Sabtu, 04 April 2026 WIB
Sabtu, 04 April 2026 WIB

Jembatan Sei Gelora Tanjungharapan Miring, Warga Selatpanjang Diminta Waspada Saat Melintas

Pauzi - Rabu, 03 Desember 2025 09:09 WIB
Jembatan Sei Gelora Tanjungharapan Miring, Warga Selatpanjang Diminta Waspada Saat Melintas
merantione.com- Warga diminta untuk berhati-hati saat melintas di jembatan Sungai Gelora, Tanjungharapan, Selatpanjang.

Baca Juga:

Pasalnya, jembatan tersebut saat ini dalam kondisi melengkung ke bawah alias miring dan dikhawatiran dapat membahayakan keselamatan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST, menanggapi kekhawatiran warga terhadap kondisi jembatan dimaksud.

"Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati melewati jembatan tersebut. Kalau pun ada yang sifatnya membawa kendaraan berat seperti milik APMS, gerobak pengangkut batu atau pasir maupun Dum Truck sampah agar memilih jalan lain untuk menghindari musibah yang tak diinginkan," ujar Rahmat Kurnia, saat ditemui pada Selasa (2/12/2025).

Pria yang akrab disapa Aang ini juga menjelaskan bahwa jembatan Sungai Gelora bukanlah merupakan satu-satunya jalan utama, melainkan masih ada sejumlah jalan alternatif lainnya yang masih bisa dilewati oleh para pengendara di kota sagu.

"Kita masih banyak alternatif lain. Artinya, bukan suatu hal yang sifatnya menghambat betul lah untuk masyarakat Meranti untuk melakukan mobilisasi.
Kita masih bisa ke Gelora lewat Jalan Nelayan, Jalan Tanjung Mayat. Kalau yang sepeda motor masih bisa melewati Jalan Manggis. Jadi ada beberapa alternatif jalan yang bisa dilewati selain dari jembatan tersebut," jelasnya.

Dibeberkan Aang pula, meski belum ada penutupan jalur, pemerintah setempat melalui Dinas PUPR, BPBD, Dishub, pihak kepolisian maupun Satpol PP serta pihak terkait lainnya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintas, serta menghindari membawa muatan berlebih yang dapat memperparah kondisi jembatan.

Pihaknya juga telah memasang rambu peringatan agar pengguna jalan lebih waspada terhadap risiko yang mungkin terjadi.

"Iya tadi sudah dipasang rambu-rambu yang bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada pengguna jalan mengenai kondisi dan situasi tertentu di lokasi tersebut, sehingga pengendara dapat menyesuaikan kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga akan saling berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dishub dalam hal menyiagakan personil untuk berjaga di lokasi jembatan itu agar tidak ada kendaraan berat yang melintasinya.

Lebih lanjut, dalam hasil pemeriksaan awal, Aang membeberkan bahwa pihaknya mencatat adanya dugaan bahwa kerusakan jembatan setelah dilalui mobil operasional PLN yang membawa alat berat beberapa waktu lalu.

Beban besar tersebut diduga memberikan tekanan signifikan pada badan jembatan sehingga mengalami penurunan struktur hingga terjadinya kemiringan.

"Untuk memastikan penyebab dan langkah perbaikan yang tepat, kita akan berkoordinasi dengan pihak PLN setempat guna membahas pengangkutan alat berat serta dampaknya terhadap konstruksi jembatan yang mengalami kerusakan ini," pungkasnya.

Koordinasi ini dianggap penting agar penanganan yang dilakukan nantinya dapat bersifat menyeluruh, mulai dari tanggung jawab perbaikan hingga pencegahan kerusakan serupa di masa mendatang.

Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Antisipasi Keselamatan Pengendara, Dishub Siap Pantau Lalulintas di Jembatan Sei Gelora

Antisipasi Keselamatan Pengendara, Dishub Siap Pantau Lalulintas di Jembatan Sei Gelora

Komentar
Berita Terbaru