Selasa, 21 April 2026 WIB
Selasa, 21 April 2026 WIB

Imlek, Kamar Hotel Naik 300 Persen di Selatpanjang

Pauzi - Jumat, 07 Februari 2014 08:42 WIB
Imlek, Kamar Hotel Naik 300 Persen di Selatpanjang

MERANTI (POG) - Ramainya masyarakat dari luar Meranti yang datang khusus menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek di Selatpanjang, membuat seluruh kamar hunian hotel penuh. Jangankan hotel, wisma dan penginapan lain juga tidak mampu meladeni jumlah pemesanan kamar. Situasi ini dimanfaatkan oleh pengusaha hotel, wisma dan penginapan, dengan menaikkan harga kamar bahkan hingga 300 persen.

Kalau hari biasa kamar standard seharga sekitar Rp300 ribu, menjelang Imlek dan hingga usai perayaan imlek, harga kamar menjadi Rp900 ribu/ malam (double bad).

"Kita kecewa kalau datang ke Selatpanjang pada momen Tahun Baru Imlek. Semua kamar penuh dan anehnya walau harga sudah selangit, toh tidak ada yang kosong,” ujar Ayong warga Batam kepada pesisione.com group, Kamis (6/2) yang mengaku sengaja datang ke Selatpanjang untuk menyaksikan Pawai Dewa Cho She Kong.

Ayong bersama keluarga mengaku cukup puas menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek di Selatpanjang. Sayangnya, kamar hotel belum tersedia dengan cukup.

"Kita sih berharap, tahun depan sudah ada penambahan kamar hotel di Selatpanjang. Sehingga tamu yang datang tidak akan terancam tak dapat kamar, ini sangat kita harapkan kepada pengusaha dan juga pemerintah daerah. Sebab momen tahun baru Imlek di Meranti ini, sebuah kegiatan perayaan hari keagamaan yang paling fenomenal di Provinsi Riau bahkan di seluruh nusantara,” ujar Ayong.

Hal senada juga disampaikan Kinoy, warga Pekanbaru yang datang sehari sebelum perayaan Cue Lak. Hingga dini hari kemarin, Kinoy belum mendapat kamar untuk menginap. Ia akan kembali tahun depan untuk menyaksikan pawai Cue Lak namun ia berjanji akan memesan kamar 2 bulan sebelum perayaan.

Kinoy cukup tersiksa sebab sejak sore kedatangannya di kota sagu itu, ia hanya duduk di kedai kopi dan rumah makan saja. Sementara badannya sudah lelah mau istirahat tapi semua penginapan terisi oleh pengunjung.

Menyikapi kondisi itu Kinoy berharap kepada pemerintah daerah agar momen Imlek dikemas sebaik-baiknya. Termasuk kesiapan pengusaha yang didukung pemerintah untuk menambah jumlah kamar di Selatpanjang. "Setidaknya harus ada 1.000 kamar hotel untuk bisa menampung seluruh kebutuhan kamar, terutama pada saat perayaan tahun baru Imlek," tandasnya. (pog/don)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Komentar
Berita Terbaru