Di Ambang Perang Nuklir, China Minta Warganya Pulang ke Tanah Air Tinggalkan Korut
BEIJING – Pemerintah China dilaporkan telah menginformasikan warganya yang berada di Korea Utara (Korut) untuk pulang ke tanah air. Hal ini dilakukan karena meningkatnya kekhawatiran akan ketegangan antara Pyongyang dengan Washington yang semakin memuncak.
Laporan yang dilansir Korea Times menyebutkan, Kedutaan Besar China di Korut telah mulai menyarankan penduduk China-Korea untuk kembali ke China sejak bulan lalu. Berdasarkan informasi dari Radio Free Asia, kedutaan besar mulai mengirimkan pesan itu sejak peringatan Angkatan Bersenjata Korut.
Salah seorang warga China yang tinggal di Pyongyang mengatakan telah diberitahu untuk kembali dan tinggal di China untuk sementara waktu. Dia memutuskan untuk meninggalkan Korut lebih awal dari yang direncanakan.
“Kedutaan tidak pernah memberikan peringatan seperti itu. Saya khawatir dan meninggalkan Korut dengan terburu-buru,” kata pria yang tak disebutkan namanya itu sebagaimana dilansir Independent, Kamis (4/5/2017).
Meski begitu, dia mengklaim sebagian besar warga China yang tinggal di Pyongyang telah mengabaikan peringatan tersebut. Sementara laman resmi Kedutaan Besar China di Korut tidak menampilkan peringatan tersebut.
Situasi di Semenanjung Korea yang kian memanas turut menimbulkan kegeraman China. Pada Rabu, 3 Mei, China mendesak AS dan Korut untuk berhenti saling membuat jengkel.(okz/one)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai
Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan
Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komentar