ASN Baru Dilantik, Agung Sentil Etos Kerja dan Loyalitas pada Publik
Redaksi - Jumat, 10 April 2026 09:58 WIB
PEKANBARU -- Di balik wajah-wajah baru ASN yang dilantik di Pekanbaru, Wali Kota Agung Nugroho mengajukan satu tuntutan sederhana: pelayanan publik yang lebih baik. Bagi Agung, status PNS hanyalah awal, bukan tujuan akhir.
Pesan itu ia sampaikan usai melantik dan mengukuhkan pegawai negeri sipil (PNS) serta pejabat fungsional di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (9/4/2026). Menurut Agung, amanah baru yang diterima para ASN harus dibayar dengan peningkatan tanggung jawab dan kinerja.
"Saya bersama Wawako Markarius mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang baru dilantik. Pelantikan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Di antara ratusan pegawai yang hadir, sekitar 200 di antaranya merupakan pegawai yang sebelumnya berstatus PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu. Agung kembali mengingatkan bahwa gaji ASN bersumber dari rakyat, sehingga loyalitas pada masyarakat menjadi fondasi utama etika birokrasi.
"Oleh karena itu, sudah seharusnya seluruh pegawai memberikan pelayanan terbaik dan menunjukkan loyalitas kepada warga Kota Pekanbaru," katanya.
Agung menekankan bahwa keberadaan ASN tidak cukup dibuktikan dengan absensi. Pemerintah, kata dia, membutuhkan pegawai yang benar-benar berkontribusi dalam pekerjaan—pegawai yang jujur, disiplin, bekerja keras, dan tulus melayani.
Ia juga menyentil bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh banyaknya seremoni. Yang dinilai masyarakat adalah mutu layanan publik yang mereka terima setiap hari.
"Penilaian masyarakat terletak pada pelayanan yang mereka terima. Untuk itu, seluruh ASN harus mampu memberikan pelayanan maksimal," tegasnya.
Selain PNS, Agung juga mengukuhkan sebanyak 104 pejabat fungsional. Mereka diminta memberikan kontribusi nyata di organisasi perangkat daerah masing-masing.
Dalam arahannya, Agung meminta ASN menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk dalam urusan kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen memperbaiki sistem pengelolaan sampah untuk kembali meraih penghargaan Adipura.
"Sebagai bentuk komitmen, saya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan setiap pegawai, baik ASN maupun non-ASN, untuk memilah sampah dari rumah tangga masing-masing," ujarnya.
Pemilahan sampah, kata Agung, harus dilakukan sejak dari sumbernya. Kepala OPD diminta melakukan pengawasan dan memastikan kebijakan itu dijalankan. Kinerja pegawai terkait implementasi kebijakan tersebut juga akan menjadi pertimbangan dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Menutup sambutannya, Agung mengingatkan para ASN agar bijak menggunakan surat keputusan (SK) pengangkatan dan tidak menjadikannya sebagai jaminan pinjaman.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru tengah mengupayakan peningkatan status pegawai yang masih menggunakan Nomor Induk Berbasis (NIB). Selain itu, pemerintah kota berencana membuka kembali penerimaan PNS tahun ini, jika mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. (mc/rtm)
Pesan itu ia sampaikan usai melantik dan mengukuhkan pegawai negeri sipil (PNS) serta pejabat fungsional di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (9/4/2026). Menurut Agung, amanah baru yang diterima para ASN harus dibayar dengan peningkatan tanggung jawab dan kinerja.
"Saya bersama Wawako Markarius mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang baru dilantik. Pelantikan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Di antara ratusan pegawai yang hadir, sekitar 200 di antaranya merupakan pegawai yang sebelumnya berstatus PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu. Agung kembali mengingatkan bahwa gaji ASN bersumber dari rakyat, sehingga loyalitas pada masyarakat menjadi fondasi utama etika birokrasi.
"Oleh karena itu, sudah seharusnya seluruh pegawai memberikan pelayanan terbaik dan menunjukkan loyalitas kepada warga Kota Pekanbaru," katanya.
Agung menekankan bahwa keberadaan ASN tidak cukup dibuktikan dengan absensi. Pemerintah, kata dia, membutuhkan pegawai yang benar-benar berkontribusi dalam pekerjaan—pegawai yang jujur, disiplin, bekerja keras, dan tulus melayani.
Ia juga menyentil bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh banyaknya seremoni. Yang dinilai masyarakat adalah mutu layanan publik yang mereka terima setiap hari.
"Penilaian masyarakat terletak pada pelayanan yang mereka terima. Untuk itu, seluruh ASN harus mampu memberikan pelayanan maksimal," tegasnya.
Selain PNS, Agung juga mengukuhkan sebanyak 104 pejabat fungsional. Mereka diminta memberikan kontribusi nyata di organisasi perangkat daerah masing-masing.
Dalam arahannya, Agung meminta ASN menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk dalam urusan kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa Pemko Pekanbaru berkomitmen memperbaiki sistem pengelolaan sampah untuk kembali meraih penghargaan Adipura.
"Sebagai bentuk komitmen, saya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan setiap pegawai, baik ASN maupun non-ASN, untuk memilah sampah dari rumah tangga masing-masing," ujarnya.
Pemilahan sampah, kata Agung, harus dilakukan sejak dari sumbernya. Kepala OPD diminta melakukan pengawasan dan memastikan kebijakan itu dijalankan. Kinerja pegawai terkait implementasi kebijakan tersebut juga akan menjadi pertimbangan dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Menutup sambutannya, Agung mengingatkan para ASN agar bijak menggunakan surat keputusan (SK) pengangkatan dan tidak menjadikannya sebagai jaminan pinjaman.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru tengah mengupayakan peningkatan status pegawai yang masih menggunakan Nomor Induk Berbasis (NIB). Selain itu, pemerintah kota berencana membuka kembali penerimaan PNS tahun ini, jika mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. (mc/rtm)
Baca Juga:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gamis ''Bini Orang'' di Pekanbaru Jadi Primadona
Tebar Berkah Ramadhan, Imigrasi Pekanbaru Hadirkan Senyum Lewat Berbagi Takjil Gratis
Dishub Pekanbaru Minta Jukir Tertib, Jangan Sampai Parkir Ambil Badan Jalan
Permudah Akses Layanan Masyarakat, Imigrasi Pekanbaru Resmikan Unit Layanan Paspor di Mall Ciputra Seraya
Kantor Imigrasi se-Riau Buka Layanan Eazy Passport di Mal Ciputra Pekanbaru
Plt Bupati Asmar Jenguk Warga Meranti yang Sakit di Rumah Singgah Pekanbaru
Komentar