Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Minggu, 12 Juli 2026 WIB

Usulkan 8 Desa di Program KNMP 2026, Pemkab Meranti Tunggu Keputusan KKP RI

Pauzi - Rabu, 08 Juli 2026 16:14 WIB
Usulkan 8 Desa di Program KNMP 2026, Pemkab Meranti Tunggu Keputusan KKP RI
merantione.com -Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI saat ini sedang menjalankan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Baca Juga:

Program ini masuk dalam salah satu asta cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan dan kelembagaan koperasi.

Tujuan dari program KNMP ini sendiri adalah untuk mengintegrasikan antara hulu ke hilir terhadap hasil perikanan Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup nelayan.

Pada tahun 2026 ini KKP menargetkan sebanyak 1.269 titik pembangunan KNMP. Dimana, dari jumlah itu telah dibangun sebanyak 100 KNMP di Indonesia.

Dalam program KNMP tersebut, disetiap lokasi akan dibangun pabrik es, gudang beku (cold storage), sentral kuliner, minimarket, bengkel kapal nelayan dan SPBU Nelayan, serta perkantoran.

Disamping itu, nantinya nelayan bakal diberikan bantuan kapal yang dilengkapi dengan peralatan pendukungnya.

Untuk syarat utama pengusulan KNMP terdiri atas beberapa unsur, seperti mata pencaharian masyarakatnya sebagian besar nelayan, memiliki sumber air bersih, lahan seluas minimal 1 hektar, serta ketersediaan jaringan listrik 3 Phase.

Mengambil peluang dari program KNMP itu, Pemerintah Kabupaten Meranti melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) mengusulkan sebanyak 8 desa.

Saat ini, usulan dari Kabupaten Kepulauan Meranti masih menunggu persetujuan dan penetapan oleh KKP RI.

"Kita mengusulkan sebanyak 8 desa di Meranti untuk masuk program KNMP. Terkait berapa desa yang lolos dan ditetapkan nanti, kita masih menunggu pleno oleh KKP," ungkap Kadiskanlut Kepulauan Meranti, Ahmad Yani, Rabu (8/7/2026).

Adapun 8 desa yang diusulkan, beber Yani, terdiri dari Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir, Desa Tanjung Kedabu Kecamatan Rangsang Pesisir, Desa Kedaburapat Kecamatan Rangsang Pesisir, dan Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat.

Kemudian, Desa Centai Kecamatan Pulau Merbau, Desa Mekarsari Kecamatan Merbau, Desa Mayang Sari Kecamatan Merbau, dan Desa Kepau Baru Kecamatan Tebingtinggi Timur.

Disebutkan Yani, tim dari KKP juga sudah turun melakukan survei tahap awal ke lokasi yang diusulkan itu pada Februari lalu.

Kemudian, survei tahap kedua berupa survei topografi juga sudah dilakukan tim KKP di tiga lokasi, yakni Desa Centai, Tanah Merah dan Mekarsari.

"Desa yang kita ajukan sudah di survei oleh tim kementerian. Jadi, mereka menilai berbagai aspek sesuai syarat utama dari program KNMP," ujarnya.

Lebih lanjut, Yani berharap setidaknya 6 desa masuk dalam program pusat tersebut, karena dinilai memenuhi syarat. Jika 6 desa itu masuk, maka nantinya terdapat 2 desa sebagai pelabuhan utama (lengkap) dan 4 desa sebagai pelabuhan penyangga.

Selain desa 8 itu, ungkap Yani, pihaknya juga kembali mengusulkan 8 desa lagi untuk masuk KNMP. Seperti, Desa Bagan Melibur, Melai, Banglas, Insit, Tanjung Bunga, Mekar Baru, Bandul, dan Tanjung Gadai.

"Mudah-mudahan usulan kita tersebut bisa diakomodir oleh pemerintah pusat melalui KKP. Sehingga program ini bisa berdampak baik bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan nelayan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti," ucapnya.***

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru