Sabtu, 02 Mei 2026 WIB
Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Ketua Komisi II Tinjau Pekerjaan Duiker Simpang Puskesmas Alahair

Pauzi - Selasa, 10 Februari 2026 15:21 WIB
Ketua Komisi II Tinjau Pekerjaan Duiker Simpang Puskesmas Alahair
merantione.com - Untuk memastikan program pembangunan berjalan tepat, Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Saifi Hasan, melakukan pengecekan langsung terhadap progres pengerjaan duiker di simpang Puskesmas Jalan Pelajar Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Baca Juga:
Pengecekan yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026) pagi tersebut ikut didampingi PPTK dari Dinas PUPR, Konsultan Pengawasan, serta rekanan yang melaksanakan pekerjaan.

"Pengecekan itu kita lakukan agar pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Sehingga tidak ada bagian yang tidak sesuai sehingga mengurangi kualitas bangunan," ungkap Saifi usai pengecekan.

Meski demikian, politisi PAN Kepulauan Meranti itu mengakui saat ini pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor dari PT Seagull itu telah berjalan dengan baik dan sesuai spesifikasi.

"Untuk saat ini kita lihat dilapangan, pekerjaannya sudah sesuai dengan spek. Namun, kita tetap meminta rekanan mengutamakan kualitas bangunan," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga meminta kepada rekanan untuk melakukan penambahan tanah timbun atau uruk pada bagian kosong di sisi kiri dan kanan jalan pada duiker tersebut.

"Jadi, kita lihat tadi ada bagian yang kosong. Lantas kita minta langsung kepada rekanan agar nanti lobang itu di timbun dan dipadatkan supaya lebih bagus nantinya," sebut Saifi.

Disampaikannya juga, bahwa untuk progres pekerjaan saat ini perhatikan sudah hampir mencapai 30 persen.

"Dari progres itu, kita juga minta rekanan secepat mungkin menyelesaikan pekerjaan. Paling tidak, seminggu sebelum lebaran jalan tersebut sudah bisa digunakan kembali," harapnya.

Disamping itu, kepada Konsultan Pengawas, pihaknya juga meminta agar intensif melakukan pengawasan terhadap pekerjaan itu.

"Kita juga menyarankan nantinya setelah selesai pekerjaan, harus ditunggu selama 21 hari, baru bisa dibuka atau digunakan akses jalan tersebut. Ini agar kualitas bangunan (duiker) tersebut benar-benar terjamin kualitasnya," tutup Saifi.

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru