, Pria di Selatpanjang Ditangkap Polisi
Sempat Buang BB ke Luar Jendela, Dua Pria Kasus Sabu di Meranti Diciduk Polisi
Pasutri di Selatpanjang Ditangkap, Diduga Edarkan Ekstasi