Komisi II Soroti Pekerjaan Hotmix Jalan Perkantoran Ditengah Efisiensi Anggaran
Pauzi - Selasa, 19 Agustus 2025 22:20 WIB
merantione.com - Komisi II DPRD Kepulauan Meranti menyoroti pekerjaan overlay atau hotmix jalan di seputaran komplek terpadu perkantoran bupati di tengah efisiensi anggaran.
Politisi PAN yang akrab dipanggil Ep ini pun mempertanyakan prioritas pekerjaan hotmix jalan tersebut. Padahal, sebutnya, saat ini masih banyak jalan poros kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti ini yang kondisinya sangat memprihatinkan. Tentunya menyangkut kepentingan masyarakat luas.
"Darimana sudut pandangnya bahwa jalan (komplek perkantoran) itu prioritas? Sementara di kampung-kampung masyarakat mengeluh karena jalan poros rusak. Seharusnya dalam kondisi efesiensi ini, kita lebih mengutamakan skala prioritas," sebutnya heran.
Terhadap hal itu, ia dengan tegas meminta komitmen dari pemerintah daerah melalui Dinas PUPR kedepan lebih mengutamakan perbaikan atau pembangunan jalan poros di sejumlah kecamatan, seperti Rangsang Barat, Rangsang Pesisir, Tebingtinggi Timur dan Pulau Merbau.
"Kita sama-sama tahu bahwa saat ini masyarakat di beberapa kecamatan tersebut sering mengeluhkan jalan di daerah mereka rusak. Mereka butuh akses jalan yang memadai untuk berbagai aktivitas, terutama untuk mencari nafkah dan akses sekolah anak serta urusan lainnya. Ini harus kita perhatikan," pintanya dengan tegas.
Menanggapi sorotan dari Komisi II itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST, menjelaskan bahwa pekerjaan hotmix tersebut merupakan kegiatan yang tidak terkena efisien anggaran.
"Memang saat ini ada efisiensi anggaran, namun yang kita laksanakan adalah kegiatan yang tidak kena efisiensi, sehingga tetap kita laksanakan," ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, bahwa pembangunan jalan juga dilakukan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Seperti, bebernya, jalan poros lingkar Pulau Topang Kecamatan Rangsang, jalan poros Sungai Tohor-Tanjung Sari Kecamatan Tebingtinggi Timur, dan jalan poros Semukut-Kuala Merbau di Kecamatan Pulau Merbau.
Terkait pekerjaan hotmix itu, ungkap Rahmat merincikan, dilaksanakan di empat titik, yakni Jalan Johari Dagang disisi sebelah gedung LAMR Kepulauan Meranti sepanjang 269 meter, Jalan Terpadu komplek perkantoran atau di sebelah rumah dinas Wakil Bupati sepanjang 269 meter, Jalan Muzafar sepanjang 357 meter, dan jalan Sultan sepanjang 190 meter. Jadi, total semua yang di hotmix itu sepanjang 1.085 meter.
Untuk diketahui, kegiatan overlay atau hotmix jalan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Spesifik dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,4 miliar lebih.**
Baca Juga:Hal itu diutarakan Ketua Komisi II, Syaifi Hasan yang mengaku heran setelah mendapati adanya pelaksanaan pekerjaan tersebut. Padahal, kata dia, saat ini pemerintah daerah sedang mengencangkan ikat pinggang untuk mengefisiensi anggaran terhadap kebutuhan daerah pada ABPD. Sehingga semua pekerjaan yang tidak masuk skala prioritas, ditiadakan. "Saya heran, kok tiba-tiba ada pekerjaan hotmix jalan disekitar perkantoran ditengah efisiensi. Itu Bagaimana ceritanya? Padahal kita sedang ngirit anggaran. Hanya kebutuhan penting dan prioritas saja yang bisa dilaksanakan," ungkap Saifi, Selasa (19/8/2025).
Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar