BPBD Meranti Sambangi SMPN 2 Tebingtinggi, Beri Edukasi tentang Mitigasi Bencana
Redaksi - Selasa, 14 Juli 2026 11:52 WIB
merantione.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti terus memperkuat upaya pencegahan bencana melalui jalur edukasi kepada para pelajar.
Tidak hanya fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun berbagai kondisi darurat lainnya, BPBD juga aktif memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Seperti halnya melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru di SMP Negeri 2 Selatpanjang, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu dipimpin oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2, Alfian Husin MPd.
Tim BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti dipimpin Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, SIP, bersama sejumlah personel BPBD lainnya
Dalam kesempatan itu, para siswa diperkenalkan dengan berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi.
Selain penyampaian materi, BPBD juga memberikan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai penanganan awal apabila terjadi kebakaran.
Para siswa dikenalkan fungsi APAR, jenis-jenisnya, hingga tata cara penggunaan yang benar agar mampu melakukan tindakan awal sebelum api membesar.
Selain itu, petugas BPBD juga memberikan edukasi mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi.
Siswa diajarkan cara melindungi kepala dan tubuh, berlindung di tempat yang aman, serta melakukan evakuasi menuju titik kumpul secara tertib setelah guncangan berhenti.
Materi tersebut disampaikan agar para pelajar memiliki pengetahuan dasar dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ardath SIP mengatakan, edukasi kebencanaan sejak usia sekolah merupakan salah satu langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
"Selama ini masyarakat lebih mengenal BPBD sebagai instansi yang bertugas memadamkan kebakaran lahan atau menangani bencana saat terjadi. Padahal, tugas kami juga memberikan edukasi, sosialisasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat agar mampu mencegah serta meminimalisir dampak bencana," ujar Ardath kepada wartawan.
Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini.
Dengan bekal pengetahuan tersebut, para pelajar diharapkan mampu melindungi diri sendiri, membantu orang lain saat keadaan darurat, serta menjadi penyambung informasi kebencanaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa.
Guna menambah semangat peserta, BPBD Kepulauan Meranti juga membagikan berbagai doorprize kepada siswa yang aktif menjawab pertanyaan seputar materi kebencanaan.
Ardath menambahkan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya BPBD membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap nantinya lahir generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan, memahami cara mencegah bencana, mengetahui penggunaan APAR sebagai penanganan awal kebakaran, serta memahami prosedur penyelamatan diri ketika terjadi gempa maupun bencana lainnya.
"Tentunya Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti untuk mewujudkan daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera," tutupnya.***
Baca Juga:
Tidak hanya fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun berbagai kondisi darurat lainnya, BPBD juga aktif memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Seperti halnya melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru di SMP Negeri 2 Selatpanjang, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu dipimpin oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2, Alfian Husin MPd.
Tim BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti dipimpin Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, SIP, bersama sejumlah personel BPBD lainnya
Dalam kesempatan itu, para siswa diperkenalkan dengan berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi.
Selain penyampaian materi, BPBD juga memberikan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai penanganan awal apabila terjadi kebakaran.
Para siswa dikenalkan fungsi APAR, jenis-jenisnya, hingga tata cara penggunaan yang benar agar mampu melakukan tindakan awal sebelum api membesar.
Selain itu, petugas BPBD juga memberikan edukasi mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi.
Siswa diajarkan cara melindungi kepala dan tubuh, berlindung di tempat yang aman, serta melakukan evakuasi menuju titik kumpul secara tertib setelah guncangan berhenti.
Materi tersebut disampaikan agar para pelajar memiliki pengetahuan dasar dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ardath SIP mengatakan, edukasi kebencanaan sejak usia sekolah merupakan salah satu langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
"Selama ini masyarakat lebih mengenal BPBD sebagai instansi yang bertugas memadamkan kebakaran lahan atau menangani bencana saat terjadi. Padahal, tugas kami juga memberikan edukasi, sosialisasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat agar mampu mencegah serta meminimalisir dampak bencana," ujar Ardath kepada wartawan.
Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini.
Dengan bekal pengetahuan tersebut, para pelajar diharapkan mampu melindungi diri sendiri, membantu orang lain saat keadaan darurat, serta menjadi penyambung informasi kebencanaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa.
Guna menambah semangat peserta, BPBD Kepulauan Meranti juga membagikan berbagai doorprize kepada siswa yang aktif menjawab pertanyaan seputar materi kebencanaan.
Ardath menambahkan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya BPBD membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap nantinya lahir generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan, memahami cara mencegah bencana, mengetahui penggunaan APAR sebagai penanganan awal kebakaran, serta memahami prosedur penyelamatan diri ketika terjadi gempa maupun bencana lainnya.
"Tentunya Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti untuk mewujudkan daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera," tutupnya.***
Editor
: Pauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Basarnas Riau Bersama Bupati dan BPBD Meranti Saling Perkuat Sinergi
Iklan Ucapan Selamat HUT RI ke-80 oleh Kalaksa BPBD Meranti
Komentar