Rabu, 29 April 2026 WIB
Rabu, 29 April 2026 WIB

Resmi Mendaftar ke KPU Kepulauan Meranti, Konsep 'Menebas Tuntas' jadi Jargon Bapaslon Manis

Pauzi - Kamis, 29 Agustus 2024 20:39 WIB
Resmi Mendaftar ke KPU Kepulauan Meranti, Konsep 'Menebas Tuntas' jadi Jargon Bapaslon Manis
Acara deklarasi bapaslon Mahmuzin Taher-Iskandar Budiman dan proses pendaftaran di KPU Kepulauan Meranti yang diiringi ratusan pendukung pada Kamis (29/8/2024) sore.
merantione.com - Sebanyak 4 bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati telah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti sejak Rabu (28/8/2024) hingga hari ini Kamis (29/8/2024).

Baca Juga:
Semua berkas bapaslon dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat untuk mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024.

Pasangan Mahmuzin Taher dan Iskandar Budiman yang disebut 'Manis', menjadi kontestan ke-empat mendaftarkan diri ke KPU, pada Kamis sore tadi, sebelum ditutup pada pukul 00.00 WIB malam.

Bapaslon Manis mengawali proses pendaftaran dengan menggelar deklarasi di gedung Afifa Sport Center, Jalan Banglas Selatpanjang, sekira pukul 14.00 WIB, dengan dihadiri kurang lebih 500-an pendukung.

Setelah acara deklarasi selesai, rombongan bapaslon Manis pun beranjak ke KPU di jalan Dorak, Selatpanjang.

Proses pendaftaran Manis pun berlangsung kurang lebih 2 jam.

Usai itu, kepada wartawan Mahmuzin dan Iskandar menyampaikan bahwa berkas pendaftaran mereka diterima dengan baik dan dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU.

"Alhamdulillah, proses pendaftaran kami (bapaslon Manis) sudah selesai. Kami terima dengan baik, berkas dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat," ungkap Mahmuzin dalam konferensi pers di halaman kantor KPU Kepulauan Meranti.

Ia memaparkan bahwa bapaslon Manis yang diusung koalisi partai PKS, Golkar dan pendukung PBB mengangkat konsep 'Menebas Tuntas' (Menuju Negeri Bahari Sejahtera) sebagai jargonnya.

"Kami akan fokus untuk membangun ekonomi masyarakat melalui bidang perdagangan. Karena, saat ini memang kondisi Meranti tergolong daerah miskin. Ini tentunya menjadi salah PR kami," ujarnya.

Lebih lanjut, kontestan yang pernah ikut pada Pilkada tahun 2019 lalu ini juga menyebutkan dalam menjalankan program pembangunan di Meranti harus punya jalan pintas.

"Harus ada jalan pintasnya menyelesaikan persoalan yang ada. Apalagi saat ini kita minim lapangan pekerjaan. Sementara, hanya ada 2 sektor yang bisa mengakomodir tenaga kerja, yakni tenaga pemerintahan (ASN) dan sektor swasta. Makanya perlu sektor perdagangan yang kuat agar menambah lowongan pekerjaan bagi masyarakat," sebut Mahmuzin.

Ia berkeinginan mengembalikan Kepulauan Meranti, khususnya Selatpanjang sebagai kota dagang.

"Kami juga berharap rekan pers atau wartawan bisa menjadi mitra terbaik bagi kami," tuturnya.

Terkait target perolehan suara, Mahmuzin mengatakan pasangan menargetkan 45 persen suara. Bahkan, dirinya optimis konstituennya pada Pilakda tahun 2019 masih solid.

"Saya maju kembali mencalonkan diri dan tidak mematikan mesin politk yang tahun 2019 lalu. Konstituen kita masih terjaga hingga saat ini," bener Mahmuzin lagi.

Ditambahkan Iskandar pula, bahwa dengan konsep menebas tuntas, pihaknya yakin semua persoalan yang ada di Meranti bisa dituntaskan kedepannya.

"Kami bertekad menuntaskan persoalan yang ada. Baik sektor ekonomi maupun infrastruktur, termasuk soal honor dan ADD agar masyarakat Meranti sejahtera," kata Iskandar.*

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru