Sabtu, 18 April 2026 WIB
Sabtu, 18 April 2026 WIB

Petaka Banjir Jepang Tewaskan 200 Orang Lebih

- Kamis, 12 Juli 2018 23:43 WIB
Petaka Banjir Jepang Tewaskan 200 Orang Lebih

TOKYO - Hujan lebat yang mengguyur Negeri Matahari Terbit sepekan lalu berimbas pada tewasnya ratusan warga. Pencarian terhadap puluhan korban lainnya pun masih terus dilakukan.

Dilansir Reuters, Kamis (12/7/2018), hujan deras yang menyebabkan banjir itu disebut sebagai bencana terburuk dalam 36 tahun terakhir. Dilaporkan ada 200 orang tewas akibat banjir di wilayah Jepang barat tersebut, sedangkan puluhan orang lainnya dikabarkan hilang.

Pemerintah Jepang mengerahkan lebih dari 70 ribu personel gabungan untuk melakukan pencarian. Mengingat kondisi banjir yang masih parah, korban tewas diperkirakan terus bertambah.

Baca Juga:

BACA JUGA: Marinir Indonesia Berbagi Ilmu Patroli Tempur Dan Jungle Survival Di Hawaii

"Ini adalah fakta yang tidak dapat disangkal bahwa bencana semacam ini karena hujan yang deras dan belum pernah terjadi sebelumnya menjadi lebih sering dalam beberapa tahun terakhir," kata juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, dalam konferensi pers di Tokyo.

BACA JUGA: Harta Dibawa Mati! Ada Lho?.. Ayah dan BMW Seharga 1,2 Miliar Dikuburkan Bersama-sama

Sementara itu, 10 ribu warga lainnya menyelamatkan diri dengan berpindah ke sejumlah kantong-kantong pengungsian. Di sisi lain, 200 ribu rumah tidak mendapatkan pasokan air bersih selama seminggu terakhir.

"Tanpa air, kami tidak bisa membersihkan apapun. Kami tidak bisa mencuci apapun," ujar seorang pengungsi.

Suhu udara di kisaran 31-34 derajat Celcius ditambah kelembaban yang tinggi serta para warga yang tidur di atas lantai di tempat-tempat penampungan disebut dapat menambah jumlah korban meninggal dunia.

Salah satu siaran televisi menunjukkan seorang wanita tua yang mencoba tidur di tempat penampungan. Dia mengambil posisi tidur dengan lutut ditekuk di sebuah kursi lipat. Lengannya menutupi mata untuk menghalangi cahaya lampu. Tampak beberapa kipas angin, tetapi para pengungsi lainnya tampak kepanasan lantaran terlihat mengipaskan koran pada tubuhnya.

Perdana Menteri Shinzo Abe turun langsung mengecek kondisi pengungsi di Kurashiki. Abe menjanjikan bantuan tambahan secepat mungkin.[dtc]

SHARE:
Berita Terkait
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru