Minggu, 19 April 2026 WIB
Minggu, 19 April 2026 WIB

Karhutla Tanjung Peranap Terkendali, Tim Gabungan Lanjutkan Pendinginan

Redaksi - Kamis, 31 Juli 2025 12:54 WIB
Karhutla Tanjung Peranap Terkendali, Tim Gabungan Lanjutkan Pendinginan
MERANTI -- Polres Kepulauan Meranti bersama instansi terkait terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Pada Rabu (30/7/2025), tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan pada total 15 titik api (fire spot) di sepanjang Jalan Poros Kundur - Tanjung Peranap. Pemadaman turut didukung oleh dua unit helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang melakukan pengeboman air dari udara.

Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika, S.H., M.H., bersama Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, turun langsung memimpin operasi pemadaman di lokasi. Keduanya tampak memberikan arahan kepada tim gabungan dan memantau langsung proses pemadaman di lapangan.

"Upaya pemadaman ini harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, mengingat kondisi angin dan lahan gambut sangat mudah memperluas sebaran api," ujar Kompol Maitertika.

Selain terjun ke titik api, Kompol Maitertika dan Kalaksa M. Khardafi juga menyempatkan diri berkoordinasi dengan perangkat desa serta mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mereka juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan adanya titik api baru.

Upaya pemadaman ini tidak lepas dari berbagai kendala di lapangan. Tim menghadapi cuaca panas dengan suhu mencapai 32°C, hembusan angin kencang, terbatasnya sumber air, sulitnya akses menuju lokasi yang penuh semak belukar, serta karakteristik lahan gambut dengan kedalaman mencapai tiga meter.

Meski demikian, tim gabungan yang terdiri dari 45 personel Polres Kepulauan Meranti, 3 anggota TNI, 15 personel BPBD, 8 anggota MPA (Masyarakat Peduli Api) Desa Tanjung Peranap, serta 6 orang dari PT. ITA berhasil memadamkan semua titik api dan kini memasuki tahap pendinginan.

Pemantauan titik panas juga terus dilakukan secara berkala melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK) dan SIPONGI, serta patroli darat guna mencegah munculnya titik api baru.

Sementara itu, Satreskrim dan Satintelkam Polres Kepulauan Meranti masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembakaran lahan. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang terbukti secara sengaja membakar hutan atau lahan. **

Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Razia Tempat Hiburan Malam di Selatpanjang, Polisi Tak Temukan Indikasi Narkoba

Razia Tempat Hiburan Malam di Selatpanjang, Polisi Tak Temukan Indikasi Narkoba

Polres Meranti Ciduk Dua Pelaku Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi

Polres Meranti Ciduk Dua Pelaku Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi

Fun Night Run Polres Meranti Meriah, Kapolres Tegaskan Polri Sahabat Masyarakat

Fun Night Run Polres Meranti Meriah, Kapolres Tegaskan Polri Sahabat Masyarakat

Ramadhan Penuh Berkah, Polres Meranti Bagikan 100 Paket Takjil di Penyeberangan Kempang

Ramadhan Penuh Berkah, Polres Meranti Bagikan 100 Paket Takjil di Penyeberangan Kempang

Sat Polairud Polres Meranti Kembali Gelar JALUR, Sentuh Warga Pesisir Desa Alai

Sat Polairud Polres Meranti Kembali Gelar JALUR, Sentuh Warga Pesisir Desa Alai

Polres Meranti Berbagi Takjil Sekaligus Kenalkan Call Center 110 kepada Santri

Polres Meranti Berbagi Takjil Sekaligus Kenalkan Call Center 110 kepada Santri

Komentar
Berita Terbaru